Robot Humanoid China Ancam Pekerja Ritel, Indomaret–Alfamart Terancam

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan robotika mengancam sejumlah pekerjaan manusia. Termasuk karyawan toko ritel seperti Indomaret dan Alfamart.

Di Amerika Serikat, perusahaan e-commerce Amazon telah memakai robot di gudang. Robot membantu berbagai proses kerja dan menggantikan sebagian tugas manusia.

China mengembangkan teknologi serupa dengan cepat. Di negara itu, robot humanoid kini melayani pelanggan secara langsung.

Perusahaan robotika Galbot meluncurkan kios dengan robot humanoid di Beijing.

Robot bernama Galbot G1 menjalankan berbagai tugas.

Baca Juga :  Masih Dicari pada 2026, Samsung Galaxy A73 5G Ternyata Punya Fitur yang Sulit Ditandingi di Kelasnya

Selain itu, Robot menyapa pelanggan, mengambil barang, dan menyajikan minuman, camilan, serta obat.

Kemudian Robot bekerja secara otonom tanpa kendali jarak jauh.

Namun, robot tersebut masih memiliki keterbatasan. Gerakannya masih lambat. Fungsinya juga belum jauh berbeda dari mesin penjual otomatis.

Galbot tetap menargetkan pengembangan teknologi ini. Perusahaan menargetkan pembukaan 100 toko di 10 kota di China pada 2026.

Ambisi tersebut menghadapi sejumlah tantangan. Pengembang harus meningkatkan interaksi agar terasa lebih natural. Mereka juga harus mempercepat kinerja robot dalam melayani pelanggan.

Baca Juga :  Purbaya Ubah Arah LPDP, 80 Persen Beasiswa Mulai 2026 Fokus Cetak Talenta STEM untuk Industri Strategis

Pengembang juga menghadapi kendala pada sistem pengenalan suara. Selain itu, pergerakan robot dua kaki masih belum stabil hingga saat ini.

Kemunculan robot ini memicu kekhawatiran terhadap masa depan pekerjaan manusia. Hal ini terutama terjadi di sektor ritel yang selama ini bergantung pada tenaga kerja manusia.

Teknologi ini masih dalam tahap pengembangan. Robot humanoid belum mampu menggantikan peran manusia secara luas.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahyeldi Pasang Alarm untuk Generasi Muda Sumbar: Kuasai AI, Jangan Biarkan Karakter Tergeser
Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis
Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart
MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi
Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029
Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh
Bikin Konten Kini Lebih Hemat! Telkomsel Luncurkan Paket CapCut Premium Rp68 Ribu, Bonus Kuota Internet
BRIN Sulap Limbah Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Pangan Antibakteri, Siap Tantang Dominasi Plastik
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:00 WIB

Mahyeldi Pasang Alarm untuk Generasi Muda Sumbar: Kuasai AI, Jangan Biarkan Karakter Tergeser

Senin, 27 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:54 WIB

Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Hutri Randa Ungkap Harapan untuk PKPS Sungai Penuh, Ini Pesannya

Minggu, 25 Okt 2026 - 09:54 WIB