PADANG – Lonjakan pengunjung saat libur Idulfitri 1447 Hijriah memicu peningkatan sampah di Pantai Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (25/3/2026).
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang langsung bergerak. “Pasukan Oranye” bekerja ekstra di kawasan wisata tersebut.
Petugas kebersihan DLH, David, menyebut kondisi tahun ini cukup berat. Ia melihat volume sampah meningkat tajam.
“Kalau untuk pas Lebaran ini sangat ekstrem, sampahnya terbilang banyak,” ujar David.
DLH mengerahkan tiga armada pengangkut sampah. Petugas juga menggunakan tiga titik pembuangan.
Titik itu berada di Koto Marapak, Muaro, dan Simpang Gaung (Simpago).
Petugas sudah menyediakan tempat sampah di berbagai titik. Namun, mereka masih menghadapi kendala.
Sebagian pengunjung dan pedagang belum disiplin. Mereka masih membuang sampah sembarangan.
Petugas DLH, Hendri, menyoroti kebiasaan pedagang. Ia menemukan pedagang yang membuang sampah ke pantai.
“Kebiasaan beberapa oknum pedagang, pagi jualan, sampahnya dibuang ke pantai. Mereka tidak memasukkan ke karung. Akibatnya pengunjung ikut meniru,” kata Hendri.
Ia meminta pedagang ikut menjaga kebersihan. Ia juga mengingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan.
“Setelah berjualan tolong dibersihkan. Jangan buang sampah ke pantai. Jangan lempar bekas kelapa sembarangan. Bak sampah sudah ada, mari buang pada tempatnya,” tegasnya.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









