Saham Tesla Meroket, Begini Cara Mudah Beli dari Indonesia 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Investor Indonesia kembali berburu saham Tesla Inc. (TSLA). Perusahaan ini memproduksi mobil listrik dan energi bersih. Harga saham Tesla meningkat tajam beberapa tahun terakhir, sehingga banyak investor tertarik memilikinya.

Harga satu lembar saham Tesla mencapai ratusan dolar AS. Investor pemula sering ragu membeli saham utuh. Kini, investor Indonesia dapat membeli saham Tesla dengan modal kecil melalui platform investasi digital.

Tesla sebagai Growth Stock

Tesla termasuk growth stock, yaitu saham dengan potensi naik tinggi, tapi risiko fluktuasinya besar. Sejak 2019, Tesla meningkatkan pendapatan signifikan dan mencetak laba bersih stabil.

Baca Juga :  Holding Asuransi BUMN Dipangkas Jadi Tiga, Jasindo Siap Ikuti

Cara Beli Saham Tesla dari Indonesia

Investor membeli saham Tesla lewat aplikasi investasi global yang menyediakan fractional shares. Berikut langkahnya:

Unduh aplikasi investasi yang menyediakan akses ke bursa saham AS.

Daftar dan verifikasi identitas sesuai KYC.

Deposit dana dalam USD setelah konversi dari Rupiah.

Cari kode saham TSLA di aplikasi.

Tentukan jumlah pembelian, baik utuh maupun pecahan.

Dengan fractional shares, investor membeli saham tanpa harus satu lembar penuh. Contohnya, dengan modal USD 25, investor memiliki 0,1 lembar saham Tesla.

Baca Juga :  Cari Mobil Keluarga Praktis? Ini 7 Pilihan Pintu Geser Terbaik

Platform Alternatif di Indonesia

Beberapa platform lokal menyediakan produk digital yang mengikuti harga saham Tesla, seperti TSLAX di Pintu. Investor membeli saham mulai dari jumlah kecil dalam Rupiah.

Prospek dan Risiko

Tesla tetap memimpin pasar kendaraan listrik global. Investor percaya saham Tesla memiliki potensi kenaikan jangka panjang. Namun, persaingan produsen EV lain, perubahan kebijakan energi hijau, dan valuasi tinggi tetap berisiko.

Investor Indonesia kini lebih mudah membeli saham Tesla dan memperluas portofolio ke pasar global.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026
Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis
Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart
MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi
Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029
Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh
Bikin Konten Kini Lebih Hemat! Telkomsel Luncurkan Paket CapCut Premium Rp68 Ribu, Bonus Kuota Internet
BRIN Sulap Limbah Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Pangan Antibakteri, Siap Tantang Dominasi Plastik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:54 WIB

Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029

Berita Terbaru