Danantara Buka Pendaftaran Mitra Proyek Listrik dari Sampah Gelombang II

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Danantara Indonesia membuka pendaftaran gelombang kedua bagi calon mitra proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Program ini memberi peluang bagi perusahaan nasional dan internasional untuk terlibat dalam pengembangan infrastruktur pengolahan sampah modern di Indonesia.

Melalui PT Danantara Investment Management, Danantara membuka Daftar Penyedia Terverifikasi (DPT). Program ini menampung perusahaan yang memiliki teknologi dan dukungan pendanaan untuk proyek waste-to-energy.

Director of Investment Danantara Investment Management, Fadli Rahman, mengatakan langkah ini bertujuan menambah pilihan teknologi. Danantara juga ingin memperluas sumber pendanaan dari berbagai negara.

Baca Juga :  Perusahaan Antre IPO di BEI, Didominasi Emiten Jumbo dan Sektor Konsumer

“Pembukaan pendaftaran ini menjadi upaya Danantara untuk meningkatkan partisipasi perusahaan nasional dan global dalam pembangunan infrastruktur pengolahan sampah modern,” kata Fadli, Selasa (17/3/2026).

Program ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang mengatur pengolahan sampah perkotaan menjadi energi melalui teknologi ramah lingkungan.

Pada tahap sebelumnya, Danantara menyeleksi mitra proyek PSEL di beberapa wilayah, yaitu Bekasi, Denpasar Raya, Bogor Raya, dan Yogyakarta.

Fadli menilai proyek waste-to-energy menarik minat banyak investor internasional. Perusahaan yang masuk dalam DPT berpeluang menjadi mitra pengembangan proyek PSEL pada tahap berikutnya.

Baca Juga :  Indonesia Genjot Bioetanol E10

Danantara juga menekankan tata kelola proyek yang transparan dan akuntabel. Program ini diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Sebelumnya, Danantara menetapkan dua perusahaan asal China sebagai operator proyek PSEL. Wangneng Environment Co., Ltd. mengelola fasilitas PSEL di Bekasi. Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. mengelola fasilitas PSEL di Denpasar.

Melalui proyek ini, pemerintah ingin mempercepat solusi pengelolaan sampah sekaligus mendorong pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Samudera Indonesia Raup Laba Rp 885 Miliar, Kinerja Tumbuh di Tengah Tantangan Global
Harga Emas Antam Hari Ini Melejit, Rp 2,9 Juta per Gram
Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi Mulai Hari Ini 1 April 2026
Honda dan Sony Akhiri Kerja Sama, Proyek Mobil Listrik Afeela Kandas
PEDRO Official Store Ramai Diburu, Ini Cara Dapat Produk Asli
Perusahaan Antre IPO di BEI, Didominasi Emiten Jumbo dan Sektor Konsumer
Jetour T2 Diserbu Aksesori, SUV Gagah Ini Makin Dilirik Pecinta Off-Road
Maybank Indonesia Usul Tebar Dividen Rp580 Miliar di RUPST April 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 22:00 WIB

Samudera Indonesia Raup Laba Rp 885 Miliar, Kinerja Tumbuh di Tengah Tantangan Global

Rabu, 1 April 2026 - 16:30 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Melejit, Rp 2,9 Juta per Gram

Rabu, 1 April 2026 - 15:30 WIB

Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi Mulai Hari Ini 1 April 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:00 WIB

Honda dan Sony Akhiri Kerja Sama, Proyek Mobil Listrik Afeela Kandas

Senin, 30 Maret 2026 - 23:00 WIB

PEDRO Official Store Ramai Diburu, Ini Cara Dapat Produk Asli

Berita Terbaru

Oplus_0

Olahraga

Jung Ho-young Jadi Rebutan Klub V-League Korea Selatan

Jumat, 3 Apr 2026 - 05:00 WIB