Lahan Tembakau Melesat, Petani Untung

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Lahan tembakau rakyat di Garut meningkat pada 2025, mencapai 3.782 hektare, naik dari 3.244 hektare tahun sebelumnya. Data ini menunjukkan bahwa tembakau tetap menjadi komoditas penting bagi perekonomian petani.

Petani Perluas Budidaya

Menurut Kepala BPS Garut, Sidik Edi Sutopo, kenaikan luas lahan menunjukkan minat petani mempertahankan dan memperluas budidaya, terutama di wilayah dengan agroklimat ideal.

“Data kami menunjukkan kenaikan luas areal tembakau di Garut pada 2025. Ini menegaskan bahwa tembakau masih menjadi pilihan utama usaha tani masyarakat,” ujar Sidik, Senin (9/3/2026).

Baca Juga :  Innova Matic 2026: Diesel vs Hybrid

Persebaran Lahan per Kecamatan

Tembakau banyak dibudidayakan di dataran tinggi dengan tanah subur dan suhu sejuk. Kecamatan Selaawi memiliki lahan terbesar, 323,90 hektare, meningkat sedikit dari tahun sebelumnya. Kecamatan lain:

Banyuresmi: 305,90 ha

Sukawening: 284,75 ha

Cibatu: 277,35 ha

Samarang: 161,60 ha

Pasirwangi: 149,30 ha

Wanaraja: 145,85 ha

Sukaresmi: 163,35 ha

Cisurupan: 129,45 ha

Beberapa kecamatan memiliki lahan menengah, seperti Leuwigoong 79,50 ha dan Cilawu 71,75 ha, sementara lahan kecil di antaranya Pangatikan 13,18 ha dan Mekarmukti 1,55 ha.

Baca Juga :  Bisnis Franchise Maxim Kian Dilirik, Ini Peluang dan Skemanya

Faktor Perbedaan Luas Lahan

Sidik menjelaskan, perbedaan luas lahan dipengaruhi kondisi tanah, ketinggian wilayah, dan preferensi petani terhadap komoditas lain. Data luas lahan perkebunan menjadi indikator penting dinamika sektor pertanian.

Pertanian Jadi Penopang Ekonomi

Secara keseluruhan, pertanian tetap menjadi penopang ekonomi Garut. Selain tembakau, daerah ini juga menjadi sentra berbagai komoditas perkebunan dan hortikultura yang menopang kehidupan masyarakat pedesaan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Cuan Setelah Lebaran, 10 Ide Bisnis yang Paling Laris dan Menguntungkan
Inflasi Maret 2026 Turun ke 0,41 Persen, Tekanan Masih Ada
Surplus Dagang RI Cetak Rekor 70 Bulan, Tembus US$1,27 Miliar
Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026 Rp2,8 Juta per Gram, Investor Ramai Serbu Logam Mulia
Harga Emas Antam Hari Ini 3 April 2026, Rp2,8 Juta per Gram
Samudera Indonesia Raup Laba Rp 885 Miliar, Kinerja Tumbuh di Tengah Tantangan Global
Harga Emas Antam Hari Ini Melejit, Rp 2,9 Juta per Gram
Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi Mulai Hari Ini 1 April 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 21:00 WIB

Cuan Setelah Lebaran, 10 Ide Bisnis yang Paling Laris dan Menguntungkan

Sabtu, 4 April 2026 - 16:00 WIB

Inflasi Maret 2026 Turun ke 0,41 Persen, Tekanan Masih Ada

Sabtu, 4 April 2026 - 15:00 WIB

Surplus Dagang RI Cetak Rekor 70 Bulan, Tembus US$1,27 Miliar

Sabtu, 4 April 2026 - 12:30 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026 Rp2,8 Juta per Gram, Investor Ramai Serbu Logam Mulia

Jumat, 3 April 2026 - 14:35 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 3 April 2026, Rp2,8 Juta per Gram

Berita Terbaru

Oplus_0

Otomotif

Motor Listrik Uwinfly M110G Meluncur, Harga Rp13 Jutaan

Sabtu, 4 Apr 2026 - 22:00 WIB

Oplus_0

Otomotif

Honda e:N2 Meluncur, Mobil Listrik Rp 740 Jutaan

Sabtu, 4 Apr 2026 - 20:00 WIB

Olahraga

Turki Lolos Piala Dunia 2026, Italia Kembali Gagal

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:00 WIB