JAKARTA – Empat bank perkreditan rakyat (BPR) di Priangan Timur, bergabung ke dalam PT BPR Nusamba Tanjungsari. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun menyetujui langkah ini.
Hal itu menjadi bagian dari konsolidasi industri perbankan untuk memperkuat permodalan, meningkatkan daya saing, dan menghadirkan layanan yang lebih inovatif.
Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-15/D.03/2026, tertanggal 20 Februari 2026, memuat persetujuan ini secara resmi. Dengan demikian, PT BPR Nusamba Sukaraja, PT BPR Nusamba Plered, PT BPR Nusamba Singaparna, dan PT BPR Mitra Harmoni Indramayu menyerahkan semua hak dan kewajibannya kepada PT BPR Nusamba Tanjungsari.
Tujuan Penggabungan
Nofa menyampaikan pada acara penyerahan Surat Keputusan di Kantor OJK Tasikmalaya, Kamis (26/2/2026), bahwa penggabungan ini membentuk BPR yang lebih tangguh dan sehat. Selain itu, BPR hasil penggabungan mampu menyediakan produk dan layanan yang lebih inovatif untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. OJK memastikan nasabah tetap dapat melakukan transaksi dan menerima layanan seperti biasa tanpa kehilangan hak atau kewajiban.
Strategi Penguatan Industri BPR
Lebih jauh, OJK merancang konsolidasi ini untuk memperkuat industri BPR. Tujuannya agar BPR menjadi lebih efisien, kompetitif, dan tangguh menghadapi risiko. Dengan langkah ini, BPR dapat mendukung pembiayaan sektor riil, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kinerja BPR di Priangan Timur
Sepanjang 2025, BPR dan BPR Syariah di Priangan Timur mencatat tren positif. Total aset meningkat 3,81% menjadi Rp 3,56 triliun. Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) naik 2,71% menjadi Rp 2,51 triliun, dan kredit bertambah 5,62% menjadi Rp 2,81 triliun. Tingkat kredit bermasalah (NPL) tetap terkendali, yang menunjukkan pengelolaan risiko yang baik.
Dorongan OJK untuk Masa Depan
Oleh karena itu, OJK terus mendorong BPR memperkuat kelembagaan melalui konsolidasi dan transformasi. Dengan begitu, BPR menjadi lebih berdaya tahan dan mampu memberikan kontribusi optimal terhadap perekonomian daerah maupun nasional.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









