Bank Enggan Biayai 50 Pesawat Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carriers Association (INACA), Bayu Sutanto, mengatakan saat ini tidak ada bank atau lembaga keuangan domestik yang berani membiayai pengadaan pesawat. Meskipun pihaknya telah mendorong pemerintah membentuk lembaga pembiayaan khusus, pemerintah belum menanggapi.

“Di dalam negeri belum ada bank atau kreditur yang bisa mendukung pembiayaan pesawat baru karena keterbatasan modal dan risiko bisnis,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Strategi Maskapai: Sales and Lease Back

Maskapai membeli pesawat langsung ke pabrikan melalui perjanjian sales and purchase agreement. Kemudian, sebelum pengiriman, maskapai mengalihkan kepemilikan pesawat ke lessor lewat perjanjian sales and lease back. Dalam skema ini, bank atau kreditur mendukung lessor sebagai back-up.

Baca Juga :  Pertamina Kebut Proyek Bioetanol E20, Gandeng PTPN III–Medco demi Energi Mandiri 2028

Harga dan Waktu Pemesanan Menjadi Tantangan

Maskapai menghadapi tantangan besar karena harga pesawat tinggi dan proses pemesanan memakan waktu bertahun-tahun. Terkait rencana pembelian 50 pesawat Boeing hasil perjanjian Indonesia–Amerika Serikat, meski pesawat baru tiba dalam 3–4 tahun, pesawat ini akan menambah kapasitas penerbangan domestik dan internasional. Namun, keberhasilan tergantung pada permintaan pasar.

Kapasitas Pesawat Layak Terbang Masih Terbatas

Data INACA per Desember 2025 menunjukkan dari 580 unit pesawat sebelum pandemi Covid-19, maskapai hanya memiliki 360 unit yang layak terbang. Dengan demikian, Bayu memperingatkan maskapai menghadapi risiko jika tambahan kapasitas tidak sesuai permintaan.

Baca Juga :  Cina Pangkas Target Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global

PR Besar Garuda Indonesia dan Danantara

Pengamat penerbangan Gerry Soejatman menilai Garuda Indonesia dan Danantara menghadapi tantangan besar dalam mencari dana pengadaan pesawat. Menurutnya, maskapai harus mencari pendanaan melalui utang, jaminan, atau leasing.

Perkiraan Harga Pesawat

Maskapai menghadapi harga yang beragam. Boeing 737Max diperkirakan US$100–130 juta per unit (Rp1,68–2,18 triliun), sementara pasar bekas berkisar US$50–60 juta. Untuk tipe widebody, Boeing 777X dibanderol US$400–500 juta, dan Boeing 787 sekitar US$250–350 juta.

Oleh karena itu, Gerry memperkirakan Garuda Indonesia akan mengombinasikan pengadaan antara 737Max dan satu tipe widebody. Jika Garuda membeli seluruh 737Max, maskapai membutuhkan dana sekitar US$5 miliar.

Berita Terkait

Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram
Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif
Pertamax Green 95 Tembus 180 SPBU, Pertamina Buka Akses BBM Ramah Lingkungan Lebih Luas
Promo Shopee 19 Juni 2026 Meledak Hari Ini, Adidas Gelar Diskon Terakhir dan Flash Sale Malam Siap Diserbu
Promo Shopee VIP Day Hari Ini 15 Juni 2026, Diskon hingga Rp1,5 Juta dan Gratis Ongkir Jadi Buruan
Harga Emas Antam Tak Bergerak di Rp2,711 Juta per Gram, Momentum Beli atau Tunggu?
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:00 WIB

Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:00 WIB

Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen

Senin, 22 Juni 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:00 WIB

Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pertamax Green 95 Tembus 180 SPBU, Pertamina Buka Akses BBM Ramah Lingkungan Lebih Luas

Berita Terbaru