JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang terbuka biru (RTB) untuk menciptakan kota yang layak huni dan berkelanjutan.
Menurutnya, ruang terbuka tidak hanya memperindah kawasan perkotaan. Selain itu, RTH dan RTB menyediakan ruang publik yang sehat bagi masyarakat. Warga juga memanfaatkannya untuk kegiatan produktif dan kreatif.
Peran Strategis Ruang Terbuka
Pertama, AHY menilai ruang terbuka memiliki peran strategis dalam pembangunan kota. Kehadiran RTH dan RTB membantu memperbaiki kualitas lingkungan. Pada saat yang sama, ruang tersebut meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Selanjutnya, ruang terbuka memberi tempat bagi warga untuk berinteraksi. Masyarakat juga berolahraga dan menjalankan berbagai aktivitas kreatif. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong pengembangan kawasan hijau dan biru di berbagai daerah.
Mendukung Upaya Dekarbonisasi
Di sisi lain, AHY menegaskan bahwa pengembangan RTH dan RTB mendukung upaya dekarbonisasi nasional. Langkah ini juga membantu Indonesia mencapai target net zero emission.
Saat ini, dunia menghadapi tantangan perubahan iklim. Emisi karbon terus meningkat di berbagai wilayah. Karena itu, pembangunan ruang terbuka menjadi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan perkotaan.
Dorong Kolaborasi Pembangunan
Selain itu, AHY menekankan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan ruang terbuka. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat perlu bekerja bersama.
Kerja sama tersebut mendorong pembangunan ruang terbuka berjalan lebih optimal. Pada akhirnya, pemerintah ingin menghadirkan kawasan perkotaan yang lebih aman, sehat, bersih, dan indah.
Sejalan dengan itu, langkah tersebut juga mendukung semangat Gerakan Indonesia ASRI yang mendorong pembangunan berkelanjutan.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









