Layanan Rujukan RSUD MHA Thalib Kembali Disorot

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Layanan rujukan di RSUD Mayjend H.A. Thalib Sungai Penuh kembali menuai sorotan publik. Sebelumnya, seorang konten kreator menyoroti proses rujukan berobat ke Padang. Kini, warga kembali menyuarakan keluhan melalui media sosial.

Akun Facebook Yessi Ratna Deli mengunggah pengalaman saat mengurus rujukan lewat aplikasi Mobile JKN. Ia membutuhkan rujukan itu untuk anggota keluarga yang harus menjalani terapi cuci darah rutin.

Antrean Aplikasi Penuh, Keluarga Cari Solusi

Yessi menjelaskan bahwa keluarga merencanakan pengambilan rujukan untuk jadwal Selasa, 24 Februari. Namun saat membuka aplikasi, ia mendapati kuota antrean sudah penuh. Padahal, pasien harus menjalani hemodialisis pada Rabu keesokan harinya. Karena itu, keluarga membutuhkan rujukan secepat mungkin.

Baca Juga :  Wali Kota Tinjau Kantor, Dorong Disiplin ASN

Sebelumnya, keluarga juga mencoba memindahkan layanan cuci darah dari Padang ke RSUD MHA Thalib Sungai Penuh. Namun manajemen rumah sakit menyatakan kapasitas layanan hemodialisis sudah penuh. Akibat kondisi tersebut, keluarga tetap membawa pasien menjalani perawatan di Padang dan merencanakan keberangkatan pada Selasa malam.

Manajemen RSUD Berikan Klarifikasi

Direktur RSUD Mayjend H.A. Thalib, Debi Sartika, menyampaikan klarifikasi kepada media. Ia menjelaskan bahwa rumah sakit menerapkan sistem rujukan digital yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan.

Menurut Debi, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat mendaftar secara daring melalui sistem tersebut. Peserta tidak perlu datang langsung ke rumah sakit. Manajemen berharap sistem ini mempercepat proses administrasi dan meningkatkan ketertiban layanan.

Baca Juga :  Tunggakan BPJS Kelas 3 Akan Dihapus

Debi juga menegaskan bahwa petugas telah memberi penjelasan kepada keluarga pasien terkait ketersediaan kuota. Ia menyebut kuota layanan pada hari yang dimaksud memang sudah habis. Meski begitu, petugas tetap mengarahkan keluarga mengikuti prosedur dan jadwal yang berlaku.

Masyarakat Harapkan Solusi Konkret

Keluhan yang beredar di media sosial mendorong masyarakat meminta solusi konkret. Warga berharap manajemen rumah sakit menyediakan skema khusus bagi pasien dengan kebutuhan medis rutin seperti cuci darah.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Dari Dapur ke Kesehatan: Jahe Jadi Andalan Jaga Tubuh
Viral Produk Prostat Janjikan Hasil Instan, Begini Penjelasan Medisnya
Tanpa Rasa Sakit, EKG Bisa Cek Kondisi Jantung Anda Sekejap
Sakit Kepala Bagian Belakang Usai Makan Daging? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Tips Sehat Usai Lebaran: Cara Antisipasi Dampak Makan Daging Berlebih
Olahraga Bukan Sekadar Gerak: Ini Rahasia 7 Hormon yang Buat Tubuh Lebih Sehat dan Bugar
Kolesterol Tinggi Diam-diam Muncul di Kaki dan Kulit, Kenali 6 Tanda Ini
Atasi Saraf Kejepit Tanpa Operasi Besar di Jakarta Sigma Brain Spine Center
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:00 WIB

Dari Dapur ke Kesehatan: Jahe Jadi Andalan Jaga Tubuh

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:00 WIB

Viral Produk Prostat Janjikan Hasil Instan, Begini Penjelasan Medisnya

Senin, 23 Maret 2026 - 22:00 WIB

Tanpa Rasa Sakit, EKG Bisa Cek Kondisi Jantung Anda Sekejap

Senin, 23 Maret 2026 - 20:00 WIB

Sakit Kepala Bagian Belakang Usai Makan Daging? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Senin, 23 Maret 2026 - 17:00 WIB

Tips Sehat Usai Lebaran: Cara Antisipasi Dampak Makan Daging Berlebih

Berita Terbaru

Oplus_0

Politik

Muscab PKB Kerinci, 5 Nama Calon Ketua Diajukan ke DPP

Kamis, 2 Apr 2026 - 14:20 WIB

Internasional

Australia Gratiskan Transportasi Umum di Tengah Krisis BBM

Kamis, 2 Apr 2026 - 13:00 WIB