Suami Dihubungi, Kreator Tegas Tak Hapus Video

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Sungai Penuh – Kota Sungai Penuh kini menghadapi polemik setelah video tentang pelayanan di RSUD MHA Thalib Sungai Penuh beredar luas di media sosial. Kreator konten asal Kerinci–Sungai Penuh, Anisa Pratama atau Itek Mamek, mengunggah video tersebut melalui akun pribadinya.

Soroti Pelayanan Rumah Sakit

Anisa menyampaikan kekecewaan atas pelayanan rumah sakit melalui unggahan itu. Ia mengkritik kinerja pelayanan dan meminta pihak terkait melakukan perbaikan.

Ia menegaskan video tersebut sebagai bentuk aspirasi warga. Ia juga menyatakan tidak berniat menjatuhkan individu tertentu.

Akui Suami Terima Banyak Panggilan

Setelah video itu menyebar, Anisa mengaku menghadapi tekanan. Ia menyebut seorang oknum pejabat berkali-kali menghubungi suaminya melalui sambungan telepon.

Baca Juga :  Dandim 0417/Kerinci Pimpin Pembukaan Pelatihan KKRI

Menurut Anisa, oknum tersebut melakukan panggilan hingga ratusan kali. Ia menduga oknum itu berusaha menekan suaminya agar ia menghapus video.

Tegaskan Tidak Akan Hapus Video

Meski menghadapi situasi tersebut, Anisa tetap pada pendiriannya. Ia memastikan tetap mempertahankan video itu di media sosial.

Ia juga meminta oknum tersebut tidak menyeret persoalan ini ke ranah pribadi maupun pekerjaan suaminya. Ia menegaskan setiap warga memiliki hak untuk menyampaikan pendapat.

Serukan Pelayanan yang Humanis

Anisa menyampaikan satu tuntutan utama kepada pejabat dan pihak rumah sakit. Ia meminta mereka melayani masyarakat dengan hati dan tanggung jawab.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Qurban: Tas Anyaman Perempuan Sungai Penuh Jadi Sorotan, Dorong UMKM & Kurangi Plastik

Ia berharap mereka tidak mengulangi persoalan serupa. Ia juga menilai klarifikasi di media tidak akan menyelesaikan masalah tanpa tindakan nyata.

Dorong Evaluasi dan Transparansi

Selain itu, Anisa mendorong pejabat terkait melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan. Ia menekankan pentingnya langkah konkret untuk memperbaiki kinerja.

Hingga berita ini terbit, pihak yang ia sebut belum memberikan pernyataan resmi. Sementara itu, masyarakat terus menyampaikan tanggapan di media sosial. Banyak warganet mendorong transparansi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Sungai Penuh.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah
Kabar Gembira, Pemdes Srimenanti Sungai Penuh Gulirkan Beasiswa Siswa SD, Orang Tua Segera Siapkan Berkas Sebelum 3 Juli
Gaji ke-13, TPP hingga Dana Desa Masih Dinanti, Apa yang Terjadi di Sungai Penuh?
Wako Alfin Kaget Lihat Kondisi Puskesmas Tanah Kampung, Debu hingga Sandal Pegawai Jadi Sorotan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:00 WIB

Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:10 WIB

SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:34 WIB

Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah

Berita Terbaru