Sungai Penuh – Kota Sungai Penuh kini menghadapi polemik setelah video tentang pelayanan di RSUD MHA Thalib Sungai Penuh beredar luas di media sosial. Kreator konten asal Kerinci–Sungai Penuh, Anisa Pratama atau Itek Mamek, mengunggah video tersebut melalui akun pribadinya.
Soroti Pelayanan Rumah Sakit
Anisa menyampaikan kekecewaan atas pelayanan rumah sakit melalui unggahan itu. Ia mengkritik kinerja pelayanan dan meminta pihak terkait melakukan perbaikan.
Ia menegaskan video tersebut sebagai bentuk aspirasi warga. Ia juga menyatakan tidak berniat menjatuhkan individu tertentu.
Akui Suami Terima Banyak Panggilan
Setelah video itu menyebar, Anisa mengaku menghadapi tekanan. Ia menyebut seorang oknum pejabat berkali-kali menghubungi suaminya melalui sambungan telepon.
Menurut Anisa, oknum tersebut melakukan panggilan hingga ratusan kali. Ia menduga oknum itu berusaha menekan suaminya agar ia menghapus video.
Tegaskan Tidak Akan Hapus Video
Meski menghadapi situasi tersebut, Anisa tetap pada pendiriannya. Ia memastikan tetap mempertahankan video itu di media sosial.
Ia juga meminta oknum tersebut tidak menyeret persoalan ini ke ranah pribadi maupun pekerjaan suaminya. Ia menegaskan setiap warga memiliki hak untuk menyampaikan pendapat.
Serukan Pelayanan yang Humanis
Anisa menyampaikan satu tuntutan utama kepada pejabat dan pihak rumah sakit. Ia meminta mereka melayani masyarakat dengan hati dan tanggung jawab.
Ia berharap mereka tidak mengulangi persoalan serupa. Ia juga menilai klarifikasi di media tidak akan menyelesaikan masalah tanpa tindakan nyata.
Dorong Evaluasi dan Transparansi
Selain itu, Anisa mendorong pejabat terkait melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan. Ia menekankan pentingnya langkah konkret untuk memperbaiki kinerja.
Hingga berita ini terbit, pihak yang ia sebut belum memberikan pernyataan resmi. Sementara itu, masyarakat terus menyampaikan tanggapan di media sosial. Banyak warganet mendorong transparansi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Sungai Penuh.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









