Pemkot Sungai Penuh Gelar Pangan Murah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh menggelar Gerakan Pangan Murah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. Selain itu, pemerintah kota menjalankan program ini untuk menekan laju inflasi daerah di Sungai Penuh. Kegiatan berlangsung di depan Gedung Nasional Sungai Penuh, Sabtu (14/02).

Program ini melibatkan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Sungai Penuh bersama TP PKK Kota Sungai Penuh. Di sisi lain, Badan Pangan Nasional, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Satgas Pangan, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Sungai Penuh memberikan dukungan pelaksanaan program.

Kehadiran Kepala Daerah Perkuat Pengawasan

Sementara itu, Wali Kota Alfin memantau langsung pelaksanaan kegiatan. Ia datang bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah. Sekretaris Daerah Alpian ikut mendampingi. Ketua TP PKK Srikartini Alfin dan Asisten II Perekonomian Nasran juga menghadiri kegiatan.

Baca Juga :  Wako Alfin Safari Ramadan, Salurkan CSR Rp10 Juta

Selanjutnya, Direktur Keanekaragaman Konsumsi Pangan Rina Syawal hadir mewakili pemerintah pusat dan memantau jalannya program.

Koordinasi Lintas Instansi Jaga Pasokan

Pada saat yang sama, pemerintah kota menggelar rapat koordinasi lintas instansi. Pemerintah kota membahas langkah menjaga ketersediaan bahan pokok. Pemerintah kota juga membahas strategi pengendalian harga menjelang Ramadhan.

Dengan demikian, kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah menjaga stabilitas pasokan pangan masyarakat.

Harga Subsidi Bantu Daya Beli Warga

Kemudian, pemerintah kota menjual bahan pokok bersubsidi kepada masyarakat. Pemerintah kota mematok harga gula pasir Rp17.500 per kilogram. Pemerintah kota mematok harga beras Rp60.000 per karung. Pemerintah kota mematok harga bawang merah Rp25.000 per kilogram. Pemerintah kota mematok harga telur ayam Rp50.000 per papan.

Baca Juga :  ASN Sungai Penuh Dilarang Live Streaming Saat Jam Kerja

Terlebih lagi, warga tampak antusias sejak pagi. Warga datang lebih awal. Warga mengantre secara tertib. Warga ingin membeli bahan pokok dengan harga lebih murah dari harga pasar.

Antusiasme Warga Tinggi

Di samping itu, banyak warga memanfaatkan program ini untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Program ini membantu warga menghadapi kenaikan kebutuhan pangan menjelang Ramadhan.

Oleh karena itu, pemerintah kota mengatur distribusi secara tertib agar seluruh masyarakat merasakan manfaat program.

Program Pangan Murah Akan Berlanjut

Ke depan, pemerintah kota akan melanjutkan program pangan murah secara berkala. Pemerintah kota akan menggelar program ini pada momentum penting, termasuk menjelang hari besar keagamaan.

Akhirnya, pemerintah kota berharap program ini menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah kota juga menargetkan stabilitas pangan daerah tetap terjaga sepanjang tahun.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?
Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah
Kabar Gembira, Pemdes Srimenanti Sungai Penuh Gulirkan Beasiswa Siswa SD, Orang Tua Segera Siapkan Berkas Sebelum 3 Juli
Gaji ke-13, TPP hingga Dana Desa Masih Dinanti, Apa yang Terjadi di Sungai Penuh?
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:37 WIB

Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:00 WIB

Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:10 WIB

SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan

Berita Terbaru