Tarawih 2026: 13 Rakaat di Dua Masjid Suci

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Jamaah di seluruh dunia memperhatikan pelaksanaan salat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada Ramadan 1447 H/2026 M. Otoritas Dua Masjid Suci menyatakan jamaah akan menjalankan 10 rakaat Tarawih ditambah 3 rakaat witir. Dengan demikian, total rakaat mencapai 13.
Rinciannya, jamaah kemungkinan melaksanakan 2 rakaat iftitah, 8 rakaat qiyam Ramadan, dan 3 rakaat witir. Bagi sebagian umat, format ini terdengar baru. Namun sebenarnya, praktik ini paling dekat dengan pola salat malam Rasulullah saw.

Dasar Sunnah Nabi

Hadis sahih dari ‘Aisyah ra menegaskan bahwa Nabi saw tidak menambah salat malamnya lebih dari 11 rakaat, baik di bulan Ramadan maupun di bulan lainnya. Oleh karena itu, jamaah mengikuti jumlah rakaat yang sesuai praktik Nabi saw.

Sejarah Tarawih: Dari Nabi Hingga Khulafa Rasyidin

Pada masa Nabi saw, beliau tidak selalu memimpin Tarawih berjamaah setiap malam. Beberapa kali beliau mengimami sahabat di masjid, lalu berhenti karena khawatir umat menganggap ibadah itu wajib. Meskipun demikian, beliau tetap konsisten dengan jumlah rakaat salat malam.
Setelah Nabi wafat, Umar bin Khattab ra menertibkan Tarawih berjamaah di Masjid Nabawi sekitar tahun 14 H/635 M, tetapi tetap mempertahankan jumlah rakaat. Selain itu, ‘Utsman dan ‘Ali ra tidak mengubah jumlah rakaat. Dengan demikian, jamaah menjalankan Tarawih tetap 11 rakaat selama era Khulafa Rasyidin.

Perubahan Jumlah Rakaat di Masa Berikutnya

Pada masa Mu‘awiyah, penguasa menambah jumlah rakaat Tarawih. Dalam perjalanan sejarah, beberapa penguasa menetapkan hingga 36 rakaat sebelum witir. Kemudian, jumlah rakaat distandarkan menjadi 20. Sejak 1926, Saudi menetapkan format tertentu di Masjidil Haram dan Nabawi hingga saat ini.

Praktik Muhammadiyah dan Kembali ke Sunnah

Muhammadiyah selalu menekankan jamaah menjalankan Tarawih 11 rakaat. Langkah ini sesuai hadis sahih ‘Aisyah dan prinsip kembali kepada Sunnah Nabi saw. Muhammadiyah tidak menolak praktik lain, tetapi menjaga kedekatan dengan contoh Nabi.
Dengan demikian, ketika Masjidil Haram dan Masjid Nabawi melaksanakan Tarawih 13 rakaat pada Ramadan 2026, umat Muhammadiyah melihat keselarasan. Selain itu, jamaah mengikuti esensi yang sama dengan praktik Sunnah.

Kesimpulan: Tarawih Tetap Dekat dengan Tradisi Nabi

Jamaah menjalankan Tarawih 13 rakaat di Masjidil Haram dan Nabawi sehingga salat malam tetap dekat dengan praktik Nabi saw. Bagi umat Islam, format ini menunjukkan keseimbangan antara tradisi, kepatuhan terhadap Sunnah, dan adaptasi terhadap kebutuhan jamaah modern.*
Baca Juga :  Islam di Cina: Mengapa Warga Ramai-Ramai Memeluknya?

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Australia Gratiskan Transportasi Umum di Tengah Krisis BBM
Prancis Izinkan Solar di Bawah Standar, Antisipasi Krisis BBM Global
Iran Bebaskan Biaya Kapal Tanker Malaysia Lintasi Selat Hormuz
Rusia Setop Ekspor BBM, Harga Minyak Dunia Berpotensi Naik
Rusia Kirim Bantuan ke Iran, Perintah Presiden Vladimir Putin
Capai Kesepakatan dengan Iran, Kapal Tanker Thailand Kini Bisa Lintasi Selat Hormuz
The Fed Masih Rugi Rp331 Triliun, Perlahan Bangkit
Kapal Tanker Malaysia Bisa Lintasi Selat Hormuz, Anwar Ibrahim: Terima Kasih Iran
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

Prancis Izinkan Solar di Bawah Standar, Antisipasi Krisis BBM Global

Rabu, 1 April 2026 - 18:30 WIB

Iran Bebaskan Biaya Kapal Tanker Malaysia Lintasi Selat Hormuz

Rabu, 1 April 2026 - 17:00 WIB

Rusia Setop Ekspor BBM, Harga Minyak Dunia Berpotensi Naik

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:00 WIB

Rusia Kirim Bantuan ke Iran, Perintah Presiden Vladimir Putin

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:00 WIB

Capai Kesepakatan dengan Iran, Kapal Tanker Thailand Kini Bisa Lintasi Selat Hormuz

Berita Terbaru

Oplus_0

Politik

Muscab PKB Kerinci, 5 Nama Calon Ketua Diajukan ke DPP

Kamis, 2 Apr 2026 - 14:20 WIB