Mensos: 45 Persen Bansos dan PKH Salah Sasaran

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyoroti ketidaktepatan sasaran dalam program bantuan sosial pemerintah. Ia menyebut hampir separuh Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial lain salah sasaran.

Hampir Separuh Penerima Bansos Salah Sasaran

“Program PKH dan bansos, sekitar 45 persen penerimanya tidak tepat sasaran,” ujar Gus Ipul saat rapat konsultasi dengan DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (9/12/2026).

Warga Menengah Mendapat Bantuan Sosial

Gus Ipul menambahkan, lebih dari 15 juta warga dari desil 6 sampai 10—kelompok menengah ke atas—menerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).
Padahal, pemerintah menargetkan bantuan ini untuk masyarakat miskin dan rentan miskin.

Banyak Masyarakat Miskin Belum Terima Bantuan

Sekitar 54 juta warga dari desil 1 sampai 5, yang mencakup kelompok sangat miskin hingga rentan miskin, belum menerima PBI BPJS Kesehatan.
“Masih banyak masyarakat miskin yang belum mendapatkan perlindungan,” kata Gus Ipul.

Pemerintah Perbarui Data DTSEN

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah menyempurnakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pemerintah mulai menggunakan DTSEN pada Februari 2025 untuk menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai basis data penerima bantuan sosial.
Gus Ipul menekankan pentingnya pemutakhiran data agar pemerintah dapat menyalurkan bantuan sosial tepat sasaran. Pemerintah memperbarui DTSEN setiap tiga bulan. Kementerian Sosial bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah daerah dalam proses ini.
“Jika pemerintah tidak memperbarui data, ketidakadilan akan terus terjadi. Pemutakhiran ini merupakan langkah penting untuk mewujudkan keadilan sosial,” tegas Gus Ipul.
Baca Juga :  Prabowo Komitmen Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza

Berita Terkait

Gaji ke-13 ASN 2026 Cair 2 Juni, Ini Daftar Penerima, yang Tak Kebagian, dan Komponen Lengkapnya
Banyak Warga Masih Salah Gunakan Obat, Dinkes Dharmasraya Gencarkan GEMA CERMAT
MK Tegaskan Parpol Gugur Jika Tak Penuhi Kuota Perempuan
Resmi Dibuka! Magang Kemensetneg 2026 untuk SMK & Mahasiswa, Ini Syarat hingga Cara Daftar Lengkap
Listrik Sumatera Kembali Normal, PLN Jamin Stabil Usai Blackout
SIM Hilang di Dompet Tak Lagi Masalah, Kini Cukup Tunjukkan Lewat HP Saat Razia
Tanah Warisan Tak Sepenuhnya Gratis, Ahli Waris Wajib Tahu Pajak BPHTB yang Sering Terlupakan
CPNS 2026 Makin Dekat: Formasi Ditarget Rampung Akhir Mei, Tes Berpotensi Dimulai Juni–Juli
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:00 WIB

Banyak Warga Masih Salah Gunakan Obat, Dinkes Dharmasraya Gencarkan GEMA CERMAT

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:44 WIB

MK Tegaskan Parpol Gugur Jika Tak Penuhi Kuota Perempuan

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:00 WIB

Resmi Dibuka! Magang Kemensetneg 2026 untuk SMK & Mahasiswa, Ini Syarat hingga Cara Daftar Lengkap

Senin, 25 Mei 2026 - 21:00 WIB

Listrik Sumatera Kembali Normal, PLN Jamin Stabil Usai Blackout

Senin, 25 Mei 2026 - 07:08 WIB

SIM Hilang di Dompet Tak Lagi Masalah, Kini Cukup Tunjukkan Lewat HP Saat Razia

Berita Terbaru