Jakarta –
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, kembali menarik perhatian publik dalam sidang kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3. Pengadilan Tipikor Jakarta menggelar sidang yang menghadirkan 11 terdakwa, termasuk Noel, yang KPK tetapkan sebagai tersangka. Sejak awal, ia menunjukkan sikap nyentrik yang berbeda dari terdakwa lain.
Menguji Bukti KPK
Sebelum mendengar keterangan saksi pada Senin (9/2/2026), Noel mempertanyakan bukti KPK. “Mana ada OTT? Barang buktinya sampai detik ini mana?” ucapnya. Selain itu, ia membantah petugas KPK menjemputnya paksa. “Saya dipanggil untuk klarifikasi, kooperatif, besoknya langsung jadi tersangka,” tambah Noel.
Bernyanyi di Depan Media
Di sela persidangan, Noel bernyanyi di depan ruang sidang saat bertemu awak media. Ia menyebut lagu ciptaannya berjudul “OTT Bocil,” terinspirasi dari lagu “Bento” karya Iwan Fals dan SWAMI, dengan beberapa lirik diubah untuk menyinggung KPK.
Aktif Menanggapi Saksi
Noel menanggapi keterangan saksi secara aktif. Alfian Budi Prasojo menyatakan ia menerima panggilan dan tidak melakukan tindak pidana. Selanjutnya, saksi Nova Alisa Putri menceritakan petugas KPK menjemputnya sekitar pukul 20.30 WIB saat hendak tidur.
Percobaan Bacakan Definisi OTT
Noel menanyakan apakah Nova mengetahui definisi OTT. Ketika Nova menjawab tidak, Noel berniat membacakan definisi itu di persidangan. Namun, Hakim Ketua Nur Sari Baktiana menghentikan upaya tersebut. “Bukan kapasitas saksi atau terdakwa,” tegas hakim.
Sorotan Publik Terhadap Perilaku Nyentrik
Dengan perilaku kontroversialnya, Noel kembali menjadi sorotan publik. Karena itu, komentar, celotehan, dan lagunya membuat persidangan ini tidak hanya menjadi prosedur hukum, tetapi juga menarik perhatian media dan masyarakat.