Malaysia Subsidi Tukar Tambah Mobil Tua

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malaysia Berikan Insentif Tukar Tambah untuk Mobil Tua, Dorong Proton Capai Target Penjualan 2026

 

Jakarta – Pemerintah Malaysia meluncurkan program subsidi untuk pemilik mobil tua yang ingin membeli kendaraan baru. Program ini bertujuan mengurangi jumlah mobil lawas di jalan sekaligus mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional.

 

Proton Tawarkan Insentif untuk Semua Model Terbaru

 

Proton memberikan insentif tukar tambah untuk semua model terbaru kepada pemilik kendaraan berusia 20 tahun ke atas.

 

Misalnya, pembeli Proton Saga dan Proton e.MAS 5 mendapat insentif hingga 1.000 ringgit (Rp 4,2 juta), sementara pembeli Proton X50, X70, dan e.MAS 7 menerima hingga 2.000 ringgit (Rp 8,5 juta).

Baca Juga :  Harga Emas Melonjak, FOMO Meluas

 

Konsumen Bisa Mendapatkan Total Insentif Rp 17 Juta

 

Pemerintah Malaysia menambah hibah untuk program ini. Dengan demikian, konsumen bisa menerima total insentif mencapai 4.000 ringgit (sekitar Rp 17 juta).

 

Program Dorong Keselamatan dan Mobilitas Bersih

 

Program ini membantu pemilik mobil tua beralih ke kendaraan yang lebih aman, ramah lingkungan, dan hemat energi. Langkah ini juga mendukung target Proton menjual 200.000 unit pada 2026, menyusul kinerja positif tahun sebelumnya.

Baca Juga :  AC Milan Perkuat Puncak, Bungkam Bologna 3-0

 

CEO Proton, Dr. Li Chunrong, menjelaskan, “Program ini mendorong penggantian kendaraan tua secara bertanggung jawab, meningkatkan keselamatan di jalan, dan mempercepat transisi ke mobilitas lebih bersih.”

 

PROTON Xchange dan Dukungan Pemerintah

 

Proton meluncurkan program PROTON Xchange pada Mei 2025. Hingga saat ini, program ini mencatat 4.344 transaksi dan memberikan total insentif 8,68 juta ringgit untuk pembelian mobil baru.

 

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyatakan, “Program ini mengurangi risiko kecelakaan dan dampak lingkungan akibat kendaraan tua. Langkah ini juga meningkatkan keselamatan jalan raya secara keseluruhan.”

Berita Terkait

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket
Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai
Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat
Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta
Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:34 WIB

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat

Berita Terbaru