Sekda Dharmasraya Ingatkan Bahaya Salah Kelola PBJ, Aparatur Diminta Pahami Regulasi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

DHARMASRAYA – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terus meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan barang dan jasa (PBJ). Karena itu, pemerintah menggelar Sosialisasi Perkuatan Hukum dan Tata Kelola Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Auditorium Dharmasraya, Pulau Punjung, Kamis (6/8/2026).

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Dharmasraya membekali aparatur dengan pemahaman regulasi, tata kelola, dan mitigasi risiko hukum. Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen pemerintah untuk menciptakan proses pengadaan yang transparan, profesional, efektif, dan akuntabel.

Selain meningkatkan kapasitas aparatur, pemerintah juga menyatukan pemahaman seluruh pihak yang menangani proses pengadaan. Dengan begitu, setiap tahapan dapat berjalan sesuai aturan sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.

Libatkan Seluruh Pemangku Kepentingan

Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Dharmasraya menginisiasi kegiatan tersebut. Panitia mengundang kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, Direktur RSUD, camat, kepala puskesmas, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta unsur terkait lainnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Medison, S.Sos., M.Si., membuka kegiatan mewakili Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani.

Sekda Tekankan Kepatuhan Regulasi

Dalam sambutannya, Medison menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa merupakan sektor strategis yang menuntut integritas, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap regulasi.

Baca Juga :  Wabup Leli Arni Ajak Lansia Tetap Aktif, PERWATUSI Dharmasraya Resmi Punya Pengurus Baru

Menurutnya, setiap aparatur harus memahami aturan yang sama. Dengan demikian, mereka dapat menjalankan seluruh tahapan pengadaan secara akuntabel sekaligus menghindari persoalan hukum.

Selain membuka acara, Medison juga memaparkan materi bertajuk “Perkuatan Tata Kelola Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah”.

Ia mendorong seluruh perangkat daerah untuk memperkuat tata kelola melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sistem pengendalian internal, serta kolaborasi yang solid antara Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan seluruh pihak yang terlibat.

Kejaksaan Ingatkan Mitigasi Risiko

Selanjutnya, Kepala Kejaksaan Negeri Dharmasraya, Indra Gunawan, S.H., M.H., menyampaikan materi bertema “Perkuatan Hukum dan Mitigasi Risiko dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah”.

Ia menjelaskan berbagai aspek hukum yang wajib dipahami aparatur pemerintah. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan agar setiap OPD dapat menekan potensi pelanggaran dan meminimalkan risiko hukum.

Peran PA, KPA, dan PPK Harus Optimal

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Sumatera Barat, Cherry, S.T., M.M., melanjutkan sosialisasi dengan materi “Penguatan Peran dan Fungsi PA/KPA/PPK pada OPD dalam Proses Pengadaan Barang/Jasa”.

Cherry menjelaskan bahwa setiap unsur memiliki tanggung jawab yang saling melengkapi. Oleh sebab itu, PA, KPA, dan PPK harus menjalankan fungsi masing-masing secara konsisten agar proses pengadaan berlangsung efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga :  Bupati Dharmasraya Annisa Ajak Masyarakat Salat Id di Masjid Agung

Pemkab Targetkan Tata Kelola Makin Profesional

Melalui sosialisasi ini, Pemkab Dharmasraya ingin meningkatkan pemahaman aparatur terhadap regulasi pengadaan barang dan jasa. Selanjutnya, pemerintah mendorong setiap OPD menerapkan prinsip good governance dalam setiap proses pengadaan.

FAQ

Mengapa Pemkab Dharmasraya menggelar sosialisasi ini?

Pemkab Dharmasraya ingin meningkatkan pemahaman aparatur mengenai regulasi, tata kelola, dan mitigasi risiko hukum dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Siapa yang mengikuti kegiatan ini?

Kegiatan ini melibatkan kepala OPD, kepala bagian, Direktur RSUD, camat, kepala puskesmas, PPK, serta unsur terkait di lingkungan Pemkab Dharmasraya.

Siapa narasumber dalam sosialisasi tersebut?

Sekda Dharmasraya Medison, Kepala Kejaksaan Negeri Dharmasraya Indra Gunawan, dan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Sumatera Barat Cherry menjadi narasumber.

Apa manfaat kegiatan ini bagi pemerintah daerah?

Kegiatan ini membantu aparatur meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, memperkuat tata kelola pengadaan, mengurangi risiko hukum, serta mendorong pelayanan publik yang lebih berkualitas.(Tim)

Berita Terkait

QR Code Jadi Mata Baru Peternakan Dharmasraya, SIDIK TERNAK Bikin Data Ternak Makin Cepat dan Akurat
KURMA MILK DAN ROTI Puskesmas Tiumang, Layanan Jemput Bola untuk Ibu Hamil Berisiko
Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha
Tiga Pejabat Strategis Dharmasraya Bergeser, Posisi Kepala Kominfo Akhirnya Terisi
Gebrakan Santri di Panggung HUT RI Dharmasraya, Al-Madinatul Munawaroh Sabet Juara I Marawis-Hadroh
Jembatan Kabel Mendadak Jadi Lautan Manusia, Ini Semarak Dharmasraya Merah Putih Run 2026
Bupati Annisa Bongkar Beban Fiskal Dharmasraya, Tambahan TKD 2027 Jadi Harapan
Sawit Tua Mulai Ditebang, Harapan Baru Petani Dharmasraya Tumbuh dari PSR Tahap III
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:34 WIB

QR Code Jadi Mata Baru Peternakan Dharmasraya, SIDIK TERNAK Bikin Data Ternak Makin Cepat dan Akurat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:17 WIB

KURMA MILK DAN ROTI Puskesmas Tiumang, Layanan Jemput Bola untuk Ibu Hamil Berisiko

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Tiga Pejabat Strategis Dharmasraya Bergeser, Posisi Kepala Kominfo Akhirnya Terisi

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Gebrakan Santri di Panggung HUT RI Dharmasraya, Al-Madinatul Munawaroh Sabet Juara I Marawis-Hadroh

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

SK 196 CPNS Sungai Penuh Rampung, Kapan Diserahkan?

Sabtu, 22 Agu 2026 - 19:19 WIB