Berangkat Wakili Indonesia ke 3 Negara, Mahasiswa Asal Sungai Penuh Ini Kecewa Tak Dilirik Pemkot

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Langkah Wa’is Alqorni Ritonga menuju forum internasional ternyata menyisakan rasa kecewa. Di saat ia mempersiapkan keberangkatan ke tiga negara Asia Tenggara, mahasiswa asal Kota Sungai Penuh itu justru belum merasakan perhatian maupun dukungan dari Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah IAIN Kerinci tersebut akan mengikuti International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 6 di Malaysia, Singapura, dan Thailand pada 6–11 Agustus 2026. Melalui forum itu, Wa’is membawa nama IAIN Kerinci sekaligus Kota Sungai Penuh di hadapan peserta dari berbagai negara.

Meskipun menyimpan rasa kecewa, Wa’is tidak membiarkan kondisi itu mengurangi semangatnya. Sebaliknya, ia memilih tetap fokus menjalani seluruh agenda konferensi dan bertekad mengharumkan nama kampus serta daerah asalnya.

IAIN Kerinci Langsung Memberikan Dukungan

Sejak awal persiapan, Fakultas Syariah IAIN Kerinci menunjukkan komitmennya kepada Wa’is. Pihak fakultas menerbitkan surat rekomendasi agar Wa’is dapat mengajukan bantuan dana atau beasiswa kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Selain itu, fakultas berharap pemerintah daerah ikut mendorong mahasiswa yang berhasil menembus kegiatan bertaraf internasional. Dukungan tersebut, menurut pihak kampus, akan memperkuat semangat mahasiswa untuk terus berprestasi.

Namun, hingga menjelang keberangkatan, Wa’is mengaku belum menerima dukungan dalam bentuk moril maupun materil dari pemerintah daerah.

Baca Juga :  999 PPPK Paruh Waktu di Sungai Penuh Teken Kontrak Kerja

Wa’is Harapkan Kepedulian Pemerintah Daerah

Saat awak media menghubunginya pada Selasa, 4 Agustus 2026, Wa’is sudah berada di Bandara Internasional Minangkabau. Dari lokasi itu, ia kembali menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Menurut Wa’is, pemerintah daerah seharusnya memberi perhatian kepada mahasiswa yang membawa nama daerah pada forum internasional.

“Saya kecewa, saya berharap ada dukungan, minimal dukungan moril atau perhatian dari pemerintah daerah. Saya berangkat membawa nama kampus sekaligus daerah di tingkat internasional, sehingga saya berharap ada kepedulian terhadap mahasiswa yang berprestasi,” ujar Wa’is.

Lebih lanjut, ia meyakini dukungan pemerintah mampu membangkitkan semangat mahasiswa lain untuk mengejar prestasi hingga tingkat internasional.

Semangat Tidak Pernah Surut

Walaupun belum memperoleh dukungan dari pemerintah daerah, Wa’is tetap melanjutkan rencana keberangkatannya. Ia memilih fokus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dibanding larut dalam kekecewaan.

Karena itu, ia menargetkan hasil terbaik selama mengikuti ICSM Batch 6. Ia juga berharap keikutsertaannya dapat mengharumkan nama IAIN Kerinci dan Kota Sungai Penuh di tingkat internasional.

Redaksi Masih Menunggu Tanggapan Pemkot

Sampai berita ini terbit, Pemerintah Kota Sungai Penuh belum menyampaikan tanggapan resmi mengenai harapan dan permohonan dukungan yang disampaikan Wa’is Alqorni Ritonga.

Baca Juga :  Beasiswa Dian Sastro 2026 Dibuka, Kuliah Film Gratis 4 Tahun di Yogyakarta

Sementara itu, redaksi terus menghubungi Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk memperoleh penjelasan. Jika pemerintah daerah memberikan tanggapan, redaksi akan segera memperbarui berita ini demi menjaga prinsip keberimbangan pemberitaan.

FAQ

Siapa Wa’is Alqorni Ritonga?

Wa’is Alqorni Ritonga merupakan mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah IAIN Kerinci asal Kota Sungai Penuh.

Apa itu International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 6?

ICSM Batch 6 merupakan konferensi internasional yang mempertemukan peserta dari berbagai negara dalam kegiatan akademik dan pengembangan wawasan.

Kapan dan di mana kegiatan berlangsung?

Panitia menggelar ICSM Batch 6 pada 6–11 Agustus 2026 di Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Mengapa Wa’is menyampaikan kekecewaan?

Wa’is mengaku belum menerima perhatian maupun dukungan dari Pemerintah Kota Sungai Penuh meskipun ia membawa nama daerah pada forum internasional.

Apa harapan Wa’is kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh?

Wa’is berharap pemerintah daerah memberikan dukungan moril maupun bentuk perhatian kepada mahasiswa yang mengharumkan nama Kota Sungai Penuh di tingkat internasional.

Apakah Pemerintah Kota Sungai Penuh sudah memberikan tanggapan?

Hingga berita ini terbit, Pemerintah Kota Sungai Penuh belum menyampaikan tanggapan resmi. Redaksi masih terus mengupayakan konfirmasi.(Tim)

Berita Terkait

Pemkab Solok Selatan Salurkan 26.912 Seragam Sekolah Gratis
Bukan Sekadar Rak Buku, 56 Sekolah SD Dharmasraya Didorong Perkuat Perpustakaan
Orang Tua PAUD Sungai Penuh Didorong Makin Sigap, Wawako Azhar Buka Kelas Parenting
Wakili Provinsi Jambi, Tiga Murid SDN 043/XI Koto Renah Kota Sungai Penuh Bawa Misi Besar di Juara Kelas Indonesia 2026
Annisa Bawa Rp48 Miliar untuk Revitalisasi 87 Sekolah Dharmasraya
Bawa Nama Sungai Penuh, Murid SD Siap Unjuk Kemampuan di Juara Kelas Indonesia 2026
Asap Karhutla Jambi Makin Tebal, Al Haris Minta Siswa TK hingga SMA Belajar dari Rumah
64 Sekolah Solok Selatan Bersiap Berbenah, Anggaran Revitalisasi Tembus Rp32,5 Miliar
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Pemkab Solok Selatan Salurkan 26.912 Seragam Sekolah Gratis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Bukan Sekadar Rak Buku, 56 Sekolah SD Dharmasraya Didorong Perkuat Perpustakaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Orang Tua PAUD Sungai Penuh Didorong Makin Sigap, Wawako Azhar Buka Kelas Parenting

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Wakili Provinsi Jambi, Tiga Murid SDN 043/XI Koto Renah Kota Sungai Penuh Bawa Misi Besar di Juara Kelas Indonesia 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Annisa Bawa Rp48 Miliar untuk Revitalisasi 87 Sekolah Dharmasraya

Berita Terbaru