DHARMASRAYA – Persaingan fase grup Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 semakin memasuki fase krusial setelah pekan kelima berakhir pada Minggu, (5/7/2026) kemarin. Sejumlah tim mulai mengamankan peluang menuju babak 16 besar, sementara beberapa tim lainnya dipastikan mengakhiri perjalanan lebih cepat.
Rekap Hasil Pekan Kelima
Zona 1
Sungai Kambut FC 0-0 PS Koto Nan IV Dibawuah
Zona 2
PS Pulau Punjung 0-4 Sikabau Raya FC
Zona 3
Sitiung FC 1-0 PS Sungai Duo
Zona 4
Sipangkur FC 0-0 PS Batu Rijal
Zona 5
PS Koto Padang 1-0 Batu Rijal FC
Zona 6
Sialang Gaung FC 4-1 Ampang Kuranji FC
Zona 7
PS Koto Gadang 1-3 Kurnia Selatan FC
Zona 8
PS Sungai Limau 5-0 Sinamar FC
Zona 1: Lima Tim Berebut Dua Tiket
Zona 1 menjadi grup paling ketat. Gunung Selasih memimpin klasemen dengan enam poin, tetapi belum mengunci tiket karena hanya menyisakan satu pertandingan.
Sungai Kambut dan PS Koto Nan IV Dibawuah sama-sama mengoleksi lima poin dan masih memiliki peluang besar. Banai bahkan berada dalam posisi yang menguntungkan karena baru menjalani dua pertandingan sehingga masih menyimpan tiga laga.
Silago juga tetap menjaga peluang apabila mampu menyapu bersih dua pertandingan terakhir. Sebaliknya, peluang Lubuk Karak semakin menipis meski secara matematis belum tertutup.
Zona 2: Empat Tim Masih Mengendalikan Nasib Sendiri
Kemenangan telak Sikabau Raya FC atas PS Pulau Punjung mengubah peta persaingan. Siguntur dan Sikabau kini sama-sama mengoleksi tujuh poin, sedangkan Gunung Medan dan Sungai Dareh membuntuti dengan enam poin.
Keempat tim tersebut masih mengendalikan nasib sendiri untuk lolos ke babak 16 besar.
Di sisi lain, PS Pulau Punjung dipastikan gagal melaju. Raihan satu poin dari empat pertandingan membuat mereka hanya mampu mengumpulkan maksimal empat poin hingga akhir fase grup.
Tebing Tinggi masih memiliki peluang secara matematis. Namun, mereka wajib memenangi dua laga terakhir sekaligus berharap para pesaing gagal meraih tambahan poin.
Zona 3: Timpeh dan Tabek Selangkah Lagi
Timpeh semakin dekat ke babak 16 besar setelah mengoleksi 10 poin.
Sementara itu, Tabek berada dalam posisi paling ideal. Dengan sembilan poin dari tiga pertandingan, mereka hanya membutuhkan tambahan poin untuk mengamankan tiket.
PS Sungai Duo telah menyelesaikan seluruh pertandingan dengan tujuh poin, tetapi posisinya belum aman karena Ranah Palabi dan Panyubarangan masih berpeluang menyalip.
Ranah Palabi masih memegang kendali penuh atas nasibnya sendiri. Dua kemenangan akan membawa mereka mengoleksi 10 poin. Panyubarangan juga masih menjaga peluang, sedangkan kemenangan atas Sungai Duo membuat Sitiung tetap bertahan dalam persaingan meski peluangnya tipis. Taratak Tinggi berada dalam posisi paling sulit.
Zona 4: Perebutan Runner-up Semakin Sengit
Sungai Langkok hampir memastikan satu tiket ke babak 16 besar.
Hasil imbang Sipangkur kontra PS Batu Rijal justru membuat persaingan memperebutkan posisi runner-up semakin terbuka. Sipangkur masih menjadi favorit, tetapi Koto Beringin, Batu Rijal, dan Padang Laweh tetap memiliki peluang.
Padang Laweh bahkan masih menyisakan dua pertandingan sehingga peluangnya tetap terbuka.
Sementara itu, Muaro Sopan dan Sopan Jaya dipastikan tersingkir karena tidak lagi mampu mengejar perolehan poin dua besar.
Zona 6: Persaingan Masih Terbuka Lebar
Kemenangan 4-1 atas Ampang Kuranji membawa Sialang Gaung memimpin klasemen dengan sembilan poin. Namun, mereka belum sepenuhnya aman.
Koto Baru justru berada dalam posisi paling menguntungkan. Mereka baru memainkan dua pertandingan dan telah mengumpulkan enam poin sehingga masih memiliki tiga laga tersisa.
Koto Ranah yang mengoleksi lima poin juga masih berpeluang menembus dua besar. Begitu pula Koto Laweh yang telah mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan.
Sementara itu, Ampang Kuranji dan Koto Tinggi wajib menyapu bersih seluruh laga tersisa sembari berharap hasil pertandingan lain menguntungkan mereka.
Zona 7: Kurnia Selatan Jadi Tim Pertama yang Lolos
Kurnia Selatan mencatat empat kemenangan beruntun dan menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke babak 16 besar DCL 2026.
Raihan 12 poin membuat mereka tidak mungkin lagi tergeser dari posisi dua besar.
Persaingan kini hanya menyisakan perebutan satu tiket. Kurnia Koto Salak masih berada di posisi terbaik dengan lima poin. Namun, PS Koto Gadang yang baru memainkan dua pertandingan tetap menjadi ancaman serius. Bonjol, Abai Siat, dan Koto Besar juga masih memiliki peluang.
Zona 8: Alahan Nan Tigo Siap Mengubah Peta Persaingan
Kemenangan telak PS Sungai Limau atas Sinamar membuat persaingan di Zona 8 semakin menarik.
Sungai Rumbai masih memimpin klasemen. Namun, Sungai Rumbai Timur tetap memiliki peluang. Di sisi lain, Alahan Nan Tigo justru berpotensi menjadi kuda hitam. Mereka baru memainkan dua pertandingan, sudah mengoleksi empat poin, dan masih memiliki tiga laga tersisa.
PS Sungai Limau juga masih menjaga peluang meski hanya menyisakan satu pertandingan.
Sebaliknya, Sinamar berada di ambang eliminasi dan membutuhkan hasil sempurna serta bantuan dari tim lain.
Peta Persaingan Menuju Babak 16 Besar
Hingga pekan kelima, Kurnia Selatan menjadi satu-satunya tim yang telah memastikan tempat di babak 16 besar.
Sementara itu, Timpeh, Tabek, Sungai Langkok, Siguntur, Sikabau Raya FC, dan Sialang Gaung berada dalam posisi sangat kuat untuk menyusul ke fase gugur.
Sebaliknya, PS Pulau Punjung, Muaro Sopan, dan Sopan Jaya dipastikan gagal melangkah ke babak berikutnya.
Beberapa tim seperti Lubuk Karak, Tebing Tinggi, Ampang Kuranji, Koto Tinggi, Sitiung, Taratak Tinggi, dan Sinamar masih memiliki peluang secara matematis. Namun, mereka tidak lagi sepenuhnya mengendalikan nasib sendiri dan membutuhkan kombinasi hasil yang menguntungkan.(Tim)









