JAKARTA – Pelatih Timnas Jepang Hajime Moriyasu menatap duel melawan Brasil dengan keyakinan tinggi. Ia percaya Samurai Biru punya kemampuan untuk menghadapi salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia.
Jepang akan bertemu Brasil dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Houston pada Senin (30/6). Laga tersebut menjadi ujian penting bagi Jepang setelah mereka memastikan tiket fase gugur dari Grup F.
Sementara Brasil datang dengan reputasi besar, Jepang membawa modal berharga. Samurai Biru pernah mencetak kemenangan mengejutkan 3-2 atas Brasil dalam pertandingan uji coba di Tokyo pada Oktober tahun lalu.
Jepang Lolos dengan Mental Kuat
Jepang memastikan langkah ke babak 32 besar setelah bermain imbang 1-1 melawan Swedia di Dallas. Hasil itu membuat Jepang finis sebagai runner-up Grup F, tepat di bawah Belanda.
Dalam pertandingan tersebut, Jepang membuka keunggulan melalui gol Daizen Maeda. Namun, Swedia langsung merespons dan mencetak gol penyama kedudukan.
Kemudian, Moriyasu mengubah pendekatan permainan. Ia meminta para pemain lebih fokus menjaga pertahanan agar Jepang tetap membawa pulang satu poin.
“Kami kebobolan, dan dalam dunia sepak bola, hal seperti itu biasa terjadi,” ujar Moriyasu.
Menurut Moriyasu, pertandingan melawan Swedia memberikan pengalaman penting. Jepang mampu menghadapi tekanan dan menjaga konsentrasi sampai akhir laga.
Moriyasu Kirim Pesan untuk Brasil
Menjelang duel kontra Brasil, Moriyasu kembali mengingat kemenangan Jepang sebelumnya. Ia menyebut hasil tersebut menunjukkan perkembangan besar sepak bola Jepang.
“Terakhir kali, kami membuktikan kepada Brasil bahwa kami bukan tim yang mudah dikalahkan. Itu adalah kemajuan besar bagi kami. Tim Brasil adalah salah satu yang terbaik di dunia dan kami sangat menghormati mereka,” kata Moriyasu.
Meski mengakui kualitas Brasil, Moriyasu tetap melihat peluang bagi timnya. Ia meminta pemain Jepang tampil berani dan percaya diri.
“Dalam pertandingan nanti, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Kami juga memiliki peluang untuk menang,” tambahnya.
Kiper Jepang Percaya Diri Hadapi Tekanan
Kiper Jepang Zion Suzuki juga membawa energi positif menjelang pertandingan besar tersebut. Ia menilai laga melawan Swedia membantu tim meningkatkan mental bertanding.
Suzuki mengatakan Jepang sempat mendapat tekanan besar pada babak kedua. Namun, tim tetap menjaga permainan agar lawan tidak mencetak gol tambahan.
“Babak pertama berjalan sangat ketat. Di babak kedua kami sempat unggul, tetapi setelah mereka menyamakan kedudukan, momentum beralih ke lawan,” ujar Suzuki.
Ia menilai Jepang berhasil menjalankan misi utama dalam laga itu.
“Meskipun begitu, saya rasa kami berhasil melakukan hal terpenting: meminimalisasi kebobolan, tidak kalah, dan mengamankan poin. Membawa momentum tak terkalahkan ini ke laga melawan Brasil jelas menjadi hal yang positif,” tuturnya.
Jepang Bawa Misi Besar untuk Asia
Perjalanan Jepang di Piala Dunia 2026 menunjukkan peningkatan kualitas sepak bola Asia. Samurai Biru kini tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga ingin membuktikan kemampuan bersaing dengan tim papan atas.
Karena itu, laga melawan Brasil menjadi kesempatan besar bagi Jepang. Jika mampu tampil disiplin, Jepang bisa kembali menghadirkan kejutan di panggung dunia.
FAQ
1. Siapa lawan Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026?
Jepang akan menghadapi Brasil.
2. Kapan pertandingan Jepang vs Brasil berlangsung?
Pertandingan berlangsung pada Senin (30/6) di Houston.
3. Apa modal Jepang sebelum menghadapi Brasil?
Jepang memiliki catatan kemenangan 3-2 atas Brasil dalam laga uji coba tahun lalu.
4. Siapa pelatih Timnas Jepang saat ini?
Hajime Moriyasu menangani Timnas Jepang.
5. Mengapa laga Jepang vs Brasil menarik perhatian?
Pertandingan ini mempertemukan tim Asia yang sedang berkembang dengan negara pemilik lima gelar Piala Dunia.(Tim)









