Mahasiswi Bisa Dapat Rp10 Juta per Semester, Pendaftaran Beasiswa SEHAT 2026 Resmi Dibuka

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Kesempatan melanjutkan pendidikan dengan dukungan biaya penuh kembali hadir bagi mahasiswi kesehatan di Indonesia. Program Beasiswa SEHAT 2026 membuka pendaftaran baru yang ditujukan khusus untuk mahasiswa perempuan di lingkungan Poltekkes Kementerian Kesehatan. Program ini tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga menyiapkan calon tenaga kesehatan yang siap terjun ke wilayah dengan kebutuhan layanan tinggi.

Selain itu, program ini hadir di tengah kebutuhan besar tenaga kesehatan di berbagai daerah, terutama wilayah Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK). Karena itu, penyelenggara tidak hanya menargetkan prestasi akademik, tetapi juga komitmen sosial dan kesiapan pengabdian di lapangan.

Melalui kerja sama antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Yayasan Khouw Kalbe, program ini menyasar mahasiswi aktif Poltekkes Kemenkes di seluruh Indonesia dengan pendekatan pembinaan jangka panjang.

Dukungan Pendanaan dan Pengembangan Karier

Beasiswa SEHAT 2026 menawarkan bantuan yang tidak hanya fokus pada biaya pendidikan. Peserta juga mendapatkan dukungan pengembangan diri secara menyeluruh.

Adapun manfaat yang peserta terima meliputi:

Bantuan pendidikan hingga Rp10.000.000 per semester yang mencakup UKT, SKS, praktik, hingga uji kompetensi

Bantuan penelitian hingga Rp3.000.000 untuk mahasiswa diploma tingkat akhir

Dana pengembangan kapasitas sebesar Rp1.200.000 per semester untuk jenjang profesi

Akses pelatihan, mentoring, dan ekosistem pembelajaran kesehatan

Kesempatan menjadi mentor serta menjalankan proyek sosial untuk jenjang profesi

Dengan skema ini, program tidak hanya membiayai pendidikan, tetapi juga membangun karakter dan kepemimpinan di bidang kesehatan.

Program Studi yang Masuk Kriteria

Beasiswa ini membuka kesempatan bagi berbagai jurusan kesehatan yang tersedia di Poltekkes Kemenkes. Program studi yang bisa mendaftar meliputi:

Baca Juga :  Kabar Baik untuk Siswa PIP, 45.809 Calon Mahasiswa Siap Terima KIP Kuliah 2026

Keperawatan (D3 dan Profesi)

Kebidanan (D3 dan Profesi)

Gizi dan Dietetika (D3 dan Profesi)

Farmasi (D3)

Sanitasi Lingkungan (D3)

Teknik Laboratorium Medik (D3)

Kesehatan Gigi (D3)

Promosi Kesehatan (D3)

Fisioterapi (D3 dan Profesi)

Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (D3)

Program ini secara khusus mendorong lahirnya tenaga kesehatan yang siap bekerja di berbagai kondisi lapangan, termasuk wilayah dengan keterbatasan fasilitas.

Syarat Pendaftaran yang Wajib Dipenuhi

Panitia menetapkan beberapa syarat ketat agar program tepat sasaran dan menjangkau kandidat terbaik.

Peserta harus memenuhi ketentuan berikut:

WNI, perempuan, dan belum menikah

Usia 17–24 tahun untuk D3/D4, dan maksimal 27 tahun untuk profesi

Mahasiswi aktif di Poltekkes Kemenkes dengan ketentuan:

1. Semester 1 untuk D3/D4

2. Semester 3 untuk D4 lanjutan

3. Semester 1 untuk profesi

4. Aktif dalam organisasi atau kegiatan sosial

5. Tidak menerima beasiswa lain dengan komponen serupa

Bersedia menjadi YKK Ambassador

Dari sisi akademik, peserta juga wajib memenuhi standar berikut:

Nilai rata-rata minimal 80 untuk D3 semester awal

IPK minimal 3,30 untuk D4 semester 3

IPK minimal 3,75 untuk jenjang profesi

Selain itu, panitia meminta peserta menulis esai refleksi diri sepanjang 250–450 kata dengan tulisan tangan. Khusus jenjang profesi, peserta juga harus mengunggah video berdurasi 60 detik di media sosial tentang motivasi pengabdian di wilayah DTPK.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Peserta perlu menyiapkan berkas berikut sebelum mendaftar:

KTP dan Kartu Keluarga

Pas foto 4×6 (format JPG)

Rapor kelas 10–12

KHS semester terbaru (untuk D4 semester 3)

Ijazah dan transkrip nilai (untuk jenjang profesi)

Surat keterangan mahasiswa aktif

Baca Juga :  Beasiswa Patriot Undip 2026 Resmi Dibuka

Surat rekomendasi

Scan esai tulisan tangan

Jadwal Seleksi Beasiswa SEHAT 2026

Program ini berjalan dengan tahapan seleksi yang cukup panjang dan ketat:

Pendaftaran: 8–30 Juni 2026

Seleksi administrasi: 1–27 Juli 2026

Pengumuman administrasi: 28 Juli 2026

Tes esai online: 1 Agustus 2026

Wawancara online: 21 Agustus–14 September 2026

Pengumuman akhir: 16 September 2026

Registrasi ulang dan orientasi: September–Oktober 2026

Seluruh tahapan bertujuan menyaring peserta yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen pengabdian.

Cara Pendaftaran Online

Peserta hanya perlu mendaftar melalui portal resmi SIBK Kemenkes. Setelah itu, calon peserta mengisi formulir dan mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan.

Panitia juga membuka sosialisasi daring pada 2–5 Juni 2026 untuk memberikan penjelasan teknis. Selain itu, panduan resmi Beasiswa SEHAT 2026 tersedia untuk membantu peserta memahami alur pendaftaran secara lengkap.

Beasiswa SEHAT 2026 tidak hanya menawarkan bantuan biaya kuliah, tetapi juga membuka jalan karier bagi mahasiswi kesehatan untuk berkontribusi langsung dalam peningkatan layanan kesehatan nasional, terutama di wilayah yang masih kekurangan tenaga medis.

FAQ

1. Apakah beasiswa ini terbuka untuk semua jurusan?

Tidak. Program ini hanya untuk jurusan kesehatan di lingkungan Poltekkes Kemenkes.

2. Apakah mahasiswa laki-laki bisa mendaftar?

Tidak bisa. Program ini secara khusus hanya untuk mahasiswi.

3. Apakah penerima boleh menerima beasiswa lain?

Tidak, jika beasiswa tersebut memiliki komponen pendanaan yang sama.

4. Apakah esai wajib dibuat?

Ya, semua peserta wajib membuat esai tulisan tangan sesuai ketentuan.

5. Bagaimana proses pendaftaran?

Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SIBK Kemenkes dengan unggah dokumen lengkap.(*)

Berita Terkait

Sekolah Sudah Dimulai, Kepastian Seragam Gratis di Sungai Penuh Masih Jadi Tanda Tanya
Pemprov Sumbar Percepat Rehabilitasi ABH Kasus MAN 3 Padang
Solok Selatan Tancap Gas Benahi Perpustakaan, Akreditasi Digenjot untuk Dongkrak Budaya Literasi
Aturan Baru Sekolah, Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gadget, Fokus Belajar Siswa Jadi Prioritas
Bengkulu Tancap Gas Siapkan Sekolah Rakyat, MPLS Mulai 20 Juli Jadi Target Utama
56 Kepala Sekolah di Bungo Dilantik, Dedy Putra Titip Pesan Tingkatkan Mutu Pendidikan
MPLS Sekolah Rakyat Dimulai Besok, 28.478 Siswa Baru Ikut Orientasi
Mahyeldi Bongkar Kunci Pendidikan Sumbar, Guru Diminta Kuasai HOTS demi Lahirkan Generasi Tangguh
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pemprov Sumbar Percepat Rehabilitasi ABH Kasus MAN 3 Padang

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

Solok Selatan Tancap Gas Benahi Perpustakaan, Akreditasi Digenjot untuk Dongkrak Budaya Literasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:30 WIB

Aturan Baru Sekolah, Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gadget, Fokus Belajar Siswa Jadi Prioritas

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:00 WIB

Bengkulu Tancap Gas Siapkan Sekolah Rakyat, MPLS Mulai 20 Juli Jadi Target Utama

Senin, 13 Juli 2026 - 22:19 WIB

56 Kepala Sekolah di Bungo Dilantik, Dedy Putra Titip Pesan Tingkatkan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Oplus_0

Nasional

Sinyal CPNS 2026 Menguat, BKN Ungkap PNS Susut 410 Ribu

Jumat, 17 Jul 2026 - 19:54 WIB