JAKARTA – Kesempatan melanjutkan pendidikan dengan dukungan biaya penuh kembali hadir bagi mahasiswi kesehatan di Indonesia. Program Beasiswa SEHAT 2026 membuka pendaftaran baru yang ditujukan khusus untuk mahasiswa perempuan di lingkungan Poltekkes Kementerian Kesehatan. Program ini tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga menyiapkan calon tenaga kesehatan yang siap terjun ke wilayah dengan kebutuhan layanan tinggi.
Selain itu, program ini hadir di tengah kebutuhan besar tenaga kesehatan di berbagai daerah, terutama wilayah Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK). Karena itu, penyelenggara tidak hanya menargetkan prestasi akademik, tetapi juga komitmen sosial dan kesiapan pengabdian di lapangan.
Melalui kerja sama antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Yayasan Khouw Kalbe, program ini menyasar mahasiswi aktif Poltekkes Kemenkes di seluruh Indonesia dengan pendekatan pembinaan jangka panjang.
Dukungan Pendanaan dan Pengembangan Karier
Beasiswa SEHAT 2026 menawarkan bantuan yang tidak hanya fokus pada biaya pendidikan. Peserta juga mendapatkan dukungan pengembangan diri secara menyeluruh.
Adapun manfaat yang peserta terima meliputi:
Bantuan pendidikan hingga Rp10.000.000 per semester yang mencakup UKT, SKS, praktik, hingga uji kompetensi
Bantuan penelitian hingga Rp3.000.000 untuk mahasiswa diploma tingkat akhir
Dana pengembangan kapasitas sebesar Rp1.200.000 per semester untuk jenjang profesi
Akses pelatihan, mentoring, dan ekosistem pembelajaran kesehatan
Kesempatan menjadi mentor serta menjalankan proyek sosial untuk jenjang profesi
Dengan skema ini, program tidak hanya membiayai pendidikan, tetapi juga membangun karakter dan kepemimpinan di bidang kesehatan.
Program Studi yang Masuk Kriteria
Beasiswa ini membuka kesempatan bagi berbagai jurusan kesehatan yang tersedia di Poltekkes Kemenkes. Program studi yang bisa mendaftar meliputi:
Keperawatan (D3 dan Profesi)
Kebidanan (D3 dan Profesi)
Gizi dan Dietetika (D3 dan Profesi)
Farmasi (D3)
Sanitasi Lingkungan (D3)
Teknik Laboratorium Medik (D3)
Kesehatan Gigi (D3)
Promosi Kesehatan (D3)
Fisioterapi (D3 dan Profesi)
Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (D3)
Program ini secara khusus mendorong lahirnya tenaga kesehatan yang siap bekerja di berbagai kondisi lapangan, termasuk wilayah dengan keterbatasan fasilitas.
Syarat Pendaftaran yang Wajib Dipenuhi
Panitia menetapkan beberapa syarat ketat agar program tepat sasaran dan menjangkau kandidat terbaik.
Peserta harus memenuhi ketentuan berikut:
WNI, perempuan, dan belum menikah
Usia 17–24 tahun untuk D3/D4, dan maksimal 27 tahun untuk profesi
Mahasiswi aktif di Poltekkes Kemenkes dengan ketentuan:
1. Semester 1 untuk D3/D4
2. Semester 3 untuk D4 lanjutan
3. Semester 1 untuk profesi
4. Aktif dalam organisasi atau kegiatan sosial
5. Tidak menerima beasiswa lain dengan komponen serupa
Bersedia menjadi YKK Ambassador
Dari sisi akademik, peserta juga wajib memenuhi standar berikut:
Nilai rata-rata minimal 80 untuk D3 semester awal
IPK minimal 3,30 untuk D4 semester 3
IPK minimal 3,75 untuk jenjang profesi
Selain itu, panitia meminta peserta menulis esai refleksi diri sepanjang 250–450 kata dengan tulisan tangan. Khusus jenjang profesi, peserta juga harus mengunggah video berdurasi 60 detik di media sosial tentang motivasi pengabdian di wilayah DTPK.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Peserta perlu menyiapkan berkas berikut sebelum mendaftar:
KTP dan Kartu Keluarga
Pas foto 4×6 (format JPG)
Rapor kelas 10–12
KHS semester terbaru (untuk D4 semester 3)
Ijazah dan transkrip nilai (untuk jenjang profesi)
Surat keterangan mahasiswa aktif
Surat rekomendasi
Scan esai tulisan tangan
Jadwal Seleksi Beasiswa SEHAT 2026
Program ini berjalan dengan tahapan seleksi yang cukup panjang dan ketat:
Pendaftaran: 8–30 Juni 2026
Seleksi administrasi: 1–27 Juli 2026
Pengumuman administrasi: 28 Juli 2026
Tes esai online: 1 Agustus 2026
Wawancara online: 21 Agustus–14 September 2026
Pengumuman akhir: 16 September 2026
Registrasi ulang dan orientasi: September–Oktober 2026
Seluruh tahapan bertujuan menyaring peserta yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen pengabdian.
Cara Pendaftaran Online
Peserta hanya perlu mendaftar melalui portal resmi SIBK Kemenkes. Setelah itu, calon peserta mengisi formulir dan mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan.
Panitia juga membuka sosialisasi daring pada 2–5 Juni 2026 untuk memberikan penjelasan teknis. Selain itu, panduan resmi Beasiswa SEHAT 2026 tersedia untuk membantu peserta memahami alur pendaftaran secara lengkap.
Beasiswa SEHAT 2026 tidak hanya menawarkan bantuan biaya kuliah, tetapi juga membuka jalan karier bagi mahasiswi kesehatan untuk berkontribusi langsung dalam peningkatan layanan kesehatan nasional, terutama di wilayah yang masih kekurangan tenaga medis.
FAQ
1. Apakah beasiswa ini terbuka untuk semua jurusan?
Tidak. Program ini hanya untuk jurusan kesehatan di lingkungan Poltekkes Kemenkes.
2. Apakah mahasiswa laki-laki bisa mendaftar?
Tidak bisa. Program ini secara khusus hanya untuk mahasiswi.
3. Apakah penerima boleh menerima beasiswa lain?
Tidak, jika beasiswa tersebut memiliki komponen pendanaan yang sama.
4. Apakah esai wajib dibuat?
Ya, semua peserta wajib membuat esai tulisan tangan sesuai ketentuan.
5. Bagaimana proses pendaftaran?
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SIBK Kemenkes dengan unggah dokumen lengkap.(*)









