Pemprov Sumbar Dorong Wirausaha Muda Melek Digital Lewat Pelatihan Bisnis Kreatif Berbasis Teknologi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendorong percepatan transformasi ekonomi digital di kalangan generasi muda melalui pelatihan wirausaha berbasis teknologi yang berlangsung di Padang Panjang, Minggu (24/5/2026). Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah membuka langsung Pelatihan Digital Marketing Wirausaha Muda Sumbar 2026 yang digelar di Auditorium II Mifan Resort and Water Park.

Program ini tidak hanya fokus pada pelatihan teknis, tetapi juga menargetkan perubahan pola pikir pemuda agar mampu membangun usaha mandiri di tengah persaingan ekonomi digital yang semakin ketat. Pemerintah daerah melihat sektor ini sebagai ruang baru penciptaan lapangan kerja di luar sektor formal.

Lonjakan minat pemuda dorong seleksi ketat peserta

Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat menggelar pelatihan ini selama tiga hari dengan materi yang mencakup affiliate marketing, livestreaming, personal branding, hingga strategi pengembangan usaha digital.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat menyampaikan bahwa panitia menerima sekitar 1.000 pendaftar dari berbagai kabupaten dan kota, sementara hanya 90 peserta yang lolos dalam tahap awal.

Panitia memilih peserta berdasarkan potensi usaha, kesiapan digital, serta komitmen untuk mengembangkan keterampilan yang mereka peroleh. Selain itu, panitia juga melibatkan peserta dari wilayah kepulauan seperti Mentawai agar pemerataan akses pelatihan tetap berjalan.

Baca Juga :  Kebun Nangka Jadi Ladang Cuan, Ibu-ibu PKK Sulap Jadi Rendang dan Abon Laris

Pemerintah dorong pemuda jadi pelaku, bukan penonton ekonomi digital

Gubernur Mahyeldi menekankan bahwa pemuda harus bergerak cepat mengikuti perubahan ekonomi digital yang terus berkembang. Ia menilai generasi muda tidak lagi cukup hanya mencari pekerjaan, tetapi harus menciptakan peluang usaha baru.

Mahyeldi menyebut pemerintah daerah terus memperluas ekosistem kewirausahaan digital melalui program Nagari Creative Hub. Program ini menghubungkan potensi pemuda di tingkat nagari dengan akses pelatihan, pemasaran digital, serta jejaring usaha.

Ia menegaskan bahwa penguatan ekosistem ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menekan angka pengangguran terbuka di kalangan pemuda sekaligus memperkuat ekonomi lokal berbasis komunitas.

Nagari Creative Hub jadi motor ekosistem usaha digital

Pemerintah daerah menempatkan Nagari Creative Hub sebagai program utama dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis desa. Program ini mendorong lahirnya ruang kolaborasi bagi wirausaha muda untuk mengembangkan produk lokal melalui platform digital.

Melalui pendekatan ini, pemerintah tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga mendorong pendampingan berkelanjutan agar peserta mampu bertahan di pasar digital yang kompetitif.

DPRD soroti kebutuhan skala program yang lebih luas

Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria mengapresiasi tingginya minat generasi muda terhadap pelatihan ini. Ia menilai antusiasme tersebut menunjukkan adanya perubahan cara pandang anak muda terhadap peluang ekonomi digital.

Baca Juga :  Sumbar Siap Dorong Pencak Silat Mendunia, Vasko Tegaskan Langkah Konkret Usai Munas IPSI

Namun, ia juga menyoroti kebutuhan perluasan program agar tidak hanya menjangkau ratusan peserta, tetapi juga ribuan pemuda di seluruh Sumatera Barat. Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat pola replikasi pelatihan agar dampaknya lebih luas.

Tantangan: dari pelatihan ke praktik usaha nyata

Meski pelatihan ini mendapat sambutan positif, tantangan terbesar terletak pada implementasi setelah pelatihan selesai. Banyak program serupa sebelumnya belum mampu menghasilkan dampak ekonomi berkelanjutan karena kurangnya pendampingan.

Pemerintah kini menargetkan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menjalankan usaha digital secara konsisten. Pendampingan pascapelatihan menjadi kunci agar ekosistem ini tidak berhenti pada level seminar.

FAQ

1. Apa tujuan utama pelatihan ini?

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan digital wirausaha muda agar mampu menciptakan usaha mandiri berbasis teknologi.

2. Siapa saja yang mengikuti program ini?

Sebanyak 90 wirausaha muda dari berbagai daerah di Sumatera Barat, termasuk Kepulauan Mentawai, mengikuti pelatihan ini.

3. Apa materi utama yang diajarkan?

Peserta mempelajari affiliate marketing, livestreaming, branding, dan strategi pengembangan bisnis digital.

4. Apa program lanjutan setelah pelatihan?

Pemerintah mendorong peserta masuk ke ekosistem Nagari Creative Hub untuk pendampingan dan pengembangan usaha lebih lanjut.

Penulis : Andini

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahyeldi Bidik Ekonomi Sumbar 7,3 Persen, Gerbang Barat Indonesia Jadi Andalan
Mahyeldi Ungkap Kekuatan Besar Sumatera di IMT-GT, Targetnya Bukan Sekadar Kerja Sama
Festival Literasi Sumbar 2026 Punya Pesan Besar: Baca, Berkarya, Jaga Alam dan Budaya
Mahyeldi Perketat Etika ASN Sumbar, Ada Aturan Khusus soal Pertemuan di Ruang Tertutup
Ekspor Kopi Robusta Bengkulu ke Italia Tembus 19,2 Ton, Pasar Eropa Mulai Terbuka
Sawah Tanjung Barulak Kini Andalkan Matahari, Pompanisasi Surya Pacu Produksi Petani
Bukan Sekadar Mengejar Juara, Ini Pesan Mahyeldi untuk Kafilah Sumbar Jelang MTQ Nasional
Mahyeldi Buka Suara soal Masa Depan Guru Sumbar: Kompetensi Harus Kuat, Profesi Wajib Dilindungi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:37 WIB

Mahyeldi Bidik Ekonomi Sumbar 7,3 Persen, Gerbang Barat Indonesia Jadi Andalan

Jumat, 11 September 2026 - 20:59 WIB

Mahyeldi Ungkap Kekuatan Besar Sumatera di IMT-GT, Targetnya Bukan Sekadar Kerja Sama

Rabu, 9 September 2026 - 20:30 WIB

Festival Literasi Sumbar 2026 Punya Pesan Besar: Baca, Berkarya, Jaga Alam dan Budaya

Selasa, 8 September 2026 - 09:44 WIB

Mahyeldi Perketat Etika ASN Sumbar, Ada Aturan Khusus soal Pertemuan di Ruang Tertutup

Selasa, 8 September 2026 - 08:00 WIB

Ekspor Kopi Robusta Bengkulu ke Italia Tembus 19,2 Ton, Pasar Eropa Mulai Terbuka

Berita Terbaru