Wali Kota Cup 2026 di Sungai Penuh Jadi Sorotan, Alfin Tekankan Pembinaan Atlet Muda Berkelanjutan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Turnamen Bola Voli Wali Kota Cup 2026 yang berlangsung di Desa Pinggir Air, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, berakhir dengan catatan penting soal pembinaan atlet muda di daerah. Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menutup rangkaian pertandingan pada Selasa malam (12/5/2026), sekaligus menegaskan perlunya pembinaan olahraga yang lebih terarah, bukan sekadar kegiatan tahunan.

Sejak awal digelar pada 12 April, turnamen ini mempertemukan 14 tim putra dan 10 tim putri dari Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Selama hampir satu bulan, pertandingan berlangsung padat dan menyedot perhatian warga yang memadati arena setiap malam.

Persaingan Ketat dan Antusias Warga Jadi Sorotan

Atmosfer kompetisi terasa kuat sejak fase awal. Setiap tim tampil dengan strategi berbeda dan menampilkan perkembangan permainan yang cukup signifikan dari pertandingan ke pertandingan.

Warga sekitar ikut memberi warna pada turnamen ini. Mereka datang bukan hanya untuk menonton, tetapi juga memberikan dukungan langsung kepada tim masing-masing. Kondisi ini membuat pertandingan berlangsung lebih hidup dan kompetitif.

Panitia mencatat lonjakan jumlah penonton pada laga-laga penting, terutama di babak semifinal dan final. Situasi ini menunjukkan bahwa olahraga bola voli memiliki basis penggemar yang kuat di tingkat desa hingga kabupaten.

Alfin Tekankan Pembinaan, Bukan Sekadar Kompetisi

Wali Kota Alfin menilai turnamen seperti Wali Kota Cup tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial atau hiburan tahunan. Ia menyoroti pentingnya kesinambungan pembinaan atlet agar potensi yang muncul tidak hilang begitu saja setelah turnamen selesai.

Baca Juga :  Safari Ramadhan Perkuat Sinergi TNI, Pemda, dan Masyarakat

Ia menyebut banyak atlet muda menunjukkan kemampuan menjanjikan selama turnamen berlangsung. Namun, tanpa sistem pembinaan yang berkelanjutan, potensi tersebut sulit berkembang menjadi prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

“Setiap turnamen harus menjadi titik awal pembinaan. Kita tidak boleh berhenti di sini saja. Atlet muda perlu ruang latihan, pelatihan, dan pendampingan yang konsisten,” kata Alfin.

Ia juga meminta pemerintah desa, sekolah, dan komunitas olahraga untuk ikut terlibat dalam proses pembinaan tersebut, bukan hanya mengandalkan pemerintah kota.

Pemuda Desa Jadi Motor Kegiatan Olahraga

Sorotan lain datang dari peran pemuda Desa Pinggir Air yang berhasil menggerakkan turnamen ini hingga berjalan lancar. Mereka tidak hanya menjadi panitia, tetapi juga mengelola teknis pertandingan dan mengatur keterlibatan masyarakat.

Alfin menilai keterlibatan pemuda seperti ini penting karena mampu menciptakan ruang kegiatan positif di tengah tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini.

Ia melihat kegiatan olahraga dapat menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi potensi kenakalan remaja, sekaligus memperkuat interaksi sosial antar warga.

Dorongan Pengembangan Wisata Olahraga

Di luar aspek kompetisi, Alfin juga menyinggung potensi pengembangan wisata berbasis olahraga di Sungai Penuh. Ia menilai daerah tersebut memiliki banyak ruang untuk dikembangkan menjadi lokasi kegiatan olahraga sekaligus destinasi wisata.

Baca Juga :  Korea Selatan Tak Berdaya, Pantai Gading Tampil Perkasa dan Menang Telak 4-0

Salah satu yang ia dorong adalah pengembangan kegiatan berbasis sungai seperti pacu biduk yang dinilai bisa menjadi daya tarik baru jika dikelola dengan serius.

Menurutnya, penggabungan olahraga dan wisata dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan.

CSR Jadi Dukungan Tambahan untuk Kegiatan Warga

Pada akhir kegiatan, Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Bank 9 Jambi menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp5 juta kepada masyarakat Desa Pinggir Air.

Bantuan ini diarahkan untuk mendukung kegiatan pemuda dan pengembangan fasilitas pendukung olahraga di desa tersebut. Meski jumlahnya terbatas, pemerintah berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan secara tepat sasaran.

Turnamen Tinggalkan Catatan Pembenahan

Wali Kota Cup 2026 meninggalkan catatan penting bagi penyelenggaraan tahun berikutnya. Selain soal peningkatan kualitas pertandingan, publik juga menyoroti kebutuhan pembinaan atlet yang lebih sistematis.

Dengan tingginya minat masyarakat dan banyaknya bibit muda yang muncul, turnamen ini kini tidak lagi sekadar ajang tahunan, tetapi mulai dipandang sebagai bagian awal dari sistem pembinaan olahraga di Sungai Penuh.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol Panaskan Fase Gugur, Argentina dan Brasil Hadapi Ujian Berat
Persija Naikkan Standar, Denis Kolinger Datang Bawa Pengalaman Eropa, Shin Tae-yong Kini Punya Senjata Baru di Lini Belakang
Rekor Messi di Ujung Tanduk, Mbappe Tinggal Satu Gol Lagi Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia
Maroko Pulangkan Belanda dari Piala Dunia 2026 Lewat Adu Penalti, Singa Atlas Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Brasil vs Jepang Piala Dunia 2026: Bangkit di Injury Time, Martinelli Antar Selecao ke Babak 16 Besar
Brasil Vs Jepang Berebut Tiket 16 Besar, Adu Tajam Vinicius dan Samurai Biru Jadi Sorotan
Veda Ega Gagal Finis di Assen, Hakim Danish Rebut Posisi Enam Klasemen Moto3 2026
Drama di Assen, Veda Ega Sempat Kuasai Barisan Depan, Crash Buyarkan Asa Raih Podium Moto3 Belanda 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:00 WIB

Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol Panaskan Fase Gugur, Argentina dan Brasil Hadapi Ujian Berat

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:00 WIB

Rekor Messi di Ujung Tanduk, Mbappe Tinggal Satu Gol Lagi Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:00 WIB

Maroko Pulangkan Belanda dari Piala Dunia 2026 Lewat Adu Penalti, Singa Atlas Tantang Kanada di Babak 16 Besar

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:00 WIB

Brasil vs Jepang Piala Dunia 2026: Bangkit di Injury Time, Martinelli Antar Selecao ke Babak 16 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 14:00 WIB

Brasil Vs Jepang Berebut Tiket 16 Besar, Adu Tajam Vinicius dan Samurai Biru Jadi Sorotan

Berita Terbaru