BMW Pecahkan Rekor, Produksi Mobil Listrik Tembus 2 Juta Unit

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Industri otomotif global terus bergerak menuju era elektrifikasi. Di tengah persaingan yang semakin ketat, BMW kembali menunjukkan kekuatannya sebagai salah satu produsen kendaraan premium terbesar di dunia. Pabrikan asal Jerman tersebut baru saja mencetak tonggak sejarah baru setelah produksi mobil listriknya menembus angka 2 juta unit secara global.

Pencapaian itu menjadi bukti keseriusan BMW dalam memperluas pasar kendaraan listrik sekaligus mempercepat transformasi industri otomotif modern. BMW berhasil mencapai angka tersebut melalui pengembangan teknologi, peningkatan kapasitas produksi, dan strategi elektrifikasi yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

BMW i5 M60 xDrive Jadi Penanda Sejarah

Mobil listrik ke-2 juta BMW hadir dalam wujud BMW i5 M60 xDrive berwarna Tansanit Blue. BMW memproduksi sedan listrik performa tinggi tersebut di pabrik Dingolfing, Bavaria, Jerman.

BMW kemudian mengirim mobil bersejarah itu kepada konsumen di Spanyol. Kehadiran i5 M60 xDrive sebagai unit penanda sejarah menunjukkan bahwa BMW tidak hanya fokus pada SUV listrik, tetapi juga terus memperkuat lini sedan premium berbasis baterai.

i5 M60 xDrive sendiri menjadi salah satu model penting dalam keluarga kendaraan listrik terbaru BMW. Sedan ini menawarkan kombinasi performa tinggi, teknologi modern, dan kenyamanan premium yang menjadi ciri khas merek BMW.

Pabrik Dingolfing Jadi Pusat Produksi EV BMW

Pabrik Dingolfing memegang peran besar dalam perjalanan elektrifikasi BMW. Fasilitas yang berdiri di wilayah Bavaria itu mulai memproduksi kendaraan listrik sejak tahun 2021 melalui model BMW iX.

Baca Juga :  Honda Berencana Hentikan Produksi Motor Bensin, Fokus Kendaraan Listrik

Sejak saat itu, BMW terus meningkatkan kapasitas produksi kendaraan listrik di lokasi tersebut. Saat ini, Dingolfing memproduksi beberapa model utama BMW seperti iX, i5 Sedan, i5 Touring, hingga i7.

BMW mencatat lebih dari 320 ribu mobil listrik telah keluar dari jalur produksi Dingolfing sejak 2021. Angka tersebut menunjukkan bahwa hampir seperenam total produksi kendaraan listrik BMW berasal dari fasilitas tersebut.

Sepanjang 2025, BMW juga mencatat peningkatan signifikan dalam produksi kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV). Lebih dari seperempat kendaraan yang diproduksi di Dingolfing kini menggunakan sistem penggerak listrik murni.

Strategi Fleksibel Jadi Kunci BMW

Berbeda dengan beberapa kompetitor yang membangun fasilitas khusus kendaraan listrik, BMW tetap mempertahankan strategi produksi fleksibel. BMW menyebut konsep itu sebagai “technology-open approach”.

Melalui strategi tersebut, BMW tetap memproduksi mobil bermesin bensin, hybrid, dan listrik dalam satu lini produksi yang sama. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menyesuaikan produksi berdasarkan kebutuhan pasar global yang terus berubah.

BMW juga menerapkan konsep BMW iFACTORY di seluruh fasilitas produksinya di Jerman. Lewat konsep itu, setiap pabrik BMW kini minimal memproduksi satu model kendaraan listrik.

Strategi fleksibel tersebut memberi keuntungan besar bagi BMW. Perusahaan dapat mengatur volume produksi lebih cepat tanpa harus membangun fasilitas baru secara khusus. Selain itu, BMW juga dapat menjaga efisiensi biaya produksi di tengah transisi industri otomotif global.

Baca Juga :  MPV Keluarga Lega: Harga Suzuki APV 2016-2017 Bekas Turun

Penjualan Global BMW Terus Tumbuh

Keberhasilan BMW memproduksi 2 juta mobil listrik turut memperkuat performa bisnis perusahaan secara global. BMW Group mencatat penjualan sebanyak 2,46 juta mobil penumpang sepanjang 2025.

Dari total penjualan tersebut, kontribusi kendaraan elektrifikasi terus meningkat di berbagai pasar utama. Permintaan terhadap kendaraan listrik premium juga terus mengalami pertumbuhan, terutama di kawasan Eropa, Amerika Utara, dan beberapa negara Asia.

BMW melihat tren elektrifikasi sebagai peluang jangka panjang. Karena itu, perusahaan terus memperluas jajaran kendaraan listriknya agar dapat menjangkau lebih banyak konsumen di berbagai segmen.

Elektrifikasi Jadi Masa Depan Industri Otomotif

Pencapaian produksi 2 juta mobil listrik menandai langkah penting BMW dalam persaingan industri otomotif masa depan. Produsen otomotif dunia kini berlomba menghadirkan kendaraan rendah emisi dengan teknologi yang semakin canggih.

BMW mencoba mengambil posisi berbeda dengan tetap mempertahankan fleksibilitas teknologi. Perusahaan tidak sepenuhnya meninggalkan mesin konvensional, namun tetap agresif memperluas lini kendaraan listrik.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa BMW ingin menjaga keseimbangan antara kebutuhan pasar saat ini dan arah perkembangan industri otomotif global di masa depan. Dengan strategi tersebut, BMW optimistis dapat terus bersaing di tengah perubahan besar industri kendaraan dunia.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Penjualan Mobil Tiba-Tiba Meledak April 2026, Pasar Otomotif RI Pulih Kencang
MPV Hybrid Kian Ramai di Indonesia, Ini 6 Pilihan Terbaik 2026
Suzuki Rilis Eeco Star Edition Rp105 Jutaan, MPV Murah dengan Tampilan Baru Lebih Stylish
MG Siapkan 3 Mobil Baru, Kombinasi Listrik dan Hybrid
Zeekr 009 Facelift Meluncur 19 Mei 2026, Isi Daya 10 Menit dan Tenaga 912 HP
Cari Mobil Irit? Ini 7 Mobil Hybrid Bekas Murah 2026
Kawasaki Versys-X 250 Non ABS 2026 Rilis, Ini Harga dan Spesifikasi Terbarunya
Honda BeAT NeoX 2026 Resmi Hadir, Skutik Rp18 Jutaan Rasa Premium dengan Fitur Modern Naik Kelas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:00 WIB

Penjualan Mobil Tiba-Tiba Meledak April 2026, Pasar Otomotif RI Pulih Kencang

Senin, 11 Mei 2026 - 20:00 WIB

BMW Pecahkan Rekor, Produksi Mobil Listrik Tembus 2 Juta Unit

Senin, 11 Mei 2026 - 13:00 WIB

MPV Hybrid Kian Ramai di Indonesia, Ini 6 Pilihan Terbaik 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:00 WIB

Suzuki Rilis Eeco Star Edition Rp105 Jutaan, MPV Murah dengan Tampilan Baru Lebih Stylish

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:00 WIB

MG Siapkan 3 Mobil Baru, Kombinasi Listrik dan Hybrid

Berita Terbaru

Oplus_0

Ekonomi Digital

UMKM Beralih Kanal Penjualan, E-Commerce Indonesia Tetap Tumbuh Stabil

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:00 WIB

Oplus_0

Market

Rama Indonesia Kuasai DPUM Usai Akuisisi Saham PPI

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:00 WIB