Apple Setujui Kompensasi Rp1,6 Juta per iPhone Usai Gugatan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple, menyetujui penyelesaian gugatan kelompok dari pengguna iPhone di Amerika Serikat. Gugatan itu muncul pada Maret 2026 karena pengguna menilai Apple menunda fitur Siri berbasis kecerdasan buatan yang lebih personal.

Para penggugat menuduh Apple membangun ekspektasi publik melalui promosi besar-besaran di berbagai platform, termasuk ajang Worldwide Developer Conference (WWDC) 2024. Mereka menilai Apple menciptakan harapan yang tidak sesuai dengan kondisi nyata produk saat itu.

Apple Siapkan Dana Kompensasi Rp4,3 Triliun

Apple menyiapkan dana kompensasi sebesar 250 juta dolar AS atau sekitar Rp4,3 triliun. Perusahaan juga membagi dana tersebut untuk biaya pengacara, administrasi, dan proses penyelesaian perkara.

Apple menegaskan sikapnya dalam kasus ini. Perusahaan menyatakan bahwa mereka menjalankan seluruh kegiatan bisnis sesuai aturan hukum dan mengembangkan teknologi kecerdasan buatan dengan prinsip yang bertanggung jawab.

Nilai Kompensasi per Pengguna iPhone

Pengguna yang memenuhi syarat akan menerima kompensasi antara 25 dolar AS hingga 95 dolar AS atau sekitar Rp433.000 sampai Rp1,6 juta per perangkat. Besaran pembayaran bergantung pada jumlah klaim yang masuk dari pengguna.

Baca Juga :  Lelang Frekuensi 700 MHz Masuk Babak Penentu, Telkomsel, Indosat, dan XLSmart Berpeluang Raih Mesin Pertumbuhan Baru

Jika jumlah klaim meningkat, nilai pembayaran per pengguna akan menurun karena dana terbagi lebih luas. Sebaliknya, jika jumlah klaim lebih sedikit, pengguna bisa menerima nilai lebih tinggi dalam batas maksimal yang sudah ditetapkan.

Daftar Perangkat yang Masuk Program Kompensasi

Program kompensasi ini hanya berlaku untuk pengguna di Amerika Serikat. Apple menetapkan periode pembelian antara 10 Juni 2024 hingga 29 Maret 2025 untuk perangkat yang mendukung Apple Intelligence.

Perangkat yang masuk dalam daftar meliputi iPhone 15 Pro, iPhone 15 Pro Max, iPhone 16, iPhone 16 Plus, iPhone 16 Pro, iPhone 16 Pro Max, serta iPhone 16e. Apple juga mewajibkan pengguna menyiapkan nomor seri perangkat, akun Apple, dan nomor telepon aktif untuk proses klaim.

Proses Klaim Dibuka Terbatas

Apple mengirim pemberitahuan kepada pengguna yang memenuhi syarat dalam waktu sekitar 45 hari sejak persetujuan awal. Pengguna kemudian mengajukan klaim melalui sistem yang sudah disiapkan.

Baca Juga :  Asus Perkenalkan Laptop Gaming Terbaru, ROG Strix G16 dan G18

Perusahaan meminta pengguna menyiapkan bukti pembelian dan data perangkat secara lengkap. Apple juga menjalankan sistem verifikasi untuk memastikan proses distribusi dana berjalan sesuai aturan hukum.

Apple Tetap Kembangkan Fitur AI

Selain itu, Apple terus mengembangkan teknologi kecerdasan buatan di berbagai produk dan layanan. Perusahaan menghadirkan fitur seperti Visual Intelligence, Live Translation, Writing Tools, Genmoji, dan Clean Up.

Apple juga menekankan fokus pada privasi pengguna dalam setiap pengembangan fitur. Perusahaan mengklaim terus menghadirkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan pengguna sehari-hari.

Dampak Gugatan bagi Industri Teknologi

Kasus ini menambah daftar sengketa antara perusahaan teknologi besar dan pengguna terkait klaim fitur AI. Banyak pengamat menilai kasus ini memberi tekanan pada perusahaan teknologi agar lebih transparan dalam promosi produk.

Perkembangan ini juga memperkuat sorotan hukum terhadap klaim fitur digital yang belum siap rilis. Kesepakatan ini menutup salah satu gugatan besar yang terkait ekspektasi publik terhadap teknologi AI di perangkat iPhone.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

WhatsApp Plus Resmi Meluncur di Indonesia, Langganan Rp13.900 per Bulan Buka Akses ke 6 Fitur Premium Ini
Nubia Air Pro Bikin Geger, HP Setipis 5,99 Mm Ini Bawa Kamera 108 MP, Layar 144Hz, dan Dimensity 7100
Tecno Kenalkan EllaClaw AI, Agen Cerdas yang Bisa Jalankan 40+ Tugas Otomatis di Smartphone
Xiaomi Redmi 17C Resmi Meluncur, HP Murah Ini Bawa Kejutan Besar di Balik Spesifikasi yang Dipangkas
Lelang Frekuensi 700 MHz Masuk Babak Penentu, Telkomsel, Indosat, dan XLSmart Berpeluang Raih Mesin Pertumbuhan Baru
Poco Pad C1 Bikin Tablet Murah Naik Kelas, Layar 2K 120Hz dan Baterai Jumbo Jadi Andalan
Realme P4x 4G Datang Bawa Baterai Raksasa 8.000 mAh, Main Game Seharian Tanpa Khawatir Kehabisan Daya
HP Bekas Disulap Jadi Server, Google Uji Cara Baru Bangun Data Center Murah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 19:00 WIB

WhatsApp Plus Resmi Meluncur di Indonesia, Langganan Rp13.900 per Bulan Buka Akses ke 6 Fitur Premium Ini

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:00 WIB

Nubia Air Pro Bikin Geger, HP Setipis 5,99 Mm Ini Bawa Kamera 108 MP, Layar 144Hz, dan Dimensity 7100

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:00 WIB

Tecno Kenalkan EllaClaw AI, Agen Cerdas yang Bisa Jalankan 40+ Tugas Otomatis di Smartphone

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:00 WIB

Xiaomi Redmi 17C Resmi Meluncur, HP Murah Ini Bawa Kejutan Besar di Balik Spesifikasi yang Dipangkas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:00 WIB

Lelang Frekuensi 700 MHz Masuk Babak Penentu, Telkomsel, Indosat, dan XLSmart Berpeluang Raih Mesin Pertumbuhan Baru

Berita Terbaru