JAMBI – Hujan dengan intensitas tinggi memicu longsor yang menutup ruas jalan nasional penghubung Kerinci–Bangko pada Jumat, 8 Mei 2026. Material tanah dan batu menimbun badan jalan di kawasan Desa Muara Hemat, Kecamatan Batang Merangin. Kondisi itu membuat arus lalu lintas berhenti total selama beberapa waktu.
Sejumlah kendaraan dari arah Kerinci maupun Bangko terjebak antrean panjang di lokasi kejadian. Jalur ini berperan penting sebagai akses utama distribusi barang dan mobilitas masyarakat di wilayah Provinsi Jambi, sehingga gangguan ini langsung berdampak luas.
Sistem Buka Tutup Mulai Berlaku
Petugas gabungan dari kepolisian dan instansi terkait langsung bergerak ke lokasi begitu laporan diterima. Mereka kemudian membuka jalur secara terbatas dengan menerapkan sistem buka tutup untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Petugas mengatur arus kendaraan roda dua dan roda empat agar dapat melintas secara bergantian. Pengaturan ini bertujuan menjaga keselamatan pengendara sekaligus mencegah kemacetan yang semakin panjang di sekitar titik longsor.
Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Material
Tim di lapangan mengerahkan alat berat untuk membersihkan timbunan tanah dan batu yang menutup badan jalan. Proses evakuasi material berlangsung secara bertahap karena volume longsoran cukup besar dan menutupi hampir seluruh badan jalan.
Hingga siang hari, petugas masih terus mempercepat proses pembersihan agar jalur utama ini bisa kembali normal sepenuhnya. Meski sudah bisa dilewati terbatas, kondisi jalan masih menyisakan material licin yang berpotensi membahayakan pengendara.
Polisi Minta Pengendara Tetap Waspada
Kapolsek Batang Merangin, IPTU Ahmad Muslikan, menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk memastikan akses transportasi tidak terputus terlalu lama. Ia menegaskan bahwa petugas tetap berjaga di lokasi untuk mengatur arus kendaraan.
“Arus lalu lintas sudah kami buka dengan sistem buka tutup sambil proses pembersihan terus berjalan,” ujar Ahmad Muslikan kepada wartawan. Ia juga meminta pengendara mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
Jalur Vital Terganggu Aktivitas Ekonomi
Ruas jalan Kerinci–Bangko memegang peran penting dalam aktivitas ekonomi masyarakat Jambi. Jalur ini menjadi penghubung utama distribusi bahan pokok, barang dagangan, hingga mobilitas antarwilayah.
Gangguan akibat longsor langsung memengaruhi kelancaran distribusi logistik. Sejumlah kendaraan angkutan barang harus menunggu lebih lama di sekitar lokasi karena sistem lalu lintas bergantian masih diterapkan.
Kondisi Cuaca Masih Jadi Ancaman
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan karena kondisi cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi hujan. Tanah di sekitar lokasi longsor masih labil dan berisiko mengalami pergerakan susulan.
Pengendara yang melintas diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Langkah ini penting untuk menghindari risiko kecelakaan maupun terjebak antrean panjang.
Situasi Mulai Berangsur Normal
Hingga Jumat sore, arus lalu lintas mulai menunjukkan perbaikan meski masih terjadi antrean kendaraan di kedua arah. Alat berat terus bekerja membersihkan sisa material longsor untuk membuka akses secara penuh.
Warga berharap proses penanganan dapat segera selesai agar jalur Kerinci–Bangko kembali normal sepenuhnya. Sementara itu, pengguna jalan diimbau terus memantau kondisi cuaca dan informasi resmi sebelum melakukan perjalanan melintasi kawasan rawan longsor tersebut.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









