JAKARTA – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) resmi membuka rekrutmen Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026. Program ini menyasar lulusan perguruan tinggi minimal D4 dan S1 dari berbagai jurusan untuk terlibat langsung dalam pembangunan kawasan transmigrasi di Indonesia.
Kementrans membuka pendaftaran mulai 1 hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat transformasi kawasan transmigrasi lewat pendekatan lapangan dan penguatan sumber daya manusia.
Pendaftaran Dibuka, Ini Syarat Utama
Kementrans menetapkan syarat utama peserta TEP 2026 adalah lulusan minimal D4 atau S1 dari perguruan tinggi. Pemerintah membuka kesempatan ini untuk berbagai disiplin ilmu, sehingga proses seleksi berjalan inklusif.
Peserta yang lolos seleksi akan bergabung dalam tim yang turun langsung ke lapangan. Mereka tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga terlibat dalam program pemberdayaan masyarakat dan pembangunan wilayah.
Target 1.458 Personel di 53 Kawasan Transmigrasi
Kementrans menargetkan rekrutmen 1.458 personel yang akan tergabung dalam 243 tim. Seluruh tim akan tersebar di 53 kawasan transmigrasi di Indonesia.
Pemerintah menempatkan lokasi penugasan di kawasan prioritas nasional, termasuk wilayah Papua dan non-Papua. Kementrans menilai program ini mampu memperkuat kehadiran negara di wilayah transmigrasi.
Tahapan Seleksi Berjalan Bertahap
Kementrans menyusun tahapan seleksi secara berjenjang. Berikut jadwal lengkapnya:
1–9 Mei 2026: pengajuan abstrak calon ketua tim
11 Mei 2026: pengumuman lolos abstrak
11–18 Mei 2026: pengajuan proposal
29 Mei 2026: pengumuman lolos proposal
1–21 Mei 2026: pendaftaran anggota TEP
Setelah itu, panitia melanjutkan proses seleksi hingga tahap akhir sebelum pemberangkatan.
Pembekalan hingga Pemberangkatan Serentak
Kementrans menggelar pembekalan peserta pada 15 Juni hingga 13 Juli 2026. Setelah itu, pemerintah melepas peserta secara resmi di Balai Kartini, Jakarta, pada 29–30 Juli 2026.
Seluruh peserta kemudian berangkat serentak ke lokasi penugasan pada 31 Juli 2026.
Fokus Program: Pemberdayaan hingga Infrastruktur
TEP 2026 tidak hanya fokus pada pemetaan wilayah. Kementrans menugaskan peserta untuk melakukan pendampingan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta menyusun feasibility study (FS) dari riset sebelumnya.
Program ini juga menyentuh pembangunan dasar seperti akses jalan dan air bersih di kawasan transmigrasi.
Durasi Penugasan hingga Satu Tahun
Kementrans membagi masa tugas berdasarkan wilayah. Untuk kawasan non-Papua, peserta menjalankan tugas selama 120 hari mulai 31 Juli hingga 27 November 2026.
Sementara itu, peserta di wilayah Papua menjalankan tugas lebih panjang, yakni hingga 25 Juli 2027 atau sekitar 360 hari.
Akses Pendaftaran Resmi
Pemerintah mengarahkan seluruh pelamar untuk mendaftar melalui situs resmi https://tep.transmigrasi.go.id�. Kementrans mengimbau calon peserta memantau setiap tahapan seleksi agar tidak tertinggal informasi.
Program ini menjadi salah satu agenda besar pemerintah dalam memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi berbasis SDM unggul dan kerja lapangan langsung.









