Daftar 10 Orang Terkaya RI Mei 2026: Prajogo Pangestu Masih Puncaki Forbes

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Peta kekayaan orang terkaya di Indonesia kembali berubah pada Mei 2026. Forbes merilis daftar terbaru miliarder dunia yang menampilkan pergerakan signifikan di kalangan konglomerat Tanah Air. Nama-nama lama masih mendominasi, terutama dari sektor energi, perbankan, hingga petrokimia.

Meski pasar global berfluktuasi, sejumlah taipan tetap mempertahankan posisi mereka di puncak daftar orang terkaya Indonesia.

Prajogo Pangestu Pertahankan Posisi Nomor Satu

Prajogo Pangestu kembali memimpin daftar orang terkaya RI. Ia mengumpulkan kekayaan sekitar US$20,9 miliar atau setara Rp362,28 triliun (kurs Rp17.330 per dolar AS). Bisnis petrokimia dan energi di bawah grup Barito menjadi sumber utama kekayaannya.

Meski beberapa saham perusahaannya mengalami tekanan sepanjang tahun, Prajogo tetap mampu menjaga posisi teratas berkat diversifikasi bisnis dan ekspansi sektor energi.

Low Tuck Kwong Ikuti di Posisi Kedua

Low Tuck Kwong menempati urutan kedua dengan kekayaan sekitar US$16,5 miliar. Ia mengandalkan bisnis batu bara yang sempat menikmati lonjakan harga global dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, perubahan harga komoditas ikut memengaruhi nilai kekayaannya, meski posisinya tetap kuat di jajaran atas.

Baca Juga :  China Kembangkan Teknologi DCFC: Ubah Batu Bara Jadi Listrik Hampir Nol Emisi

Keluarga Hartono Masih Dominan di Perbankan

Di sektor perbankan dan rokok, keluarga Hartono kembali menunjukkan dominasinya. R. Budi Hartono mencatat kekayaan sekitar US$15,8 miliar, disusul Michael Hartono dengan kekayaan sekitar US$15 miliar.

Keduanya mempertahankan kekuatan bisnis melalui kepemilikan di sektor keuangan dan industri rokok yang stabil di pasar domestik.

Nama-Nama Besar Lain Masih Bertahan

Posisi berikutnya diisi oleh Anthoni Salim dengan kekayaan sekitar US$11,9 miliar. Ia mengandalkan bisnis diversifikasi di sektor makanan, ritel, dan energi.

Tahir dan keluarga menyusul dengan kekayaan sekitar US$9,7 miliar dari sektor rumah sakit dan layanan keuangan.

Sri Prakash Lohia berada di posisi berikutnya dengan kekayaan sekitar US$8,8 miliar yang berasal dari bisnis petrokimia global.

Pendatang Kuat dari Sektor Digital dan Sumber Daya Alam

Daftar 10 besar juga menampilkan nama baru dan penguatan dari sektor teknologi serta sumber daya alam. Mariana Budiman mencatat kekayaan sekitar US$6 miliar berkat bisnis pusat data yang terus tumbuh seiring kebutuhan digital.

Sementara itu, Lim Hariyanto Wijaya Sarwono mengantongi kekayaan sekitar US$5,3 miliar dari bisnis kelapa sawit, nikel, dan tambang.

Baca Juga :  Menabung Bergeser ke Bank Digital, Banyak Rekening Mulai Ditinggalkan

Posisi terakhir ditempati Haryanto Tjiptodiharjo dengan kekayaan sekitar US$5 miliar yang berasal dari sektor manufaktur.

Komoditas dan Teknologi Jadi Penentu Kekayaan

Pergerakan harga komoditas global, terutama batu bara dan minyak sawit, masih sangat memengaruhi kekayaan para konglomerat Indonesia. Di sisi lain, sektor teknologi seperti data center mulai muncul sebagai sumber kekayaan baru.

Para analis menilai, perubahan ini menunjukkan pergeseran struktur ekonomi Indonesia dari berbasis komoditas menuju ekonomi digital dan energi terbarukan.

Daftar 10 Orang Terkaya RI Mei 2026

1. Prajogo Pangestu – US$20,9 miliar

2. Low Tuck Kwong – US$16,5 miliar

3. R. Budi Hartono – US$15,8 miliar

4. Michael Hartono – US$15 miliar

5. Anthoni Salim – US$11,9 miliar

6. Tahir & keluarga – US$9,7 miliar

7. Sri Prakash Lohia – US$8,8 miliar

8. Mariana Budiman – US$6 miliar

9. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono – US$5,3 miliar

10. Haryanto Tjiptodiharjo – US$5 miliar

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Iran Bersiap Masuk Era Baru, Investasi Rp5.310 Triliun Mengalir Usai Kesepakatan Damai dengan AS
Petani Sawit Wajib Cek, Harga TBS di Dharmasraya Hari Ini Ada yang Tembus Rp3.684 per Kg
Tarif AS Jadi Ujian Baru Industri Indonesia, Apindo Bongkar Strategi Agar Ekspor Tetap Kuat
Target Ekonomi 8 Persen Bukan Sekadar Wacana, Pemerintah Kejar Investasi Rp13.032 Triliun hingga 2029
B50 Siap Meluncur Juli 2026, Hasil Uji Coba Lebih Baik dari B40
Koperasi Desa Merah Putih Bisa Bayar Pajak 0,5 Persen, Ini Syarat Lengkap yang Wajib Dipenuhi
Indonesia Siapkan CNG 3 Kg Gantikan LPG, Hemat Subsidi hingga 40% dan Energi Lebih Mandiri
Pertamax Tembus Rp16.250, Pemerintah Kunci Akses Pertalite Lewat QR Code untuk Cegah Lonjakan Pengguna
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:00 WIB

Iran Bersiap Masuk Era Baru, Investasi Rp5.310 Triliun Mengalir Usai Kesepakatan Damai dengan AS

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:00 WIB

Petani Sawit Wajib Cek, Harga TBS di Dharmasraya Hari Ini Ada yang Tembus Rp3.684 per Kg

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00 WIB

Tarif AS Jadi Ujian Baru Industri Indonesia, Apindo Bongkar Strategi Agar Ekspor Tetap Kuat

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:00 WIB

Target Ekonomi 8 Persen Bukan Sekadar Wacana, Pemerintah Kejar Investasi Rp13.032 Triliun hingga 2029

Senin, 15 Juni 2026 - 22:19 WIB

B50 Siap Meluncur Juli 2026, Hasil Uji Coba Lebih Baik dari B40

Berita Terbaru