Pendapatan Fixed Internet Indosat Turun, MIDI Tumbuh 17,53 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – PT Indosat Tbk (ISAT) mencatat kinerja campuran pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan penurunan pendapatan dari segmen fixed internet, meski lini bisnis lain masih mencatat pertumbuhan dan menopang kenaikan pendapatan konsolidasi.

Pendapatan Fixed Internet Tertekan

Indosat mencatat pendapatan dari layanan fixed internet sebesar Rp587,63 miliar pada kuartal I-2026. Angka ini turun 8,13% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp639,61 miliar.

Penurunan ini menunjukkan tekanan pada bisnis fixed internet yang belum mampu mempertahankan laju pertumbuhan seperti tahun sebelumnya. Perseroan menghadapi dinamika pasar yang semakin ketat, termasuk perubahan pola konsumsi layanan data di sejumlah segmen pelanggan.

Segmen MIDI Masih Tumbuh

Di sisi lain, bisnis Multimedia, Komunikasi Data, dan Internet (MIDI) justru mencatat pertumbuhan yang lebih solid. Indosat membukukan pendapatan MIDI sebesar Rp2,3 triliun pada kuartal I-2026.

Baca Juga :  Bukalapak Rugi Rp 425 Miliar di Kuartal I 2026 Meski Pendapatan Tumbuh

Capaian ini menunjukkan kenaikan 17,53% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut membantu menjaga kinerja total bisnis data dan layanan korporasi tetap berada di jalur positif.

Indosat memanfaatkan permintaan layanan data yang masih kuat dari segmen enterprise dan korporasi. Permintaan tersebut mendorong kontribusi MIDI tetap menjadi salah satu penopang utama bisnis perusahaan.

Pendapatan Konsolidasi Tetap Tumbuh

Meski segmen fixed internet melemah, Indosat tetap mencatat pertumbuhan pendapatan secara keseluruhan. Perseroan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp15,22 triliun pada kuartal I-2026.

Angka tersebut naik 12,10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menunjukkan kontribusi kuat dari berbagai lini bisnis lain, terutama layanan data seluler dan solusi digital.

Baca Juga :  Bank Mandiri Cetak Laba Rp15,4 Triliun Kuartal I 2026, Naik 16,6 Persen

Indosat menjaga momentum pertumbuhan dengan memperkuat layanan berbasis data dan meningkatkan kualitas jaringan. Perusahaan juga terus mendorong optimalisasi portofolio layanan untuk menjaga daya saing di industri telekomunikasi.

Kinerja Campuran di Tengah Transformasi

Kinerja kuartal I-2026 menunjukkan pola pertumbuhan yang tidak merata di seluruh segmen bisnis Indosat. Penurunan fixed internet mengindikasikan tantangan di pasar layanan broadband tertentu, sementara MIDI dan layanan lain masih mencatat ekspansi positif.

Perusahaan terus mengarahkan strategi pada penguatan layanan digital dan peningkatan pengalaman pelanggan. Langkah ini bertujuan menjaga pertumbuhan jangka panjang di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

Dengan kombinasi penurunan di satu sisi dan pertumbuhan di sisi lain, Indosat tetap menjaga tren kenaikan pendapatan konsolidasi pada awal 2026.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

SSMS Tebar Dividen Rp800 Miliar, Kinerja Kuat Bikin Laba Melonjak di 2025
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:00 WIB

SSMS Tebar Dividen Rp800 Miliar, Kinerja Kuat Bikin Laba Melonjak di 2025

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:00 WIB

Pendapatan Fixed Internet Indosat Turun, MIDI Tumbuh 17,53 Persen

Berita Terbaru

Oplus_0

Entrepreneur

Pejabat Ini Pilih Sepeda, Tolak Mobil Dinas Saat BBM Naik

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:30 WIB