Pabrikan Masuk, Konversi Motor Listrik Tak Lagi Hanya Garapan Bengkel

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperluas pelaksanaan program konversi motor listrik di Indonesia. Pemerintah kini melibatkan pabrikan atau manufaktur, tidak lagi hanya bengkel konversi.

Musashi Jadi Pabrikan Pertama yang Terlibat

Kepala Balai Besar Survei dan Pengujian Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (BBSP KEBTKE) Kementerian ESDM, Trois Dilisusendi, menyebut pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan Musashi, perusahaan asal Jepang yang menjadi pemasok komponen motor Honda di Indonesia.

Trois menjelaskan, Musashi akan mengonversi motor bensin Honda lama menjadi motor listrik. Pada tahap awal, perusahaan itu menargetkan 100 unit motor.

“Musashi akan mengonversi 100 motor Honda pada 2026. Kami berharap program ini bisa berkembang lebih besar jika prinsipal di Jepang memberikan persetujuan,” kata Trois di Jakarta.

Ia menegaskan, keterlibatan manufaktur membuka peluang baru dalam program konversi motor listrik. Menurut dia, program tidak hanya bergantung pada bengkel konversi, tetapi juga bisa masuk ke ekosistem industri besar.

Baca Juga :  Motor Bebek Mulai Bangkit di Tengah Dominasi Skutik

“Kami ingin program ini tidak hanya berjalan di bengkel, tetapi juga melibatkan manufaktur,” ujarnya.

Konversi Motor Listrik Masih Tumbuh Lambat

Program konversi motor listrik di Indonesia sudah berjalan sekitar lima tahun. Namun, minat masyarakat masih rendah.

Data ESDM menunjukkan, sejak 2021 hingga 2026 hanya 2.278 motor bensin yang berubah menjadi motor listrik. Angka itu masih jauh dari target pemerintah.

Tahun 2024 menjadi periode tertinggi dengan 1.352 unit konversi. Lonjakan itu terjadi karena pemerintah masih memberikan subsidi sebesar Rp10 juta per unit. Setelah itu, jumlah konversi kembali menurun.

Subsidi dan Tantangan Jadi Kendala

Trois menilai sejumlah faktor membuat program konversi belum berkembang pesat. Masyarakat masih memiliki keterbatasan biaya, minim informasi, serta kekhawatiran soal administrasi.

Baca Juga :  Mobil Listrik Mikro Sun V Gegerkan Industri EV RI, Panel Surya Tambah Jarak Tempuh hingga 55 Km Sehari

Selain itu, banyak pengguna meragukan performa motor listrik hasil konversi, terutama untuk medan berat.

“Banyak yang khawatir motor tidak kuat menanjak atau sistem pengisian baterai belum seragam,” kata Trois.

Libatkan Ojek Online untuk Uji Kebutuhan Lapangan

Pemerintah juga berdiskusi dengan pelaku transportasi daring seperti Grab, Gojek, dan inDrive. Kelompok pengemudi ojek online menjadi salah satu target utama program konversi karena intensitas penggunaan kendaraan yang tinggi.

Namun, mereka masih menyoroti standar teknis motor listrik, terutama soal daya tahan baterai dan kecepatan pengisian.

Dorongan Menuju Ekosistem Industri

Pemerintah berharap keterlibatan pabrikan seperti Musashi dapat mempercepat adopsi motor listrik di Indonesia. Dengan masuknya industri besar, pemerintah menargetkan ekosistem konversi menjadi lebih terstandar, efisien, dan mudah diakses masyarakat.

Berita Terkait

Suzuki Saluto 125 2026 Resmi Meluncur, Skutik Retro Bergaya Italia Ini Dibanderol Rp49 Jutaan dan Tembus 51,9 Km/Liter
Puluhan Mobil Baru Siap Meluncur di GIIAS 2026, Persaingan Pabrikan Makin Panas dan Pasar Otomotif Bergairah
Juli 2026 Jadi Kesempatan Emas, Ini 6 Provinsi yang Masih Buka Pemutihan Pajak Kendaraan, Ada Diskon hingga Hapus Denda
Tak Perlu Antre di Samsat, Cara Perpanjang STNK Online 2026 Cukup Lewat HP
Bayar Pajak Kendaraan Kini Cukup Lewat WhatsApp, Simak Langkah Mudah dan Nomor Resmi Layanannya
Hyundai Elantra Generasi Baru Bikin Sedan Kembali Menarik, Bawa Desain Futuristis dan Kabin Super Nyaman
Subaru Uncharted 2027 Gebrak Pasar EV, SUV Listrik Murah dengan Jarak Tempuh 483 Km Siap Tantang Rival
Honda BeAT 2026 Tampil Makin Segar, Warna Baru Jadi Daya Tarik Utama
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 13:00 WIB

Suzuki Saluto 125 2026 Resmi Meluncur, Skutik Retro Bergaya Italia Ini Dibanderol Rp49 Jutaan dan Tembus 51,9 Km/Liter

Senin, 6 Juli 2026 - 09:00 WIB

Puluhan Mobil Baru Siap Meluncur di GIIAS 2026, Persaingan Pabrikan Makin Panas dan Pasar Otomotif Bergairah

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:00 WIB

Juli 2026 Jadi Kesempatan Emas, Ini 6 Provinsi yang Masih Buka Pemutihan Pajak Kendaraan, Ada Diskon hingga Hapus Denda

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Tak Perlu Antre di Samsat, Cara Perpanjang STNK Online 2026 Cukup Lewat HP

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:34 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Kini Cukup Lewat WhatsApp, Simak Langkah Mudah dan Nomor Resmi Layanannya

Berita Terbaru