PADANG – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar) Arry Yuswandi melantik delapan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar di Auditorium Gubernuran, Rabu (22/4/2026). Pelantikan ini merujuk pada Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 821/1810/BKD-2026.
Selain itu, pemerintah provinsi mendorong pelantikan ini sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi sekaligus peningkatan kinerja perangkat daerah. Arry juga menegaskan bahwa pemerintah daerah menjalankan mutasi dan promosi pejabat untuk memperkuat tata kelola pemerintahan.
Pelantikan Jadi Bagian Pembinaan ASN
Lebih lanjut, Arry Yuswandi menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi bagian dari dinamika organisasi pemerintahan. Ia menekankan pemerintah daerah terus membina karier aparatur sipil negara (ASN) agar kualitas layanan publik tetap terjaga.
Di sisi lain, ia menegaskan setiap pejabat yang menerima amanah harus menjalankan tugas dengan tanggung jawab penuh.
“Setiap jabatan wajib dijalankan dengan integritas dan profesionalisme. Kami berharap semua pejabat mendukung pelayanan publik secara optimal,” kata Arry.
Dorong Penguatan Kinerja OPD
Kemudian, Sekdaprov Sumbar meminta pejabat administrator yang baru dilantik segera memperkuat koordinasi di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Ia menilai peran administrator sangat penting dalam mengendalikan operasional serta memastikan kebijakan pimpinan berjalan efektif.
Selanjutnya, Arry meminta para pejabat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya disiplin, kecepatan kerja, serta kemampuan menyelesaikan persoalan di lapangan.
Daftar Pejabat yang Dilantik
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar menetapkan delapan pejabat administrator pada berbagai posisi strategis di sejumlah OPD.
Pertama, Adek Putra menjabat Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Kemudian, Aschari Cahyaditama menempati posisi Kepala Bidang Politik Dalam Negeri pada instansi yang sama.
Selanjutnya, Fauzan Zainoen memimpin Badan Penghubung Provinsi Sumatera Barat.
Di RSUD Prof. M. Yamin, pemerintah menunjuk Lismarni sebagai Kepala Pelayanan Penunjang Medik. Selain itu, Birna Marwikka menjabat Kepala Bagian Perbendaharaan dan Akuntansi, sedangkan Nasdi memimpin Bagian Sumber Daya Manusia. Sementara itu, Sherly Monalisa mengisi posisi Kepala Bagian Pelayanan Medik.
Di sisi lain, Syahlaluddin bertugas sebagai Kepala Bidang Fasilitasi Pendaftaran Penduduk pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Tekankan Disiplin dan Kolaborasi
Selain itu, Arry menegaskan pentingnya disiplin kerja dan integritas bagi seluruh pejabat. Ia juga menilai kolaborasi antar-OPD menjadi kunci utama dalam mencapai target pembangunan daerah.
Kemudian, ia mengingatkan agar para pejabat tidak hanya fokus pada administrasi, tetapi juga memastikan layanan publik berjalan efektif dan benar-benar dirasakan masyarakat.
Hadiri Pimpinan OPD
Terakhir, pelantikan ini turut dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Mereka menyaksikan langsung prosesi pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan para pejabat administrator tersebut.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









