Minyak Sumur Masyarakat Mulai Mengalir ke Kilang Cepu, Lifting Migas Naik

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Sektor hulu migas nasional mencatat langkah baru. Badan Kerja Sama Usaha (BKU) Jawa Tengah yang melibatkan BUMD, koperasi, dan UMKM resmi meneken kontrak produksi sumur masyarakat dengan Pertamina.

Kepala Djoko Siswanto menyampaikan penandatanganan berlangsung pada Rabu pagi. Ia menegaskan kerja sama ini langsung menghubungkan produksi minyak sumur masyarakat ke rantai pasok energi nasional.

“Alhamdulillah pagi ini BKU Jawa Tengah dan Pertamina sudah menandatangani kontrak produksi sumur masyarakat,” kata Djoko.

Pada tahap awal, Pertamina langsung menyalurkan minyak dari sumur masyarakat ke kilang Cepu yang berada di bawah Kementerian ESDM. Pengiriman perdana mencapai sekitar 300 barel per hari (BOPD). Pemerintah menargetkan volume itu meningkat seiring optimalisasi produksi di lapangan.

Baca Juga :  B50 Siap Meluncur Juli 2026, Hasil Uji Coba Lebih Baik dari B40

Djoko menilai program ini bisa menambah pasokan bahan bakar minyak sekaligus mendukung kenaikan lifting migas nasional.

Dengan masuknya Jawa Tengah, sudah ada tiga provinsi yang menyalurkan minyak sumur masyarakat ke kilang melalui kerja sama dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Tiga provinsi itu meliputi Jambi, Sumatera Selatan, dan Jawa Tengah. Pertamina bersama PT Medco mengawal proses penyalurannya.

Baca Juga :  Kilang Bensin Dumai-Cilacap Dibangun, RI Hemat Impor BBM Rp21,5 Triliun

“Dengan tambahan Jawa Tengah, sampai hari ini sudah tiga provinsi yang mengalirkan crude oil dari sumur masyarakat ke kilang,” ujarnya.

Djoko meminta provinsi lain segera ikut bergabung. Ia menyoroti potensi besar di Sumatera Utara dan Aceh yang masih bisa dikembangkan.

Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga kelancaran program ini agar manfaatnya semakin luas bagi ketahanan energi nasional.

“Bersama kita bisa, lifting naik,” tutupnya.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Harga Keekonomian Pertalite Tembus Rp18.040 per Liter, Pertamina Ungkap Penyebabnya
B50 Siap Meluncur Juli 2026, Hasil Uji Coba Lebih Baik dari B40
Indonesia Siapkan CNG 3 Kg Gantikan LPG, Hemat Subsidi hingga 40% dan Energi Lebih Mandiri
Listrik Sering Terganggu, Pengelola Kawasan Industri Peringatkan Risiko Besar bagi Investasi Nasional
Prabowo Beri Lampu Hijau, JK Siapkan Investasi Rp70 Triliun untuk Tambah Listrik 2.000 MW Demi Kejar Ekonomi 8 Persen
Minyak Sumur Warga Jambi Resmi Masuk Pertamina, Target Produksi Naik Dua Kali Lipat
ESDM Ungkap Fakta Isu Listrik Padam: Batu Bara Aman, Gangguan Bukan Krisis
Isu Pertalite Dibatasi Rp50 Ribu Ramai, Pertamina Tegaskan Tak Ada Aturan Baru
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:00 WIB

Harga Keekonomian Pertalite Tembus Rp18.040 per Liter, Pertamina Ungkap Penyebabnya

Senin, 15 Juni 2026 - 22:19 WIB

B50 Siap Meluncur Juli 2026, Hasil Uji Coba Lebih Baik dari B40

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:00 WIB

Indonesia Siapkan CNG 3 Kg Gantikan LPG, Hemat Subsidi hingga 40% dan Energi Lebih Mandiri

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:00 WIB

Listrik Sering Terganggu, Pengelola Kawasan Industri Peringatkan Risiko Besar bagi Investasi Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:00 WIB

Prabowo Beri Lampu Hijau, JK Siapkan Investasi Rp70 Triliun untuk Tambah Listrik 2.000 MW Demi Kejar Ekonomi 8 Persen

Berita Terbaru