IHSG 20 April 2026 Melemah, Investor Ramai Ambil Untung di Awal Pekan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 20 April 2026, bergerak melemah dan cenderung terkonsolidasi setelah sempat mencatat penguatan pada pekan sebelumnya. Tekanan jual dari investor asing dan aksi ambil untung menahan laju indeks di awal pekan.

IHSG bergerak di kisaran 7.500–7.700 dengan kecenderungan fluktuatif. Pelaku pasar menahan diri karena sentimen global masih belum stabil dan arus modal asing mulai keluar dari pasar saham domestik.

Baca Juga :  Asing Lepas Saham, IHSG Guncang!

Analis pasar modal menilai IHSG menghadapi tekanan jangka pendek akibat aksi profit taking setelah penguatan dalam beberapa hari terakhir. Investor juga mencermati arah kebijakan suku bunga global yang masih berpotensi berubah.

Pada pekan sebelumnya, IHSG sempat menguat dan menutup perdagangan di level sekitar 7.634 dengan kenaikan lebih dari 2 persen. Namun, tekanan jual kembali muncul pada awal pekan ini dan membuat indeks kehilangan momentum penguatan.

Baca Juga :  RI Jajaki Impor Minyak Rusia, Pertamina Siap Eksekusi Arahan Pemerintah

Pelaku pasar kini fokus pada pergerakan dana asing dan rilis data ekonomi global yang berpotensi memengaruhi arah pasar dalam jangka pendek. Investor juga mulai mengalihkan perhatian ke saham-saham defensif di sektor perbankan dan konsumsi.

Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan bergerak terbatas dalam jangka pendek sambil menunggu sentimen baru yang lebih kuat dari pasar global maupun domestik.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Bank Didorong Dukung Program Pemerintah, OJK Buka Suara
Bahlil Tegaskan LPG 3 Kg Tak Naik, Soroti Harga di Pangkalan
Setoran Pajak Anjlok, Pemerintah Perketat Restitusi Mulai 1 Mei 2026
Harga Bahan Baku Naik 100%, Industri Popok Terancam PHK Massal
Biaya Energi Melonjak, Perusahaan Singapura Tahan PHK dan Bekukan Rekrutmen
Mahyeldi Kritik Kebijakan Fiskal Pusat, Soroti Ketimpangan Daerah di Hadapan DPD RI
Dolar AS Sentuh Rp17.000, Rupiah Tertekan Sentimen Global
Harga Plastik Naik 50 Persen, Indonesia Temukan Solusi Pasokan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:00 WIB

Bank Didorong Dukung Program Pemerintah, OJK Buka Suara

Kamis, 23 April 2026 - 16:00 WIB

Bahlil Tegaskan LPG 3 Kg Tak Naik, Soroti Harga di Pangkalan

Kamis, 23 April 2026 - 14:00 WIB

Setoran Pajak Anjlok, Pemerintah Perketat Restitusi Mulai 1 Mei 2026

Kamis, 23 April 2026 - 12:00 WIB

Biaya Energi Melonjak, Perusahaan Singapura Tahan PHK dan Bekukan Rekrutmen

Kamis, 23 April 2026 - 11:00 WIB

Mahyeldi Kritik Kebijakan Fiskal Pusat, Soroti Ketimpangan Daerah di Hadapan DPD RI

Berita Terbaru

Oplus_0

Ekonomi

Bank Didorong Dukung Program Pemerintah, OJK Buka Suara

Kamis, 23 Apr 2026 - 17:00 WIB

Oplus_0

Ekonomi

Bahlil Tegaskan LPG 3 Kg Tak Naik, Soroti Harga di Pangkalan

Kamis, 23 Apr 2026 - 16:00 WIB

Bisnis

Tim Cook Mundur, John Ternus Resmi Jadi CEO Baru Apple

Kamis, 23 Apr 2026 - 15:00 WIB