KOKA Boncos Rp26,2 Miliar di 2025, Penjualan Anjlok 43% dan Beban Membengkak

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Emiten Koka Indonesia menutup tahun 2025 dengan kinerja buruk. Perusahaan mencatat rugi Rp26,2 miliar, berbalik dari laba Rp8,5 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan kinerja ini sejalan dengan anjloknya penjualan. KOKA hanya membukukan pendapatan Rp37,49 miliar, turun 43,81% dibandingkan Rp66,73 miliar pada 2024.

Dari sisi operasional, perusahaan mencatat beban pokok penjualan sebesar Rp25,64 miliar, turun dari Rp43,35 miliar. Namun, laba kotor tetap tertekan dan hanya mencapai Rp11,85 miliar, merosot dari Rp23,38 miliar.

Baca Juga :  LPIN Bagikan Dividen Rp45 per Saham, Ini Jadwal Lengkap dan Detail Pembayarannya

Manajemen juga berhasil menekan beban administrasi dan umum menjadi Rp13,75 miliar dari sebelumnya Rp16,08 miliar. Meski begitu, KOKA tetap mencatat rugi operasional Rp1,89 miliar, berbalik dari laba Rp7,3 miliar tahun sebelumnya.

Pendapatan keuangan ikut melemah menjadi Rp26,27 juta dari Rp361,9 juta. Sementara itu, beban keuangan meningkat menjadi Rp399,38 juta.

Kondisi semakin tertekan setelah pendapatan lain-lain turun tajam menjadi Rp940,13 juta dari Rp5,35 miliar. Di sisi lain, beban lain-lain melonjak signifikan menjadi Rp23,87 miliar dari Rp2,38 miliar.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan Awal Juni 2026 Stabil, Investor Tahan Diri di Tengah Sinyal Global

Pada level neraca, total ekuitas KOKA turun menjadi Rp153,8 miliar dari Rp179,9 miliar. Total aset juga menyusut menjadi Rp184,26 miliar dari Rp217,95 miliar. Sementara itu, total liabilitas turun menjadi Rp30,45 miliar dari Rp38,05 miliar.

Kinerja ini menegaskan tekanan berat yang dihadapi KOKA sepanjang 2025, terutama dari sisi penjualan dan lonjakan beban non-operasional.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juni 2026 Melejit, Selisih Antam, UBS dan Galeri 24 Bikin Investor Berburu yang Termurah
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 14 Juni 2026 Tetap Stabil, Cek Daftar Lengkap dari 24 hingga 12 Karat
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 13 Juni 2026 Masih Tinggi, Cek Daftar Lengkap per Karat
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 13 Juni Naik Tipis, Antam Masih Jadi Pilihan Utama Investor
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 9 Juni 2026 Turun Serentak, Kadar 22 Karat Anjlok Paling Dalam dan Jadi Sorotan Pembeli
Harga Buyback Emas Pegadaian Hari Ini Melonjak, Galeri 24 Ungguli Antam dan UBS di Sejumlah Ukuran
Harga Emas Pegadaian Bergerak Naik Hari Ini 9 Juni 2026, Selisih Antam, UBS, dan Galeri 24 Jadi Sorotan Investor
OJK Pasang Lampu Kuning untuk 24 Lembaga Keuangan, Pinjol hingga Dana Pensiun Masuk Pengawasan Khusus
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juni 2026 Melejit, Selisih Antam, UBS dan Galeri 24 Bikin Investor Berburu yang Termurah

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 14 Juni 2026 Tetap Stabil, Cek Daftar Lengkap dari 24 hingga 12 Karat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 13 Juni 2026 Masih Tinggi, Cek Daftar Lengkap per Karat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:51 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 13 Juni Naik Tipis, Antam Masih Jadi Pilihan Utama Investor

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 9 Juni 2026 Turun Serentak, Kadar 22 Karat Anjlok Paling Dalam dan Jadi Sorotan Pembeli

Berita Terbaru