Prajogo Pangestu Geser Taipan Lama, Kini Jadi Orang Terkaya RI

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Daftar orang terkaya Indonesia kembali berubah. Konglomerat Kalimantan Barat Prajogo Pangestu menduduki posisi puncak versi Forbes Real Time Billionaires per awal April 2026.

Ia mengumpulkan kekayaan sebesar 23,1 miliar dollar AS atau setara Rp 394 triliun pada Kamis (9/4/2026) pukul 20.40 WIB.

Ungguli Budi Hartono

Prajogo ungguli sejumlah nama besar yang selama ini bersaing di papan atas daftar orang terkaya Indonesia.

Di posisi kedua, Budi Hartono membukukan kekayaan 17,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 300 triliun.

Di posisi ketiga, Low Tuck Kwong mengantongi kekayaan 17,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 295 triliun.

Anthoni Salim menempati posisi keempat dengan kekayaan 11,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 203 triliun.

Tahir dan keluarga berada di posisi kelima dengan kekayaan 9,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 169 triliun.

Baca Juga :  Stok Kartu ATM Hanya 9 Ribu, Nasabah Bank Jambi Diminta Bersabar

Prajogo Pangestu lahir di Bengkayang, Kalimantan Barat, pada 13 Mei 1944. Ia tumbuh di keluarga keturunan Hakka dan menempuh pendidikan dasar di sekolah Tionghoa.

Ia pindah ke Jakarta pada 1965 dan mulai berkarier di industri kayu pada 1970. Ia masuk Djajanti Group sebelum melanjutkan karier sebagai General Manager PT Nusantara pada 1976.

Setahun kemudian, ia keluar dan membangun usaha sendiri. Ia mendirikan Barito Pacific Timber pada akhir 1970-an dan membawa perusahaan itu melantai di Bursa Efek Jakarta pada 1993.

Ia mengembangkan bisnis ke sektor petrokimia, energi, dan sumber daya alam. Ia mengganti nama perusahaan menjadi Barito Pacific pada 2007 untuk menyesuaikan ekspansi usaha.

Baca Juga :  Konglomerat RI Bisnis Tol, Dari Salim hingga Jusuf Hamka Kuasai Proyek Triliunan

Ia mengakuisisi Chandra Asri yang kemudian bergabung dengan Tri Polyta Indonesia pada 2011. Langkah ini memperkuat bisnis petrokimia grup tersebut.

Pada 2015, ia bekerja sama dengan Michelin untuk membangun pabrik karet sintetis di Indonesia.

Ia memperluas bisnis energi melalui Barito Renewables Energy yang mengelola Star Energy. Perusahaan ini tumbuh menjadi salah satu pemain panas bumi terbesar di dunia.

Pada 2022, keluarga Pangestu melalui Green Era di Singapura membeli 33,33 persen saham Star Energy dari BCPG Thailand senilai 440 juta dollar AS. Langkah ini memperkuat kendali di sektor energi terbarukan.

Dengan ekspansi agresif di energi, petrokimia, dan sumber daya alam, Prajogo Pangestu kini pimpin daftar orang terkaya Indonesia.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kejagung Tambah Tersangka Baru Kasus TPPU Febrie Adriansyah, NH Langsung Ditahan Tanpa Borgol
Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Langsung Nahkodai Bank Indonesia Sementara
Direktur RANS Mundur, Raffi Ahmad Siapkan Langkah Penting demi Jaga Kepercayaan Investor
Al Haris Minta Bank Jambi Percepat Pemulihan M-Banking, Pulihkan Kepercayaan Nasabah
Potensi Zakat Masih Menganggur, Pemkab dan Baznas Solok Selatan Gaspol Aktifkan UPZ Masjid
M. Iskandar Kunaefi Resmi Jadi Dirut Pos Indonesia, Direksi Hadir dengan Struktur Baru
Daftar 8 Figur Publik yang Kini Duduki Jabatan Strategis di BUMN, Ada Giring hingga Ifan Seventeen
Prabowo Bongkar Modus Oknum di MBG, Perintahkan Gubernur hingga Kapolres Periksa Semua Dapur
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kejagung Tambah Tersangka Baru Kasus TPPU Febrie Adriansyah, NH Langsung Ditahan Tanpa Borgol

Senin, 27 Juli 2026 - 12:30 WIB

Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Langsung Nahkodai Bank Indonesia Sementara

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:04 WIB

Direktur RANS Mundur, Raffi Ahmad Siapkan Langkah Penting demi Jaga Kepercayaan Investor

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:30 WIB

Al Haris Minta Bank Jambi Percepat Pemulihan M-Banking, Pulihkan Kepercayaan Nasabah

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:00 WIB

Potensi Zakat Masih Menganggur, Pemkab dan Baznas Solok Selatan Gaspol Aktifkan UPZ Masjid

Berita Terbaru