JAKARTA – Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) menjalankan uji jalan biodiesel B50 pada armada truk dan bus sejak awal 2026. Perusahaan ini mencatat performa kendaraan tetap stabil tanpa gangguan berarti.
Direktur Sales & After Sales Hino, Susilo Darmawan, mengatakan armada uji sudah menempuh jarak antara 20.000 hingga 40.000 kilometer. Ia menegaskan kendaraan tetap bekerja normal selama pemakaian bahan bakar campuran tersebut.
“Progresnya bagus. Sampai sekarang tidak muncul gangguan dan semua masih aman,” kata Susilo di JIExpo Kemayoran, Rabu (8/4/2026).
Hino juga menjalankan pengujian internal bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Tim teknis memantau performa mesin untuk memastikan B50 tetap kompatibel dengan kendaraan niaga.
Susilo menyebut hasil awal menunjukkan mesin Hino masih bekerja sesuai standar tanpa perlu perubahan komponen utama. Perusahaan terus mengumpulkan data untuk menilai dampak jangka panjang penggunaan B50.
Pemerintah mendorong implementasi biodiesel B50 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor BBM dan penguatan ketahanan energi nasional. Program ini juga masuk dalam peta jalan menuju target Net Zero Emission 2060.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkuat kebijakan pemanfaatan bahan bakar nabati melalui aturan terbaru yang mengatur tahapan penggunaan biodiesel di Indonesia.
Hino menyatakan siap melanjutkan uji jalan hingga seluruh tahapan evaluasi selesai sebelum penerapan lebih luas di pasar kendaraan niaga.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









