Mulai Berlaku! Pemkab Kerinci Batasi Pembelian BBM Subsidi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci mulai membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk kendaraan bermotor sejak 9 April 2026.

Pemerintah Kabupaten Kerinci menerapkan pembatasan pembelian BBM subsidi untuk mengendalikan distribusi agar tepat sasaran. Kebijakan ini menindaklanjuti aturan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Pemerintah membatasi dua jenis BBM, yaitu Solar (Gas Oil) dan bensin RON 90 atau Pertalite.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci, Zainal Efendi, menjelaskan bahwa pemerintah menerapkan aturan ini untuk kendaraan angkutan orang dan barang, baik milik pribadi maupun umum.

Untuk BBM jenis Solar, pemerintah menetapkan batas pembelian sebagai berikut:

Baca Juga :  GoPay Tembus 26 Juta Pengguna Aktif, Transaksi Capai 600 Juta per Bulan

1. Kendaraan pribadi roda empat hanya boleh membeli maksimal 50 liter per hari

2. Kendaraan umum roda empat hanya boleh membeli maksimal 80 liter per hari

3. Kendaraan umum roda enam atau lebih hanya boleh membeli maksimal 200 liter per hari

4. Kendaraan layanan umum seperti ambulans, mobil jenazah, pemadam kebakaran, dan pengangkut sampah hanya boleh membeli maksimal 50 liter per hari

Untuk BBM jenis Pertalite (RON 90), pemerintah menetapkan batas sebagai berikut:

1. Kendaraan roda empat, baik pribadi maupun umum, hanya boleh membeli maksimal 50 liter per hari

2. Kendaraan layanan umum hanya boleh membeli maksimal 50 liter per hari

Baca Juga :  Anyaman Bambu Kerinci Tembus Nasional Lewat Sentuhan Desain Modern

Zainal menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin menghambat aktivitas masyarakat. Pemerintah ingin memastikan BBM subsidi benar-benar sampai kepada pihak yang berhak.

“Pembatasan ini bertujuan agar masyarakat yang berhak bisa menikmati BBM subsidi,” ujar Zainal.

Ia meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat untuk segera menyosialisasikan aturan ini hingga ke desa.

Ia juga meminta aparat aktif menjelaskan aturan agar masyarakat tidak salah paham.

Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus mengawasi pelaksanaan kebijakan ini untuk mencegah penyalahgunaan.

“Kami berharap masyarakat memahami dan mendukung kebijakan ini demi kepentingan bersama,” tutupnya.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

SMK Cetak Lulusan Siap Kerja, Tapi Pengangguran Masih Tinggi: Di Mana Letak Masalahnya?
BBM Naik Beruntun 4 Kali dalam 10 Hari, Krisis Energi Global Picu Lonjakan Harga dan Tekan Ekonomi Dunia
Rupiah Melemah Tekan Perbankan: Risiko Likuiditas hingga Kredit Macet Menguat, Ini Skenario dan Antisipasi Industri
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 26 Mei 2026 Cenderung Stabil, Ini Daftar Lengkapnya
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 Mei 2026 Meledak, Antam Dekati Rp2,9 Juta, Warga Serbu Logam Mulia di Tengah Ketidakpastian Global
Mulai Juni, Petugas Datangi Kafe dan Toko di Padang, Pelaku UMKM dengan Omzet Segini Langsung Dibina
Pemprov Sumbar Dorong Wirausaha Muda Melek Digital Lewat Pelatihan Bisnis Kreatif Berbasis Teknologi
Dari Lereng Kerinci ke Tiongkok: 20 Ton Kopi Fine Robusta Lempur Tembus Pasar Global dengan Cita Rasa Premium
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:00 WIB

SMK Cetak Lulusan Siap Kerja, Tapi Pengangguran Masih Tinggi: Di Mana Letak Masalahnya?

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:00 WIB

BBM Naik Beruntun 4 Kali dalam 10 Hari, Krisis Energi Global Picu Lonjakan Harga dan Tekan Ekonomi Dunia

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Melemah Tekan Perbankan: Risiko Likuiditas hingga Kredit Macet Menguat, Ini Skenario dan Antisipasi Industri

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 26 Mei 2026 Cenderung Stabil, Ini Daftar Lengkapnya

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 Mei 2026 Meledak, Antam Dekati Rp2,9 Juta, Warga Serbu Logam Mulia di Tengah Ketidakpastian Global

Berita Terbaru