Eks Anggota DPRD Edi Sunarya Apresiasi Penataan Pasar Tanjung Bajure, Soroti Konsistensi dan Keadilan 

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Mantan Anggota DPRD Kota Sungai Penuh periode 2009–2014, Edi Sunarya, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Sungai Penuh yang mulai menata kawasan Pasar Tanjung Bajure. Ia menilai penataan pasar bukan sekadar soal keindahan kota, tetapi juga menunjukkan keberanian pemerintah dalam menegakkan aturan secara konsisten dan berkeadilan.

Menurut Edi, masyarakat mengharapkan ruang kota yang tertib tanpa mengabaikan dinamika sosial dan ekonomi para pelaku usaha.

Persoalan Lama di Kawasan Pasar

Selama ini, kawasan Pasar Tanjung Bajure dan Jalan M. Yamin menghadapi persoalan kompleks. Pedagang menggunakan badan jalan dan trotoar dalam aktivitas mereka. Kondisi itu memicu kemacetan, mengganggu keselamatan, dan membuat wajah kota terlihat semrawut.

Perubahan Mulai Terlihat

Namun, Edi melihat perubahan dalam beberapa waktu terakhir. Ia melintasi Jalan M. Yamin pada Ahad, 5 April 2026, dan menyaksikan kondisi yang lebih tertata. Arus kendaraan mengalir lebih lancar, jalan terlihat lebih bersih, dan tidak lagi becek. Petugas juga mulai menata parkir dengan lebih baik.

Baca Juga :  Polres Kerinci - Pemkot Sungai Penuh Perkuat Satgas Pangan

Meski demikian, ia masih menemukan sebagian pedagang yang menggunakan trotoar. Kondisi ini menunjukkan proses penataan berjalan, tetapi belum optimal.

Apresiasi untuk Pemkot Sungai Penuh

Edi tetap mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Sungai Penuh yang menata kawasan tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola kota yang lebih baik. Ia menilai kebijakan ini sejalan dengan semangat pembangunan menuju “JUARA” (Jujur, Adil, dan Sejahtera).

Konsistensi Penegakan Aturan

Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan. Pemerintah harus menegakkan aturan secara menyeluruh dan tidak boleh tebang pilih. Penegakan yang konsisten akan menjaga kepercayaan publik.

Tantangan Efisiensi Anggaran

Di sisi lain, Edi menyoroti tantangan efisiensi anggaran yang dihadapi pemerintah daerah. Kondisi ini menuntut pemerintah untuk lebih kreatif dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor retribusi pasar dan parkir.

Baca Juga :  Pedagang Tanjung Bajure Keluhkan 'Pungli' Harian, Dewan Segera Bentuk Pansus

Optimalisasi PAD dan Pengelolaan Parkir

Ia menilai pemerintah perlu mengelola parkir dengan lebih serius. Jika pemerintah tidak mengikuti Peraturan Daerah Kota Sungai Penuh Nomor 1 Tahun 2024, kondisi tersebut dapat memicu kemacetan dan kebocoran PAD.

Edi mendorong pengelolaan parkir yang tertib, transparan, dan akuntabel. Dengan pengelolaan tersebut, sektor parkir dapat menjadi sumber PAD yang signifikan sekaligus mendukung ketertiban ruang publik.

Pendekatan Humanis

Ia juga meminta pemerintah mengedepankan pendekatan humanis dalam penataan. Pemerintah perlu membuka dialog dengan pedagang dan menyediakan solusi alternatif agar kebijakan tidak menimbulkan gejolak sosial.

Harapan Konsistensi dan Kepercayaan Publik

Menurutnya, publik menunggu konsistensi, bukan sekadar perubahan sesaat. Ia berharap penataan pasar menjadi titik balik dalam penegakan aturan dan pengelolaan potensi daerah secara jujur dan bertanggung jawab, menuju Kota Sungai Penuh yang benar-benar “JUARA”.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Hutri Randa Ungkap Harapan untuk PKPS Sungai Penuh, Ini Pesannya
Wako Alfin Titip Pesan Penting kepada Pengurus PKPS Sungai Penuh, Ini Harapannya
Sekda Alpian Hadiri HLM TPID Jambi, El Niño dan Harga Pangan Jadi Sorotan
Wawako Azhar Hamzah Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Ini Fokus Akses Keuangan Sungai Penuh
Hari Santri 2026 di Sungai Penuh, Hardizal Soroti Peran Santri untuk Masa Depan Bangsa
Hutri Randa Angkat Kedekatan Kerinci–Sungai Penuh, Festival Budaya Kerinci Jadi Momentum Kolaborasi
Asesmen JPT Sungai Penuh Berlanjut November, BKAD hingga Sekwan
8 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Tak Lanjut Kontrak, Bagaimana Nasib 1.513 Lainnya? BKPSDM Buka Suara
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Hutri Randa Ungkap Harapan untuk PKPS Sungai Penuh, Ini Pesannya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Wako Alfin Titip Pesan Penting kepada Pengurus PKPS Sungai Penuh, Ini Harapannya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Sekda Alpian Hadiri HLM TPID Jambi, El Niño dan Harga Pangan Jadi Sorotan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Wawako Azhar Hamzah Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Ini Fokus Akses Keuangan Sungai Penuh

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Hari Santri 2026 di Sungai Penuh, Hardizal Soroti Peran Santri untuk Masa Depan Bangsa

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Hutri Randa Ungkap Harapan untuk PKPS Sungai Penuh, Ini Pesannya

Minggu, 25 Okt 2026 - 09:54 WIB