JAKARTA – Samsung akhirnya menghadirkan fitur pemantauan tekanan darah untuk pengguna Samsung Galaxy Watch di Amerika Serikat. Fitur ini sudah lama tersedia di banyak negara. Kini, Samsung membawanya ke pasar AS setelah melewati proses regulasi ketat.
Samsung mulai mendistribusikan pembaruan pada akhir Maret 2026. Perusahaan melakukannya secara bertahap. Karena itu, sebagian pengguna belum melihat fitur ini di perangkat mereka.
Fitur ini memperluas kemampuan kesehatan Galaxy Watch. Namun, Samsung menegaskan fungsinya hanya untuk pemantauan kebugaran. Perangkat ini tidak berperan sebagai alat diagnosis medis.
Syarat Menggunakan Fitur Tekanan Darah
Samsung hanya membuka fitur ini untuk perangkat tertentu. Pengguna harus memenuhi beberapa syarat berikut:
Samsung Galaxy Watch 4 atau model lebih baru
Ponsel Galaxy yang kompatibel
Android 12 dengan One UI 4 atau lebih tinggi
Aplikasi Samsung Health Monitor terpasang
Tensimeter manset lengan atas untuk kalibrasi
Kalibrasi menjadi tahap penting. Tanpa proses ini, jam tidak bisa menampilkan estimasi tekanan darah.
Cara Kerja Fitur Tekanan Darah
Samsung merancang sistem ini sebagai alat pendamping. Pengguna melakukan kalibrasi awal dengan tensimeter manset lengan atas.
Setelah itu, sensor pada jam membaca data dari pergelangan tangan. Sistem kemudian memperkirakan tekanan darah pengguna.
Perangkat menampilkan tekanan sistolik dan diastolik. Perangkat juga menampilkan data denyut jantung. Pengguna bisa melihat hasil di jam atau aplikasi.
Samsung mewajibkan pengguna melakukan kalibrasi ulang setiap 28 hari. Langkah ini menjaga akurasi pengukuran.
Bukan untuk Diagnosis Penyakit
Samsung menempatkan fitur ini sebagai alat wellness. Pengguna tidak boleh memakai data untuk diagnosis atau pengobatan.
Regulasi kesehatan di AS tergolong ketat. Karena itu, Samsung memberi batasan jelas pada fungsi fitur ini.
Tambah Daya Saing di Pasar Smartwatch
Galaxy Watch sudah memiliki berbagai fitur kesehatan. Perangkat ini mampu melacak tidur, detak jantung, dan ECG pada model tertentu.
Kini, fitur tekanan darah menambah nilai penting. Samsung semakin memperkuat posisinya di pasar wearable.
Samsung juga menyiapkan fitur pemantauan tekanan darah pasif. Fitur ini kemungkinan hadir pada akhir tahun. Namun, detail resminya masih belum tersedia.
Untuk sekarang, pengguna di AS cukup menunggu pembaruan. Setelah itu, mereka bisa mengaktifkan fitur melalui proses kalibrasi.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









