Galaxy Watch Kini Bisa Cek Tekanan Darah, Ini Syarat dan Cara Kerjanya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Samsung akhirnya menghadirkan fitur pemantauan tekanan darah untuk pengguna Samsung Galaxy Watch di Amerika Serikat. Fitur ini sudah lama tersedia di banyak negara. Kini, Samsung membawanya ke pasar AS setelah melewati proses regulasi ketat.

Samsung mulai mendistribusikan pembaruan pada akhir Maret 2026. Perusahaan melakukannya secara bertahap. Karena itu, sebagian pengguna belum melihat fitur ini di perangkat mereka.

Fitur ini memperluas kemampuan kesehatan Galaxy Watch. Namun, Samsung menegaskan fungsinya hanya untuk pemantauan kebugaran. Perangkat ini tidak berperan sebagai alat diagnosis medis.

Syarat Menggunakan Fitur Tekanan Darah

Samsung hanya membuka fitur ini untuk perangkat tertentu. Pengguna harus memenuhi beberapa syarat berikut:

Samsung Galaxy Watch 4 atau model lebih baru

Ponsel Galaxy yang kompatibel

Baca Juga :  Bukan Sekadar Nama Besar, Samsung Galaxy S25 Masih Jadi Pilihan Favorit di 2026

Android 12 dengan One UI 4 atau lebih tinggi

Aplikasi Samsung Health Monitor terpasang

Tensimeter manset lengan atas untuk kalibrasi

Kalibrasi menjadi tahap penting. Tanpa proses ini, jam tidak bisa menampilkan estimasi tekanan darah.

Cara Kerja Fitur Tekanan Darah

Samsung merancang sistem ini sebagai alat pendamping. Pengguna melakukan kalibrasi awal dengan tensimeter manset lengan atas.

Setelah itu, sensor pada jam membaca data dari pergelangan tangan. Sistem kemudian memperkirakan tekanan darah pengguna.

Perangkat menampilkan tekanan sistolik dan diastolik. Perangkat juga menampilkan data denyut jantung. Pengguna bisa melihat hasil di jam atau aplikasi.

Samsung mewajibkan pengguna melakukan kalibrasi ulang setiap 28 hari. Langkah ini menjaga akurasi pengukuran.

Bukan untuk Diagnosis Penyakit

Samsung menempatkan fitur ini sebagai alat wellness. Pengguna tidak boleh memakai data untuk diagnosis atau pengobatan.

Baca Juga :  Samsung Galaxy Watch Ultra 2 Bikin Heboh, Baterai Jumbo 800mAh dan Chip AI Baru Siap Guncang Pasar Smartwatch

Regulasi kesehatan di AS tergolong ketat. Karena itu, Samsung memberi batasan jelas pada fungsi fitur ini.

Tambah Daya Saing di Pasar Smartwatch

Galaxy Watch sudah memiliki berbagai fitur kesehatan. Perangkat ini mampu melacak tidur, detak jantung, dan ECG pada model tertentu.

Kini, fitur tekanan darah menambah nilai penting. Samsung semakin memperkuat posisinya di pasar wearable.

Samsung juga menyiapkan fitur pemantauan tekanan darah pasif. Fitur ini kemungkinan hadir pada akhir tahun. Namun, detail resminya masih belum tersedia.

Untuk sekarang, pengguna di AS cukup menunggu pembaruan. Setelah itu, mereka bisa mengaktifkan fitur melalui proses kalibrasi.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis
Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart
MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi
Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029
Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh
Bikin Konten Kini Lebih Hemat! Telkomsel Luncurkan Paket CapCut Premium Rp68 Ribu, Bonus Kuota Internet
BRIN Sulap Limbah Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Pangan Antibakteri, Siap Tantang Dominasi Plastik
Lelang Frekuensi Rampung, Komdigi Resmi Tetapkan Pemenang 700 MHz dan 2,6 GHz
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:54 WIB

Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh

Berita Terbaru