Paten Lama BlackBerry Guncang Industri Printer Global, Brother Terancam Gugatan Besar

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Paten lama milik BlackBerry kembali jadi sorotan dan berpotensi mengguncang industri printer global. Paten tersebut kini muncul dalam gugatan hukum yang menyasar produsen printer Brother Industries.

Dua perusahaan, Malikie Innovations dan Key Patent Innovations, melayangkan gugatan ke pengadilan. Mereka menuding sejumlah printer Brother melanggar empat paten terkait teknologi komunikasi nirkabel aman, metode pengodean data, dan antarmuka layar sentuh.

Menariknya, teknologi dalam gugatan itu berasal dari pengembangan BlackBerry di era ponsel pintar. Saat ini, hak paten tersebut sudah berpindah tangan setelah BlackBerry melepas sebagian aset kekayaan intelektualnya pada 2023.

Baca Juga :  Jusuf Hamka Menang Gugatan, Janji Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Meski BlackBerry tidak lagi aktif di bisnis perangkat keras, portofolio patennya masih memiliki nilai tinggi dan kini kembali digunakan dalam sengketa hukum.

Penggugat menyebut Brother tetap memakai teknologi tersebut meski diduga sudah mengetahui status paten dan tidak mengambil lisensi resmi. Mereka juga menilai pelanggaran terjadi secara sengaja atau willful infringement.

Jika pengadilan mengabulkan gugatan, Brother berpotensi menghadapi ganti rugi besar. Selain itu, pengadilan juga bisa mengeluarkan perintah penghentian penjualan atau memaksa perubahan desain produk.

Baca Juga :  Bisnis Franchise Maxim Kian Dilirik, Ini Peluang dan Skemanya

Kasus ini dinilai bisa menjadi preseden penting di industri printer. Produsen besar lain seperti HP, Canon, dan Epson berpotensi ikut terdampak jika pola gugatan serupa berlanjut.

Sengketa ini juga menunjukkan bagaimana perusahaan yang sudah tidak dominan di pasar teknologi tetap bisa memonetisasi aset paten melalui jalur hukum.

Hingga kini, Brother belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan tersebut. Jika memilih melawan, proses hukum diperkirakan berlangsung panjang dan memakan biaya besar.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

iPhone 11 Belum Pensiun, Apple Beri Tiket iOS 27 dan Perpanjang Umur Pakai hingga 7 Tahun
Harga Emas Antam Masih Bertahan di Rp2,733 Juta per Gram, Momentum Tepat untuk Mulai Investasi?
Cukup Tap dari Jam Tangan, Galaxy Watch8 Hadirkan Cara Bayar Harian Super Cepat Tanpa Dompet
Google Hadirkan Gemini Go di Google Android Go, HP Murah Kini Masuki Era AI Generatif
KPK Naikkan Status Kasus OTT Muara Enim, Bukti Mengarah ke Dugaan Korupsi Proyek Pendidikan
TECNO POVA 8 Guncang Pasar HP Gaming: Baterai 8000mAh, Alive Matrix Mirip Nothing Phone Siap Rilis
Sony Sanjaya Klaim Tertekan di Kasus MBG, Singgung Nama Besar dan Siap Ungkap Fakta
Promo Shopee Hari Ini Bikin Keranjang Belanja Makin Murah, Diskon Rp1 Juta hingga Gratis Ongkir Jadi Buruan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:00 WIB

iPhone 11 Belum Pensiun, Apple Beri Tiket iOS 27 dan Perpanjang Umur Pakai hingga 7 Tahun

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:47 WIB

Harga Emas Antam Masih Bertahan di Rp2,733 Juta per Gram, Momentum Tepat untuk Mulai Investasi?

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:00 WIB

Cukup Tap dari Jam Tangan, Galaxy Watch8 Hadirkan Cara Bayar Harian Super Cepat Tanpa Dompet

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:00 WIB

Google Hadirkan Gemini Go di Google Android Go, HP Murah Kini Masuki Era AI Generatif

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:36 WIB

KPK Naikkan Status Kasus OTT Muara Enim, Bukti Mengarah ke Dugaan Korupsi Proyek Pendidikan

Berita Terbaru