JAKARTA – Pimpinan Pusat Muhammadiyah memberangkatkan sembilan mahasiswa penerima beasiswa ke Tripoli, Libya. Program ini mendorong lahirnya kader unggul berdaya saing global.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah melepas sembilan mahasiswa penerima beasiswa ke Tripoli, Libya. Suasana acara terasa hangat dan penuh harapan.
Panitia menggelar pelepasan di Hotel Grand Anara, Kamis (19/3/2026). Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni, mengikuti acara secara daring. Tim beasiswa luar negeri, orang tua, dan kader hadir dalam kegiatan tersebut.
Syafiq meminta mahasiswa memaksimalkan kesempatan belajar. Ia menekankan tiga hal penting, yaitu akademik, karakter, dan organisasi.
Empat Fokus Utama
1. Mahasiswa harus menguasai bahasa sebagai bekal utama.
2. Mahasiswa perlu mendalami ilmu pengetahuan.
3. Mahasiswa juga harus memahami budaya internasional.
4. Mahasiswa perlu memperkuat kaderisasi Muhammadiyah.
Syafiq mengingatkan tanggung jawab besar para mahasiswa. Mereka membawa nama Muhammadiyah di tingkat global.
Mahasiswa akan menempuh studi di perguruan tinggi Kulliyah dengan fokus Dakwah Islamiyah di Tripoli.
Salah satu penerima beasiswa, Bagas, menyampaikan rasa syukur. Ia mengaku siap menjalani studi di luar negeri.
“Saya sangat bersyukur bisa melanjutkan studi di Tripoli, Libya,” ujarnya.
Muhammadiyah menargetkan program ini dapat memperluas akses pendidikan bagi kader muda. Organisasi juga ingin memperkuat jejaring internasional.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Semua pihak berharap mahasiswa menjalani studi dengan lancar dan meraih kesuksesan.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









