JAKARTA – Otoritas Iran memberikan izin khusus kepada kapal tanker dan kapal dagang asal Malaysia untuk melintasi Selat Hormuz tanpa biaya tol. Pemerintah Iran mengumumkan kebijakan ini, dan pemerintah Malaysia mengonfirmasinya pada Selasa (31/3/2026).
Duta Besar Iran di Kuala Lumpur, Mohammadi Nasrabadi, menyebut kapal-kapal Malaysia tidak perlu membayar biaya transit. Biaya yang biasanya mencapai sekitar USD 2 juta atau setara Rp34 miliar per armada tidak berlaku dalam kebijakan tersebut.
Menteri Perhubungan Malaysia, Anthony Loke, menegaskan hubungan baik kedua negara menjadi alasan utama pengecualian itu. Ia menyatakan Iran memberikan perlakuan khusus sebagai bentuk kerja sama dan persahabatan antara kedua negara.
Selat Hormuz menghubungkan Teluk Persia dengan perairan internasional. Jalur ini menjadi rute penting bagi distribusi minyak dan perdagangan global.
Sebelumnya, Iran sempat mempertimbangkan penerapan tarif bagi kapal yang melintas di kawasan tersebut. Namun, keputusan terbaru ini memberi keuntungan bagi kapal-kapal Malaysia yang beroperasi di jalur itu.
Kapal tanker Malaysia akan segera memanfaatkan kebijakan ini. Langkah tersebut diharapkan dapat melancarkan aktivitas pelayaran dan mengurangi hambatan logistik di kawasan tersebut.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









