Masuk Kelas Bukan Sekadar Ngajar, Jaksa “Gedor” Kesadaran Siswa: Stop Narkoba dan Tawuran atau Berhadapan dengan Hukum!

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG – Kejaksaan kembali menggencarkan program Jaksa Masuk Sekolah sebagai upaya membangun kesadaran hukum di kalangan pelajar. Kegiatan ini berlangsung di SMP Negeri 13 Padang, Senin (27/4/2026), dan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan daerah.

Kepala Kejaksaan Negeri Padang Koswara hadir langsung bersama Ketua DPRD Kota Padang Muharlion dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova. Mereka menyasar siswa tingkat SMP untuk memahami dasar-dasar hukum sejak dini.

Edukasi Hukum Sejak Dini

Koswara menegaskan pentingnya peran kejaksaan dalam memberikan pemahaman hukum kepada generasi muda. Ia menyebut edukasi hukum sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran.

“Kami memiliki tanggung jawab memberikan penyuluhan hukum kepada pelajar. Kami ingin mereka memahami aturan hukum dan menjauhi tindakan yang melanggar,” kata Koswara di hadapan siswa.

Tim kejaksaan menyampaikan materi secara interaktif. Mereka membahas bahaya narkotika, dampak bullying, serta risiko kenakalan remaja seperti tawuran dan balap liar. Siswa mengikuti sesi ini dengan antusias dan aktif bertanya.

Sasar 11 SMP di Kota Padang

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krislova, memastikan program ini tidak berhenti di satu sekolah. Ia menyebut kegiatan ini menjangkau 11 SMP di Kota Padang.

Baca Juga :  Kabar Baik untuk Siswa PIP, 45.809 Calon Mahasiswa Siap Terima KIP Kuliah 2026

“Kami ingin semua siswa SMP di Padang mendapatkan pemahaman hukum. Program ini memberi dampak nyata karena siswa belajar langsung dari aparat penegak hukum,” ujar Yopi.

Ia juga menilai pendekatan edukatif seperti ini mampu membentuk karakter pelajar yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. Menurutnya, sekolah perlu berkolaborasi dengan lembaga hukum untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman.

DPRD Dukung Lewat Anggaran

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menyatakan dukungan penuh terhadap program Jaksa Masuk Sekolah. Ia menegaskan komitmen DPRD dalam memperkuat kegiatan ini melalui alokasi anggaran.

“Kami sudah menyiapkan anggaran khusus untuk program penyuluhan hukum. Kami ingin kegiatan ini berjalan berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak pelajar,” kata Muharlion.

Ia juga mendorong kolaborasi lintas sektor. DPRD mengajak pemerintah kecamatan hingga unsur masyarakat seperti Dubalang Kota untuk ikut terlibat dalam edukasi hukum.

Baca Juga :  Ayah Jadi Kunci Masa Depan Anak, Pemprov Sumbar Gerakkan ASN Hadir di Hari Penting Sekolah

Bentuk Karakter dan Cegah Pelanggaran

Program Jaksa Masuk Sekolah tidak hanya memberikan pengetahuan hukum, tetapi juga membentuk karakter siswa. Kejaksaan berharap pelajar mampu memahami konsekuensi dari setiap tindakan yang mereka lakukan.

Para siswa diajak berpikir kritis terhadap berbagai persoalan sosial yang sering muncul di lingkungan mereka. Dengan pemahaman hukum yang baik, mereka diharapkan mampu mengambil keputusan yang tepat.

Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam menekan angka kenakalan remaja. Kejaksaan dan pemerintah daerah ingin menciptakan generasi muda yang sadar hukum, berintegritas, dan memiliki tanggung jawab sosial.

Harapan ke Depan

Kejaksaan Negeri Padang berencana memperluas cakupan program ini ke lebih banyak sekolah. Mereka juga akan mengembangkan metode penyuluhan yang lebih menarik agar siswa semakin mudah memahami materi hukum.

Melalui program ini, semua pihak berharap pelajar tidak hanya mengenal hukum, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi sejak dini menjadi kunci untuk menciptakan masyarakat yang tertib dan taat aturan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Berawal dari Seleksi Sekolah, Khania Apricia Hastari Kini Siap Kibarkan Nama Sumatera Barat di FLS3N Nasional 2026
Mahyeldi Gaspol Hilirisasi Riset Unand, Teknologi Maggot dan BioVORA Bersiap Ubah Wajah Sumbar
Dharmasraya Selangkah Lagi Punya Sekolah Bertaraf Internasional, Rp250 Miliar dari Pusat Siap Bangun SNT
PKBM Jadi Senjata Sungai Penuh Tekan Anak Putus Sekolah, Dinas Pendidikan Genjot Mutu dan Tata Kelola
Bupati Annisa Gaet ITB, Putra-Putri Dharmasraya Berpeluang Kuliah Lewat Program Afirmasi dan Proyek Strategis Daerah
Festival Literasi Dharmasraya 2026 Resmi Dibuka, Sekda Medison Serukan Gerakan Membaca dari Rumah hingga Nagari
Disdik Sungai Penuh Ubah Cara Guru Belajar, Kelompok Kerja Resmi Dimulai dari SMPN 6
Bupati Khairunas Kukuhkan Bunda Guru, Siapkan Gerakan Besar Ubah Wajah Pendidikan Solok Selatan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

Berawal dari Seleksi Sekolah, Khania Apricia Hastari Kini Siap Kibarkan Nama Sumatera Barat di FLS3N Nasional 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:00 WIB

Mahyeldi Gaspol Hilirisasi Riset Unand, Teknologi Maggot dan BioVORA Bersiap Ubah Wajah Sumbar

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:00 WIB

Dharmasraya Selangkah Lagi Punya Sekolah Bertaraf Internasional, Rp250 Miliar dari Pusat Siap Bangun SNT

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:00 WIB

PKBM Jadi Senjata Sungai Penuh Tekan Anak Putus Sekolah, Dinas Pendidikan Genjot Mutu dan Tata Kelola

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:00 WIB

Bupati Annisa Gaet ITB, Putra-Putri Dharmasraya Berpeluang Kuliah Lewat Program Afirmasi dan Proyek Strategis Daerah

Berita Terbaru