Indonesia Jadi Sorotan Apple: Pasar Tumbuh Kuat dan Bawa Angin Segar dari Negara Berkembang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Apple mencatat kinerja kuat pada kuartal Maret 2026. Perusahaan teknologi asal Cupertino itu berhasil membukukan pertumbuhan dua digit di sejumlah pasar negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar penting dalam strategi ekspansi Apple di kawasan Asia Pasifik.

Pertumbuhan Kuat di Pasar Negara Berkembang

Chief Financial Officer Apple, Kevan Parekh, menegaskan perusahaan mencatat pertumbuhan solid di berbagai wilayah, baik pasar maju maupun berkembang. Ia menyebut Indonesia dan India sebagai contoh pasar yang memberikan kontribusi signifikan.

Apple menilai permintaan produk dan layanan di negara berkembang terus meningkat seiring bertambahnya kelas menengah dan adopsi perangkat digital yang semakin luas.

CEO Apple, Tim Cook, juga menyoroti tren positif tersebut. Ia menyebut Apple mencetak rekor pendapatan pada kuartal Maret 2026. Cook mengatakan hampir semua pasar emerging yang dipantau perusahaan menunjukkan pertumbuhan dua digit.

Indonesia Masuk Radar Strategis Apple

Apple tidak mengungkapkan angka spesifik untuk Indonesia, tetapi penyebutan langsung negara ini dalam laporan resmi menunjukkan peran Indonesia semakin penting dalam peta bisnis global Apple.

Baca Juga :  180 Merek Ramaikan IIMS 2026 di Jakarta

Perusahaan melihat Indonesia sebagai pasar potensial dengan basis pengguna smartphone yang besar dan terus berkembang. Apple juga menilai ekosistem digital Indonesia semakin matang, terutama di sektor layanan digital, e-commerce, dan aplikasi.

Pendapatan Apple Tembus Rekor Baru

Apple mencatat pendapatan sebesar 111,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.881 triliun pada kuartal Maret 2026. Angka ini naik 17 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dan menjadi rekor baru bagi perusahaan.

Dari total pendapatan tersebut, penjualan produk menyumbang 80,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.357 triliun. Segmen layanan juga tumbuh kuat dengan pendapatan 31 miliar dolar AS atau sekitar Rp524 triliun.

Selain itu, Apple membukukan laba bersih sebesar 29,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp500 triliun. Laba per saham naik menjadi 2,01 dolar AS atau tumbuh 22 persen secara tahunan.

Basis Pengguna Tembus 2,5 Miliar Perangkat

Apple juga mencatat peningkatan signifikan pada basis pengguna global. Perusahaan menyebut jumlah perangkat aktif Apple kini melampaui 2,5 miliar unit di seluruh dunia. Angka ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Baca Juga :  HP Bekas Disulap Jadi Server, Google Uji Cara Baru Bangun Data Center Murah

iPhone masih menjadi produk utama yang mendorong pertumbuhan pendapatan Apple. Namun, segmen layanan seperti App Store, iCloud, dan Apple Music juga terus memperkuat kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Ekspansi Lanjut ke Negara Berkembang

Apple melihat peluang besar di negara berkembang, termasuk Indonesia. Perusahaan terus mendorong penetrasi produk dan layanan di wilayah tersebut melalui peningkatan ekosistem dan inovasi perangkat.

Dengan pertumbuhan ekonomi digital yang cepat, Indonesia berpotensi menjadi salah satu pasar kunci Apple di Asia dalam beberapa tahun ke depan.

Penutup

Kinerja Apple pada kuartal terbaru menunjukkan perusahaan masih mampu tumbuh kuat di tengah persaingan global yang ketat. Indonesia pun muncul sebagai salah satu pasar yang ikut mendorong pertumbuhan tersebut, terutama di segmen negara berkembang yang kini menjadi fokus utama Apple.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis
Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart
MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi
Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029
Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh
Bikin Konten Kini Lebih Hemat! Telkomsel Luncurkan Paket CapCut Premium Rp68 Ribu, Bonus Kuota Internet
BRIN Sulap Limbah Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Pangan Antibakteri, Siap Tantang Dominasi Plastik
Lelang Frekuensi Rampung, Komdigi Resmi Tetapkan Pemenang 700 MHz dan 2,6 GHz
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:54 WIB

Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh

Berita Terbaru