PEKANBARU – Pergerakan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit plasma di Provinsi Riau kembali menunjukkan tren positif pada pertengahan Juni 2026. Kenaikan harga ini memberi angin segar bagi petani sawit setelah tim penetapan harga TBS sawit plasma Riau menyusun harga terbaru untuk periode 17–23 Juni 2026.
Mengacu pada hasil rapat tim penetapan harga TBS sawit plasma Provinsi Riau melalui surat Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Nomor 21, harga sawit umur 9 tahun mengalami kenaikan Rp17,36 per kilogram. Harga tersebut kini mencapai Rp3.785,88 per kilogram.
Kenaikan ini menjadi perhatian bagi pelaku usaha perkebunan karena harga TBS berkaitan langsung dengan pendapatan petani plasma. Selain faktor umur tanaman, perubahan harga juga mengikuti perhitungan nilai minyak sawit mentah (CPO), inti sawit (kernel), serta indeks K yang berlaku.
Daftar Harga TBS Sawit Riau Periode 17–23 Juni 2026
Dinas Perkebunan Provinsi Riau mencatat harga TBS plasma berbeda sesuai kelompok umur tanaman. Berikut rincian harga yang berlaku:
1. Umur 3 tahun: Rp2.913,56 per kg
2. Umur 4 tahun: Rp3.306,88 per kg
3. Umur 5 tahun: Rp3.506,01 per kg
4. Umur 6 tahun: Rp3.659,38 per kg
5. Umur 7 tahun: Rp3.737,76 per kg
6. Umur 8 tahun: Rp3.781,98 per kg
7. Umur 9 tahun: Rp3.785,88 per kg
8. Umur 10–20 tahun: Rp3.765,20 per kg
Sementara itu, tanaman sawit dengan usia lebih tua juga memiliki harga yang telah ditetapkan. Sawit umur 21 tahun mencapai Rp3.705,46 per kg, umur 22 tahun Rp3.648,06 per kg, umur 23 tahun Rp3.586,91 per kg, umur 24 tahun Rp3.519,81 per kg, dan umur 25 tahun Rp3.444,43 per kg.
Untuk tanaman yang memasuki usia lebih dari 25 tahun, harga TBS tercatat sebagai berikut:
1. Umur 26 tahun: Rp3.398,66 per kg
2. Umur 27 tahun: Rp3.352,64 per kg
3. Umur 28 tahun: Rp3.307,78 per kg
4. Umur 29 tahun: Rp3.290,71 per kg
5. Umur 30 tahun: Rp3.276,49 per kg
Faktor Pendukung Harga Sawit Riau
Selain penyesuaian berdasarkan umur tanaman, tim penetapan harga juga menetapkan sejumlah komponen pendukung dalam perhitungan. Harga minyak sawit mentah (CPO) berada di angka Rp15.243,59 per kilogram.
Kemudian, harga inti kelapa sawit (kernel) ditetapkan Rp12.492,77 per kilogram. Nilai cangkang sawit berada pada Rp19,15 per kilogram dengan indeks K sebesar 93,30 persen.
Komponen tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan harga TBS yang diterima petani. Karena itu, perubahan harga CPO dan kernel sering memengaruhi nilai akhir TBS di tingkat kebun.
Petani Diminta Tetap Memperhatikan Harga Lapangan
Meski pemerintah daerah sudah menetapkan harga resmi, kondisi transaksi di lapangan dapat berbeda. Perbedaan tersebut bisa terjadi karena faktor jarak kebun, kualitas buah, biaya angkut, hingga kesepakatan antara petani dan pihak pembeli.
Karena itu, petani sawit tetap perlu memantau perkembangan harga secara berkala agar mendapatkan informasi yang sesuai dengan kondisi terbaru.
FAQ
1. Berapa harga TBS sawit Riau umur 9 tahun periode Juni 2026?
Harga TBS sawit umur 9 tahun mencapai Rp3.785,88 per kilogram untuk periode 17–23 Juni 2026.
2. Apakah harga TBS sawit semua umur sama?
Tidak. Harga TBS berbeda berdasarkan umur tanaman karena produktivitas dan perhitungan rendemen sawit berubah sesuai usia kebun.
3. Apakah harga di lapangan bisa berbeda dari harga penetapan?
Bisa. Harga resmi menjadi acuan, tetapi transaksi di lapangan dapat berubah mengikuti kondisi kebun dan biaya operasional.
4. Apa yang memengaruhi penetapan harga TBS?
Penetapan harga mempertimbangkan nilai CPO, kernel, indeks K, serta kelompok umur tanaman sawit.(Tim)









