Harga Sawit Riau Naik Lagi, TBS Umur 9 Tahun Kini Sentuh Rp3.785 per Kg

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Pergerakan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit plasma di Provinsi Riau kembali menunjukkan tren positif pada pertengahan Juni 2026. Kenaikan harga ini memberi angin segar bagi petani sawit setelah tim penetapan harga TBS sawit plasma Riau menyusun harga terbaru untuk periode 17–23 Juni 2026.

Mengacu pada hasil rapat tim penetapan harga TBS sawit plasma Provinsi Riau melalui surat Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Nomor 21, harga sawit umur 9 tahun mengalami kenaikan Rp17,36 per kilogram. Harga tersebut kini mencapai Rp3.785,88 per kilogram.

Kenaikan ini menjadi perhatian bagi pelaku usaha perkebunan karena harga TBS berkaitan langsung dengan pendapatan petani plasma. Selain faktor umur tanaman, perubahan harga juga mengikuti perhitungan nilai minyak sawit mentah (CPO), inti sawit (kernel), serta indeks K yang berlaku.

Daftar Harga TBS Sawit Riau Periode 17–23 Juni 2026

Dinas Perkebunan Provinsi Riau mencatat harga TBS plasma berbeda sesuai kelompok umur tanaman. Berikut rincian harga yang berlaku:

1. Umur 3 tahun: Rp2.913,56 per kg

2. Umur 4 tahun: Rp3.306,88 per kg

3. Umur 5 tahun: Rp3.506,01 per kg

4. Umur 6 tahun: Rp3.659,38 per kg

5. Umur 7 tahun: Rp3.737,76 per kg

Baca Juga :  Mulai Juni, Petugas Datangi Kafe dan Toko di Padang, Pelaku UMKM dengan Omzet Segini Langsung Dibina

6. Umur 8 tahun: Rp3.781,98 per kg

7. Umur 9 tahun: Rp3.785,88 per kg

8. Umur 10–20 tahun: Rp3.765,20 per kg

Sementara itu, tanaman sawit dengan usia lebih tua juga memiliki harga yang telah ditetapkan. Sawit umur 21 tahun mencapai Rp3.705,46 per kg, umur 22 tahun Rp3.648,06 per kg, umur 23 tahun Rp3.586,91 per kg, umur 24 tahun Rp3.519,81 per kg, dan umur 25 tahun Rp3.444,43 per kg.

Untuk tanaman yang memasuki usia lebih dari 25 tahun, harga TBS tercatat sebagai berikut:

1. Umur 26 tahun: Rp3.398,66 per kg

2. Umur 27 tahun: Rp3.352,64 per kg

3. Umur 28 tahun: Rp3.307,78 per kg

4. Umur 29 tahun: Rp3.290,71 per kg

5. Umur 30 tahun: Rp3.276,49 per kg

Faktor Pendukung Harga Sawit Riau

Selain penyesuaian berdasarkan umur tanaman, tim penetapan harga juga menetapkan sejumlah komponen pendukung dalam perhitungan. Harga minyak sawit mentah (CPO) berada di angka Rp15.243,59 per kilogram.

Kemudian, harga inti kelapa sawit (kernel) ditetapkan Rp12.492,77 per kilogram. Nilai cangkang sawit berada pada Rp19,15 per kilogram dengan indeks K sebesar 93,30 persen.

Komponen tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan harga TBS yang diterima petani. Karena itu, perubahan harga CPO dan kernel sering memengaruhi nilai akhir TBS di tingkat kebun.

Baca Juga :  Efek Mukomuko Menjalar, PKS di Lima Kabupaten Bengkulu Kompak Ikuti Harga TBS Rp3.465/Kg

Petani Diminta Tetap Memperhatikan Harga Lapangan

Meski pemerintah daerah sudah menetapkan harga resmi, kondisi transaksi di lapangan dapat berbeda. Perbedaan tersebut bisa terjadi karena faktor jarak kebun, kualitas buah, biaya angkut, hingga kesepakatan antara petani dan pihak pembeli.

Karena itu, petani sawit tetap perlu memantau perkembangan harga secara berkala agar mendapatkan informasi yang sesuai dengan kondisi terbaru.

FAQ

1. Berapa harga TBS sawit Riau umur 9 tahun periode Juni 2026?

Harga TBS sawit umur 9 tahun mencapai Rp3.785,88 per kilogram untuk periode 17–23 Juni 2026.

2. Apakah harga TBS sawit semua umur sama?

Tidak. Harga TBS berbeda berdasarkan umur tanaman karena produktivitas dan perhitungan rendemen sawit berubah sesuai usia kebun.

3. Apakah harga di lapangan bisa berbeda dari harga penetapan?

Bisa. Harga resmi menjadi acuan, tetapi transaksi di lapangan dapat berubah mengikuti kondisi kebun dan biaya operasional.

4. Apa yang memengaruhi penetapan harga TBS?

Penetapan harga mempertimbangkan nilai CPO, kernel, indeks K, serta kelompok umur tanaman sawit.(Tim)

Berita Terkait

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler
Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha
PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri
Bupati Annisa Bongkar Beban Fiskal Dharmasraya, Tambahan TKD 2027 Jadi Harapan
Ojol Bisa Punya Motor Listrik Tanpa DP, Bunga Cicilan Ikut Dipangkas Prabowo
Sawit Tua Mulai Ditebang, Harapan Baru Petani Dharmasraya Tumbuh dari PSR Tahap III
Industri Alas Kaki Indonesia Melaju 11,3 Persen, Ekspansi Besar Menanti di Semester II 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:58 WIB

PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bupati Annisa Bongkar Beban Fiskal Dharmasraya, Tambahan TKD 2027 Jadi Harapan

Berita Terbaru