Bahlil: Harga LPG 12 Kg Naik Wajar, Hanya untuk Konsumen Mampu

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menanggapi kenaikan harga LPG nonsubsidi ukuran 12 kilogram. Ia menilai kenaikan tersebut wajar karena produk itu ditujukan bagi masyarakat mampu.

Bahlil menegaskan pemerintah memprioritaskan bantuan bagi kelompok kurang mampu. Menurut dia, masyarakat dengan kemampuan ekonomi tinggi seharusnya ikut berkontribusi melalui penggunaan energi nonsubsidi.

“LPG nonsubsidi itu untuk masyarakat mampu. Negara tetap hadir untuk semua, tetapi prioritas bantuan kami arahkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bahlil di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga :  Prabowo Perintahkan Penertiban Dapur SPPG Tak Sesuai Juknis

Ia juga mengingatkan masyarakat mampu agar tidak menggunakan LPG bersubsidi 3 kg. Pemerintah menilai penggunaan LPG subsidi harus tepat sasaran.

“Tidak tepat jika masyarakat berpenghasilan tinggi menggunakan LPG 3 kg. Subsidi itu untuk warga yang benar-benar membutuhkan,” kata dia.

Di sisi lain, pemerintah memastikan harga LPG 3 kg tetap stabil. Bahlil menyebut kebijakan tersebut mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah, lanjut dia, menjaga kestabilan harga LPG subsidi sebagai bagian dari perlindungan sosial. Kebijakan ini juga bertujuan menjaga daya beli masyarakat kecil.

Baca Juga :  Tambang Emas Martabe Tapsel Kembali Beroperasi Mei 2026

Selain itu, Bahlil memastikan ketersediaan stok LPG nasional dalam kondisi aman. Pemerintah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pertamina, untuk menjaga pasokan.

“Kami terus melakukan konsolidasi dan mencari solusi terbaik. Stok LPG saat ini berada di atas batas minimum nasional, sehingga aman,” ujar dia.

Meski demikian, Indonesia masih bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan LPG dalam negeri. Pemerintah terus mencari strategi jangka panjang guna mengurangi ketergantungan tersebut.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Malaysia Buru Minyak Rusia, Ikuti Indonesia Cs di Tengah Krisis Energi
Uji Coba B50 Tembus 40.000 Km, Mesin Aman dan Emisi Lebih Bersih
RI Gandeng Rusia Pasok Minyak dan LPG, Strategi Baru Perkuat Ketahanan Energi
RI Masih Impor 50% Bensin, Pasokan Ternyata dari Asia Tenggara
PLN Diskon 50% Tambah Daya Listrik April 2026, Ini Syarat dan Cara Klaimnya
Kilang China Aman! Minyak Iran Mengalir di Laut Meski AS Blokade Selat Hormuz
Mandatori E10 2028: SPBU Swasta Wajib Gunakan Etanol Lokal, Ini Rencana Pemerintah
Lotte Chemical Minta Bea Masuk LPG Dihapus, Ini Dampaknya bagi Industri
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:08 WIB

Malaysia Buru Minyak Rusia, Ikuti Indonesia Cs di Tengah Krisis Energi

Rabu, 22 April 2026 - 08:37 WIB

Uji Coba B50 Tembus 40.000 Km, Mesin Aman dan Emisi Lebih Bersih

Selasa, 21 April 2026 - 17:00 WIB

RI Gandeng Rusia Pasok Minyak dan LPG, Strategi Baru Perkuat Ketahanan Energi

Selasa, 21 April 2026 - 12:00 WIB

Bahlil: Harga LPG 12 Kg Naik Wajar, Hanya untuk Konsumen Mampu

Selasa, 21 April 2026 - 07:00 WIB

RI Masih Impor 50% Bensin, Pasokan Ternyata dari Asia Tenggara

Berita Terbaru