Harga Emas Pegadaian 1 Juni 2026 Beragam, Antam–UBS–Galeri 24 Bikin Investor Hitung Ulang Strategi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pasar emas domestik membuka perdagangan awal Juni 2026 hari ini, Senin (01/06/2026) dengan pergerakan harga yang beragam di berbagai merek. Investor ritel maupun pelaku tabungan emas di Indonesia kembali menaruh perhatian pada perubahan harga di tengah sentimen global yang masih fluktuatif, terutama terkait ekspektasi suku bunga dan pergerakan dolar AS.

Data perdagangan di fasilitas layanan emas Pegadaian menunjukkan harga emas merek Antam, Galeri 24, dan UBS kompak bergerak pada level berbeda untuk setiap ukuran. Kondisi ini memperlihatkan bahwa pasar emas dalam negeri tidak hanya dipengaruhi harga global, tetapi juga kebijakan distribusi dan margin masing-masing produk.

Sementara itu, minat masyarakat terhadap emas fisik dan tabungan emas tetap tinggi. Banyak investor kecil menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi, termasuk inflasi dan pelemahan daya beli.

Harga Emas Antam, Galeri 24, dan UBS Kompak Bervariasi

Pergerakan harga menunjukkan selisih yang cukup jelas antarproduk. Untuk ukuran kecil 0,5 gram, harga emas Antam berada di level Rp1.508.000, sementara Galeri 24 mematok Rp1.465.000, dan UBS mencapai Rp1.541.000.

Pada ukuran 1 gram, harga emas Antam tercatat Rp2.911.000. Galeri 24 menawarkan harga lebih rendah di Rp2.794.000, sedangkan UBS berada di posisi Rp2.850.000.

Perbedaan harga ini juga berlanjut pada ukuran menengah hingga besar. Untuk 2 gram, Antam diperdagangkan Rp5.760.000, Galeri 24 Rp5.520.000, dan UBS Rp5.656.000.

Kemudian pada ukuran 5 gram, Antam mencapai Rp14.321.000, Galeri 24 Rp13.698.000, dan UBS Rp13.977.000. Selisih harga tersebut memperlihatkan strategi penetapan harga masing-masing merek emas batangan.

Baca Juga :  Seleksi Dewas Tirta Khayangan, Tiga Kandidat Lolos UKK

Rincian Harga Emas Ukuran Besar

Pada kategori investasi menengah ke atas, harga emas terus meningkat seiring bobotnya. Untuk ukuran 10 gram, Antam berada di Rp28.585.000, Galeri 24 Rp27.323.000, dan UBS Rp27.809.000.

Di level 25 gram, Antam menyentuh Rp71.331.000, Galeri 24 Rp67.939.000, dan UBS Rp69.385.000.

Selanjutnya pada 50 gram, Antam menembus Rp142.579.000, Galeri 24 Rp135.769.000, dan UBS Rp138.483.000.

Untuk ukuran 100 gram, Antam dipatok Rp285.077.000, Galeri 24 Rp271.404.000, dan UBS Rp276.858.000.

Sementara itu, pada ukuran terbesar 1.000 gram, hanya Galeri 24 yang mencatat harga Rp2.707.370.000. Antam dan UBS belum menyediakan produk pada ukuran tersebut di kanal distribusi Pegadaian.

Tren Buyback Masih Menarik Perhatian Investor

Selain harga jual, pasar juga memperhatikan harga buyback atau pembelian kembali. Antam mencatat buyback 1 gram di Rp2.612.000, Galeri 24 di Rp2.620.000, dan UBS di Rp2.612.000.

Selisih antara harga jual dan buyback tetap menjadi pertimbangan utama investor jangka pendek. Semakin kecil spread, semakin menarik emas sebagai instrumen likuid.

Akses Pembelian Digital Semakin Mudah

Masyarakat kini bisa membeli emas melalui outlet resmi maupun platform digital milik Pegadaian. Aplikasi Pegadaian Digital memungkinkan pengguna membuka tabungan emas hanya dengan KTP atau paspor.

Fitur ini mendorong peningkatan inklusi keuangan, terutama bagi generasi muda yang mulai melirik emas sebagai aset investasi jangka panjang. Selain itu, pengguna juga bisa mencetak saldo emas menjadi batangan fisik dari berbagai merek, termasuk PT Aneka Tambang (Antam), UBS, hingga Galeri 24.

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas

Beberapa faktor utama mendorong fluktuasi harga emas di pasar domestik:

Baca Juga :  Ekonomi Syariah Sumbar Ditargetkan Jadi Pusat Industri Halal

Harga emas global yang bergerak mengikuti kebijakan suku bunga The Fed

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang memengaruhi biaya impor emas

Permintaan domestik yang meningkat pada momen tertentu seperti liburan dan hari besar

Biaya distribusi dan produksi dari masing-masing produsen emas

Kombinasi faktor tersebut membuat harga emas di Indonesia tidak selalu bergerak seragam dengan pasar internasional.

Emas Masih Jadi Instrumen Lindung Nilai

Di tengah kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, emas tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk menjaga nilai aset. Banyak investor ritel mengalokasikan sebagian dana ke emas sebagai strategi diversifikasi.

Selain itu, kemudahan akses melalui layanan digital membuat transaksi emas semakin cepat dan efisien. Hal ini memperkuat posisi emas sebagai instrumen investasi yang mudah dijangkau berbagai kalangan.

FAQ

1. Mengapa harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 berbeda?

Karena masing-masing produsen memiliki biaya produksi, distribusi, dan kebijakan harga yang berbeda.

2. Apakah harga emas bisa berubah setiap hari?

Ya, harga emas bisa berubah setiap hari mengikuti pasar global dan nilai tukar rupiah.

3. Apa itu harga buyback emas?

Buyback adalah harga yang diberikan saat masyarakat menjual kembali emas ke lembaga seperti Pegadaian.

4. Apakah pembelian emas bisa dilakukan secara online?

Bisa, melalui aplikasi resmi Pegadaian.

5. Emas jenis apa yang paling populer?

Emas Antam masih menjadi salah satu yang paling banyak diminati karena likuiditas tinggi dan pengakuan pasar yang kuat.

Penulis : Mosa

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Harga BBM Awal Juni 2026 Naik-Turun: Pertamax Turbo Rp20.750, Dexlite Turun Drastis
Harga Emas Antam Stagnan di Awal Juni 2026, Investor Pilih Sikap Wait and See Menanti Arah Global
Efek Mukomuko Menjalar, PKS di Lima Kabupaten Bengkulu Kompak Ikuti Harga TBS Rp3.465/Kg
Era Baru Pengawasan Ekspor Dimulai, PT DSI Mulai Kumpulkan Laporan Sawit dan Batu Bara
Cengkeh Solok Jadi Mesin Ekonomi Baru, Pemprov Sumbar Genjot Irigasi dan Jalan Usaha Tani
Harga TBS Sawit Mukomuko Bergejolak, Perusahaan Akhirnya Ikuti Harga Pemprov Bengkulu
SPKS Soroti Skema Ekspor Satu Pintu CPO, Harga TBS Sawit Berpotensi Tertekan Imbas Kebijakan DSI
Harga Emas Pegadaian Tembus Variasi Tajam Hari Ini 30 Mei 2026, UBS Unggul di Kelas Ritel
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 10:00 WIB

Harga BBM Awal Juni 2026 Naik-Turun: Pertamax Turbo Rp20.750, Dexlite Turun Drastis

Senin, 1 Juni 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Pegadaian 1 Juni 2026 Beragam, Antam–UBS–Galeri 24 Bikin Investor Hitung Ulang Strategi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Antam Stagnan di Awal Juni 2026, Investor Pilih Sikap Wait and See Menanti Arah Global

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB

Era Baru Pengawasan Ekspor Dimulai, PT DSI Mulai Kumpulkan Laporan Sawit dan Batu Bara

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:00 WIB

Cengkeh Solok Jadi Mesin Ekonomi Baru, Pemprov Sumbar Genjot Irigasi dan Jalan Usaha Tani

Berita Terbaru