JAKARTA – PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) menyiapkan dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp660 miliar. Perusahaan menetapkan rasio pembagian dividen sebesar 55 persen dari laba bersih 2025 yang mencapai Rp1,2 triliun.
Manajemen BTPS menetapkan dividen sebesar Rp85,7 per saham. Angka itu sudah mencakup dividen interim yang perusahaan bayar pada 18 Desember 2025 sebesar Rp304,29 miliar atau Rp39,5 per saham.
Rincian dividen final
BTPS hanya menyalurkan dividen final sebesar Rp355,91 miliar atau Rp46,20 per saham. Perusahaan menahan sisa laba untuk memperkuat modal dan mendukung ekspansi bisnis.
Alokasi laba perusahaan
Perusahaan menyisihkan dana cadangan sebesar Rp20 miliar sesuai ketentuan. Manajemen juga mencatat sisa laba bersih Rp520,52 miliar sebagai laba ditahan untuk penguatan struktur keuangan.
Keputusan RUPST 2026
Pemegang saham menyetujui kebijakan dividen ini dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 16 April 2026. Keputusan itu mengacu pada kinerja keuangan perusahaan sepanjang tahun buku 2025.
Jadwal penting dividen
Investor perlu mencermati jadwal dividen BTPS. Perusahaan menetapkan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 24 April 2026. Perusahaan juga menetapkan ex dividen pada 27 April 2026.
Selain itu, Perusahaan menetapkan cum dividen pasar tunai pada 28 April 2026. Perusahaan juga menetapkan ex dividen pasar tunai pada 29 April 2026. Perusahaan mencatat recording date pada 28 April 2026 pukul 16.00 WIB.
Pembayaran dividen
BTPS menjadwalkan pembayaran dividen final pada 19 Mei 2026. Perusahaan menyalurkan dana langsung ke rekening pemegang saham yang tercatat.
Kinerja laba 2025
BTPS mencatat laba bersih Rp1,2 triliun sepanjang 2025. Perusahaan meningkatkan pendapatan melalui pertumbuhan pembiayaan dan perbaikan kualitas aset.
Struktur keuangan kuat
Perusahaan membukukan ekuitas Rp9,96 triliun. Perusahaan juga mencatat saldo laba ditahan sebesar Rp6,88 triliun tanpa pembatasan penggunaan.
Strategi dividen
Manajemen menjaga rasio dividen di level 55 persen. Strategi ini menyeimbangkan kebutuhan ekspansi bisnis dan pengembalian kepada pemegang saham.
Sentimen saham BTPS
Investor terus memantau saham BTPS di sektor perbankan syariah. Pasar menilai konsistensi dividen dan pertumbuhan pembiayaan sebagai faktor utama pergerakan saham.
Perusahaan masih fokus menjaga pertumbuhan pembiayaan syariah. Perusahaan juga menjaga stabilitas kinerja keuangan di tengah dinamika pasar keuangan nasional.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









