BTPS Tebar Dividen Final Rp355,91 Miliar, Investor Tunggu Pembayaran Mei 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) menyiapkan dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp660 miliar. Perusahaan menetapkan rasio pembagian dividen sebesar 55 persen dari laba bersih 2025 yang mencapai Rp1,2 triliun.

Manajemen BTPS menetapkan dividen sebesar Rp85,7 per saham. Angka itu sudah mencakup dividen interim yang perusahaan bayar pada 18 Desember 2025 sebesar Rp304,29 miliar atau Rp39,5 per saham.

Rincian dividen final

BTPS hanya menyalurkan dividen final sebesar Rp355,91 miliar atau Rp46,20 per saham. Perusahaan menahan sisa laba untuk memperkuat modal dan mendukung ekspansi bisnis.

Alokasi laba perusahaan

Perusahaan menyisihkan dana cadangan sebesar Rp20 miliar sesuai ketentuan. Manajemen juga mencatat sisa laba bersih Rp520,52 miliar sebagai laba ditahan untuk penguatan struktur keuangan.

Baca Juga :  Grup Djarum Bawa IBST Go Private, Tren Delisting Bursa RI Makin Ramai

Keputusan RUPST 2026

Pemegang saham menyetujui kebijakan dividen ini dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 16 April 2026. Keputusan itu mengacu pada kinerja keuangan perusahaan sepanjang tahun buku 2025.

Jadwal penting dividen

Investor perlu mencermati jadwal dividen BTPS. Perusahaan menetapkan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 24 April 2026. Perusahaan juga menetapkan ex dividen pada 27 April 2026.

Selain itu, Perusahaan menetapkan cum dividen pasar tunai pada 28 April 2026. Perusahaan juga menetapkan ex dividen pasar tunai pada 29 April 2026. Perusahaan mencatat recording date pada 28 April 2026 pukul 16.00 WIB.

Pembayaran dividen

BTPS menjadwalkan pembayaran dividen final pada 19 Mei 2026. Perusahaan menyalurkan dana langsung ke rekening pemegang saham yang tercatat.

Baca Juga :  Rapor Batu Bara: AADI vs ITMG, Siapa Terkuat?

Kinerja laba 2025

BTPS mencatat laba bersih Rp1,2 triliun sepanjang 2025. Perusahaan meningkatkan pendapatan melalui pertumbuhan pembiayaan dan perbaikan kualitas aset.

Struktur keuangan kuat

Perusahaan membukukan ekuitas Rp9,96 triliun. Perusahaan juga mencatat saldo laba ditahan sebesar Rp6,88 triliun tanpa pembatasan penggunaan.

Strategi dividen

Manajemen menjaga rasio dividen di level 55 persen. Strategi ini menyeimbangkan kebutuhan ekspansi bisnis dan pengembalian kepada pemegang saham.

Sentimen saham BTPS

Investor terus memantau saham BTPS di sektor perbankan syariah. Pasar menilai konsistensi dividen dan pertumbuhan pembiayaan sebagai faktor utama pergerakan saham.

Perusahaan masih fokus menjaga pertumbuhan pembiayaan syariah. Perusahaan juga menjaga stabilitas kinerja keuangan di tengah dinamika pasar keuangan nasional.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

CINT Tebar Dividen Rp13,8 Miliar, Optimistis Tumbuh Meski Target 2026 Moderat
ITMG Tebar Dividen Jumbo US$64,54 Juta, Total Tembus US$115 Juta
Grup Djarum Bawa IBST Go Private, Tren Delisting Bursa RI Makin Ramai
Yield Dividen MSCI Indonesia 5,79%, Ungguli Bursa Negara Berkembang
BEI Gaspol Jalankan Liquidity Provider, 5 Saham Ini Langsung Lebih Likuid!
BBRI Terkoreksi ke Rp3.240, Investor Tetap Pantau Dividen dan Kinerja
6 Saham Undervalued Pilihan Analis, Ada PTBA hingga MLBI yang Bikin Tertarik Investor
IHSG Menguat Sepekan, Meski Dana Asing Rp39,86 Triliun Kabur dari Pasar Modal RI
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 11:00 WIB

CINT Tebar Dividen Rp13,8 Miliar, Optimistis Tumbuh Meski Target 2026 Moderat

Jumat, 24 April 2026 - 07:00 WIB

ITMG Tebar Dividen Jumbo US$64,54 Juta, Total Tembus US$115 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 06:00 WIB

BTPS Tebar Dividen Final Rp355,91 Miliar, Investor Tunggu Pembayaran Mei 2026

Jumat, 24 April 2026 - 05:00 WIB

Grup Djarum Bawa IBST Go Private, Tren Delisting Bursa RI Makin Ramai

Kamis, 23 April 2026 - 23:00 WIB

Yield Dividen MSCI Indonesia 5,79%, Ungguli Bursa Negara Berkembang

Berita Terbaru