BNGA Tebar Dividen Rp4,07 Triliun, 60% Laba Dibagikan ke Investor

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp4,07 triliun kepada pemegang saham. Nilai tersebut setara 60% dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp6,78 triliun.

Manajemen menetapkan pembayaran dividen maksimal 30 hari setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 17 April 2026. Perusahaan menyimpan sisa laba sebagai dana penguatan bisnis.

Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal Fransiska Oei menyebut kinerja 2025 menunjukkan fundamental bank tetap kuat.

“Kami menjaga konsistensi performa dan kesehatan bisnis sepanjang tahun,” ujarnya.

Baca Juga :  Kraken Ajukan IPO Rahasia di AS, Valuasi Terkoreksi tapi Pasar Kripto Menguat

BNGA mengandalkan strategi Forward30 untuk mempertahankan pertumbuhan. Strategi ini juga menargetkan peningkatan nilai bagi nasabah dan pemegang saham.

RUPST juga menetapkan susunan dewan komisaris. Pemegang saham kembali menunjuk Didi Syafruddin Yahya sebagai Presiden Komisaris. Mereka juga mempertahankan Sri Widowati dan Farina J. Situmorang sebagai komisaris independen.

Di jajaran Dewan Pengawas Syariah, BNGA kembali mengangkat M. Quraish Shihab sebagai ketua. Yulizar Djamaluddin Sanrego tetap menjabat sebagai anggota. Sementara itu, Hamim Ilyas masuk sebagai anggota baru menggantikan Fathurrahman Djamil.

Perusahaan juga merombak direksi dengan menunjuk Budiman Tanjung sebagai direktur. Ia sebelumnya menjabat Chief of Network & Digital Banking CIMB Niaga. Pengangkatan ini menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga :  Pasar Uang RI Bergejolak, LPEM UI Minta BI Tahan Suku Bunga 4,75%

Selain itu, BNGA menyetujui program buyback saham maksimal 220.000 lembar dengan anggaran Rp480 juta. Program ini mendukung skema remunerasi berbasis saham bagi manajemen.

RUPST juga mengesahkan pembaruan rencana aksi pemulihan (recovery plan), perubahan anggaran dasar, serta laporan keuangan berkelanjutan perusahaan.

Langkah ini menegaskan komitmen BNGA menjaga kinerja sekaligus memberikan imbal hasil menarik bagi investor.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

IHSG Menguat Tipis Hari Ini, Investor Fokus Sentimen Global dan Arah Suku Bunga
BI Rate Diprediksi Bertahan, Ini Daftar Saham Bank yang Layak Diborong
KFC Indonesia Rugi Rp369 Miliar, Utang Melejit dan 25 Gerai Tutup
AALI Bagi Dividen Rp 458 per Saham, Yield Menarik di Tengah Kenaikan Harga
Laba BNBR Melejit 50 Persen, Ternyata Bukan dari Operasional
KOKA Boncos Rp26,2 Miliar di 2025, Penjualan Anjlok 43% dan Beban Membengkak
ADMR Tebar Dividen US$120 Juta Meski Laba Turun
Pasar Uang RI Bergejolak, LPEM UI Minta BI Tahan Suku Bunga 4,75%
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:41 WIB

IHSG Menguat Tipis Hari Ini, Investor Fokus Sentimen Global dan Arah Suku Bunga

Rabu, 22 April 2026 - 08:00 WIB

BI Rate Diprediksi Bertahan, Ini Daftar Saham Bank yang Layak Diborong

Rabu, 22 April 2026 - 04:00 WIB

KFC Indonesia Rugi Rp369 Miliar, Utang Melejit dan 25 Gerai Tutup

Selasa, 21 April 2026 - 16:00 WIB

AALI Bagi Dividen Rp 458 per Saham, Yield Menarik di Tengah Kenaikan Harga

Selasa, 21 April 2026 - 10:00 WIB

Laba BNBR Melejit 50 Persen, Ternyata Bukan dari Operasional

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Wako Alfin Sambut TVRI Jambi, Siaran Piala Dunia 2026 Gratis

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:30 WIB