JAKARTA – John Herdman memanggil 41 pemain ke Timnas Indonesia. Ia menyiapkan skuad untuk FIFA Series 2026. Keputusan ini langsung menarik perhatian publik.
Pengamat sepak bola, Toni Ho, menilai langkah tersebut tepat. Ia melihat Herdman membuka peluang bagi banyak pemain.
“Herdman ingin melihat semua potensi. Ia memberi kesempatan yang sama kepada setiap pemain,” kata Toni Ho.
Herdman Buka Kesempatan Lebar
Herdman bergerak cepat sejak awal masa tugasnya. Ia mengumpulkan banyak pemain untuk seleksi.
Toni Ho menilai langkah itu wajar. Pelatih baru perlu mengenal kualitas pemain secara langsung.
Herdman memberi perhatian besar pada pemain liga domestik. Ia memanggil lebih banyak pemain lokal.
Langkah ini berbeda dari era Patrick Kluivert. Beberapa pemain tidak masuk panggilan saat itu.
Kini, Herdman memanggil nama seperti Nadeo, Ivar Jenner, dan Witan Sulaeman. Mereka bersaing untuk tempat utama.
Pemain Muda Dapat Kesempatan
Herdman juga memanggil banyak pemain muda. Ia memasukkan pemain U-23 ke dalam daftar.
Beberapa nama antara lain Cahya Supriadi, Dony Tri Pamungkas, Muhammad Ferrari, Ivar Jenner, Arkhan Fikri, dan Hokky Caraka.
Toni Ho melihat langkah ini sebagai strategi jangka panjang.
“Herdman menggabungkan pemain muda dan senior. Ia menguji mereka lewat game internal,” ujarnya.
Ia menilai pemain muda mendapat peluang besar untuk menunjukkan kemampuan.
Persaingan Makin Ketat
Pemanggilan 41 pemain membuat persaingan semakin terbuka. Setiap pemain harus tampil maksimal.
Herdman memantau langsung performa pemain. Ia menyusun skuad terbaik untuk FIFA Series 2026.
Situasi ini mendorong setiap pemain meningkatkan kualitas permainan.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









