SUNGAI PENUH – Gangguan layanan ATM dan mobile banking memicu keluhan dari nasabah Bank 9 Jambi. Bahkan, sebagian nasabah mengancam akan meninggalkan bank jika layanan tidak segera pulih.
Pasalnya, gangguan sistem digital membuat nasabah tidak bisa bertransaksi melalui ATM dan mobile banking. Akibatnya, banyak nasabah datang langsung ke kantor cabang untuk melakukan transaksi.
Selain itu, kondisi tersebut memicu antrean panjang di beberapa kantor cabang, termasuk di Sungai Penuh. Karena itu, nasabah harus menunggu cukup lama untuk menarik uang atau melakukan transaksi melalui teller.
“Menunggu antrean hampir dua hingga tiga jam,” ujar salah seorang ASN kepada wartawan
Di sisi lain, sejumlah nasabah mulai menyampaikan kekecewaan. Mereka menilai gangguan layanan yang berlangsung lama mengganggu aktivitas keuangan sehari-hari.
Sementara itu, pihak Bank 9 Jambi menyebut gangguan terjadi karena masalah pada sistem server digital. Saat ini, tim teknis terus memperbaiki dan memperkuat sistem layanan.
Untuk itu, pihak bank menambah jumlah teller dan membuka layanan di beberapa titik. Namun, antrean nasabah masih terjadi karena transaksi dilakukan secara manual.
Karena itu, para nasabah berharap bank segera memulihkan layanan ATM dan mobile banking. Dengan begitu, aktivitas transaksi bisa kembali normal.









